CoffeeMilk: Busy

CoffeMilk : Busy

“…Saat hati in ragu maka ku putar kenangan kita. Kuyakinkan diri ini untuk kembali lagi mencintaimu…”


Dddrrrtttt…drrrttttt…

Yeosin meraba meja mencari letak ponselnya matanya yang baru terpejam sulit untuk terbuka lagi.

“Hallo…” ucapnya parau

“Kau dimana?”

Yeosin langsung membuka matanya saat mendengar suara di ujung telepon, “Ya~ Oppa kau tidak tau apa sekarang jam berapa disini huh?” ia melirik ke jam sekilas, “Jam tiga subuh.”

Yeosin mendengar suara terkekeh diujung sana. Ia ingin sekali membanting ponselnya-jika tidak ingat bagaimana caranya mendapatkan ponsel itu.

“mana aku tau disana jam berapa. Kau pun tidak memberitahuku dimana kau berada.”

Yeosin bangkit dari tidurnya lalu menatap ponselnya dalam. Ia lupa memberitahukan kekasihnya jika dia sedang dinas.

“Aku sedang menjalankan tugas dadakan di LA.” Ucap Yeosin parau. Ia pergi kedapur lalu mengambil segelas air putih.

“kenapa kau tidak memberitahuku?”

Yeosin memutar kedua bola matanya mencari jawaban yang tepat, “aku sudah memberi tahu Heebum, kenapa kau tidak bertanya padanya saja?”

“Ya! Kau pikir aku sinting apa berbicara pada kucing.”

Yeosin mencibir, “Yesung Oppa saja sering bicara pada Ddangkoma kenapa kau tidak mencoba berbicara pada Heebum?!”

“Aishhh…tuttt… tuttt… tuttt…”

Yeosin menatap sambungan yang baru saja terputus. Ia mengehempaskan diri ke kasur lagi. Namun ia tidak bisa tidur. Tubuhnya sangat lelah karena cape tapi matanya tidak bisa terpejam lagi.

Ia lalu bangkit ke meja kerjanya lalu mengerjakan perkerjaan yang harusnya dikerjakan esok pagi.

__________d_e_s_o_n__________

Heechul memandang Heebum yang sedang mengeong kelaparan. Heechul memandang kucing kesayangannya itu dengan tatapan penuh tanya.

“ya- Heebum apa Yeosin sering bercerita padamu tentangku?” tanya Heechul disusul meongan Heebum.

Heechul mentap mata Heebum yang semakin memelas. Heebum tidak mengerti perkataannya, mungkin ia harus menggunakan kata yang lebih formal, “Heebum-ssi, apa Yeosin pernah bercerita padamu?”

Lagi-lagi Heebum hanya mengeong.

Heechul menatap Heebum frustasi. Ia lalu menaburkan makanan kucing ke mangkuk Heebum. Heebum makan dengan lahap saat baengshin datang. Heechul menggendong Baengshin, “baengshin-ah…”

Baengshin mengeong meminta snacknya juga dengan mata berkaca-kaca.

__________d_e_s_o_n__________

Yeosin merasakan tubuhnya hampir remuk. Tapi ia tetap saja berkerja. Istirahat pun tidak ada gunanya toh ia tidak bisa tidur.

Pekerjaan yang harusnya dikerjakan minggu depan sudah selesai dia kerjakan. Ia kini hanya memandang jendela kamarnya, tidak tau harus berbuat apa lagi.

Ia menatap ponselnya memandang fotonya dengan Heechul saat di Lotteworld. Pria itu menyunggingkan sebelah bibirnya sehingga kesan angguh melekat di foto itu. tidak dia tidak angguh dia hanya pria biasa yang tidak bisa menggungkapkan perasaanya dengan baik.

Mata Yeosin menerawang ke jendela. Saat pertama kali bertemu dengan pria itu.

_Mei 2006_

“Yeosin-ah kau harus liat pertunjukanku.” Ucap Ryeowook penuh harap.

Yeosin mencibir, “setiap kau tampil aku kan melihatnya.”

“itukan lewat tipi, aku ingin kau melihat betapa kerennya aku saat dipanggung.” Sahut Ryeowook tidak mau kalah.

“untuk apa? Untuk melihat sepatumu yang terlepas.” Yeosin terkekeh saat mengingat performent Ryeowook yang lepas sepatunya bahkan ia masih menyimpan video itu.

Ryeowook manyun, “itukan hanya insiden kecil.” Ryeowook memandang Yeosin penuh harap, “ini debut perdana Kyuhyun. Kau tau maknae yang baru masuk super junior.”

Yeosin mengangguk meski ia tidak mengerti. Ia hanya tertarik pada Xiah Junsu dari DBSK itu pun ia hanya tau suara tidak tau wajahnya. Jika ia melihat performance Super Junior yang ia lihat Ryeowook, ia bingung jika melihat Super Junior. Member DBSK yang notabene nya lima orang saja yang ia hapal hanya Junsu apalagi Superjunior yang anggotanya sekarang ada tigabelas.

“kau tau tidak?” ucap Ryeowook lagi.

“iya aku tau Kyuhyun.” Ulang Yeosin.

“Siapa lagi member Super Junior?”

Yeosin menandang Ryeowook enggan, Ryeowook terus menatapnya dengan pupy eyes andalannya, “Iyaa… iyaa aku tau ada Kim Ryeowook, Kyuhyun, Kibum, Kangin, Sungmin, Yesung, Hyukjae-“

“Eunhyuk… dia akan marah jika dia tau kau menyebut namanya.” Ralat Ryeowook, “lalu?”

Yeosin menggaruk kepalanya, “Shindong, Heechul, Donghae, si ganteng Siwon dan Leeteuk si leader.”

Ryeowook mengagguk puas, “kau benar-benar seorang ELF.”

Yeosin mencibir, jika bukan karena Ryeowook ia tidak akan tau Super Junior.

“wooki-ah sebentar lagi kita akan perform.”

Yeosin sempat melirik ke pria yang memanggil Ryeowook. Ia tidak tau nama pria itu yang jelas ia pasti Hyungnya Ryeowook, “Sudah sana, pergi! Aku akan menunggu di depan.”

Yeosin pun pergi dari backstage.

Acara dimulai lima belas menint lagi. Yeosin merasakan sesuatu. Ia harus pergi kebelakang. Yeosin melihat papan arah yang menujukan toilet. Ia melihat seorang wanita tinggi berambut panjang masuk kedalam toilet. Ia lalu mengikuti pria itu.

“Arrrgghhhhhhh…” ia berteriak saat melihat banyak pria dalam toilet itu.

Wanita berambut panjang itu menoleh. Ia menatap Yeosin tajam, “Ya sedang apakau di toilet pria? apa kau ini maniak sampai mengikutiku ke toilet.”

Yeosin hanya menatap orang dihadapannya, ia bukan wanita meski sangat cantik dnegan rambut panjangnya. Dari suaranya dia tau bahwa pria itu seorang laki-laki.

“Ya~” pria itu menyentaknya lagi membuat kesadaran Yeosin lengkap. Wajah Yeosin menjadi merah. Ia kemudian keluar dari toilet dan langsung duduk di tempatnya di depan panggung. Ia samapi lupa tujuannya untuk pipis.

Itu pertemuan pertama mereka bagi Yeosin. Ia ingat jelas bagaimana kikuknya saat Ryeowook memperkenalkannya sebagai adik kepada semua member. Ia takut pria toilet itu mengenalinya tapi pria itu memang tidak mengenalinya bahkan terlampau cuek.

“pria toilet.” Yeosin terkekeh sendiri saat mendengar panggilan pertamanya untuk cinderlela-nya itu.

__________d_e_s_o_n__________

Yeosin sudah kembali ke Korea dan langsung dihadapkan berbagai tugas yang menumpuk. Dua hari bolos kuliah menyisakan banyak perkerjaan untuknya. Inilah resiko menjadi mahasiswi dan seorang Miss Korea.

Tugas Miss Korea yang disandangnya membuatnya tidak bisa menolak pekerjaan yang datang. Tanpa di gaji hanya ucapan terimasih.

Meski demikian Yeosin senang melakukan perkerjaan itu. Ia senang menolong orang lain yang sedang kesusahan.

“Yeosin-ah.” Sae elambaikan tangan padanya.

Yeosin hanya tersenyum kemudian kembali tenggelam dalam buku diktatnya.

“mau menemui aku ke Yeoungstreet lagi?” Sae duduk di sebelah Yeosin

Yeosin menghentikan aktifitasnya. Ia masih sebal dengan sikap Sae yang hampir membuatnya perang dengan Heechul.

“Aku sibuk. Kenapa tidak tidak meminta Chaesun saja?” Ucap Yeosin cuek.

“Chaesun sedang galau karena Donghae sedang promosi SJM di China. Ayolah Yeosin-ah antarkan aku.” Rajuk Sae.

Yeosin memandang buku diktatnya yang tebalnya hampir seribu halaman ditambah dengan hardcover *bayangin aja buku PSAK*. Ia yakin jika buku itu dilempar ke kepala seseorang pasti akan terasa sangat sakit.

“tidak lihatkah? Aku sedang sibuk.” Ucap Yeosin jutek

Sae teridam sejenak. Yeosin kembali hanyut dalam tugas-tugasnya.

“aku cemburu padaku yah?” ucap Sae tiba-tiba

Yeosin mencibir, “untuk apa? Tidak ada gunanya.”

“kau cemburu karena aku menyukai Heechul.”

Ucapan Sae membuat Yeosin membalikan wajahnya menghadap Sae, “Cemburu? Of course NOT.”

“sudahlah Yeosin-ah aku tau kau dia ada apa-apa.” Ucap Sae santai.

Yeosin menoleh kesekeliling. Untuk perpustakaan sedang sepi. Jadi tidak ada yang bisa mendengar percakapan mereka dan tidak ada saksi mata jika Yeosin akhirnya membunuh Sae.

“a-p-a-m-a-k-s-u-d-m-u?” ucap Yeosin tajam.

“Kau pikir aku bodoh apa?” Yeosin ingin menjawab memang kau bodoh. Sangat bodoh, Lee Saera, “aku bisa melihat caramu menatapnya saat di yeoungstreet waktu itu dan cara Heechul menatapmu. Bodoh jika orang tidak menyadari tatapan kalian.”

Yeosin mencibir, “sok tau.”

“Apa aku juga harus katakan jika Heechul juga menemuimu di depan aparterment?”

Yeosin terpaku saat mendengar ucapan Sae, “itukan apartermen terkenal. Banyak seleb yang menjadi tetanggaku mungkin saja dia pergi kerumah temannya.”

“temannya? Hanya seorang teman yang menangis didalam mobil dan keluar mobil dengan perasaan berkeping-keping. Bakan Heechul sendiri memberikanmu boneka dan lili putih.”

“mungkin kau salah lihat. Ia pacarku bukan Heechul.”

Sae terdiam melihat keras kepala Yeosin yang sudah mencapai klimaks, “jiak Heechul bukan pacarmu. Antarkan aku ke Youngstreet.”

Yeosin menatap Sae tajam, “akan ku antarkan jika kau mau mengerjakan semua tugasku hari ini.” Yeosin menyerahkan setumpuk buku diktatnya yang super tebal.

__________d_e_s_o_n__________

“Ya~ panggil aku cinderella.” Ucap Heechul galak. Yeosin hanya melongo melihat kelaukan Heechul. Mana ada pria yang ingin dipanggil cinderella kecuali Heechul.

Yeosin mengembungkan pipinya. Tidak bosan bosannya ia melihat wajah Heechul. Baginya wajah Heechul itu tidak akan pernah bosan. Pria itu selalu menarik perhatiannya.

Yeosin akrab dengan anggota Super Junior-selain Ryeowook ia juga mengenal Kangin. Kangin orang yang ramah dan terbuka. Lalu Yesung, Siwon, Kibum dan Siwon. Yeosin juga akrab dengan member lain, keculai Pria Toilet itu. Sikap pria itu sangat dingin.

Setelah pindah ke Seoul mengiku sang kakak Han HyoJoo, Yeosin sering sekali di ajak keluar oleh Ryeowook. Hanya sekedar makan es krim atau mengobrol di dorm. Seperti saat itu dia di minta Ryeowook untuk menemaninya syuting Mv terbaru Super Junior yang berjudul Marry U.

Ia menyaksikan sendiri jalannya syuting. Bahkan ia hampir saja diminta untuk menjadi modelnya tapi ia menolak. Ia lebih senang melihat Ryeowook syuting. Sampai-sampai matanya terarah ke sebuah gambar yang di tangkap kamera. Pria toilet itu memberkan loveSign lalu mengedipkan matanya sambil mengarah padanya.

Bukan padanya tentu saja, pada kamera. Namun Yeosin merasa dadanya bergetar. Pria toilet itu seperti benar-benar menatapnya lewat kamera. >.<’

“aku rasa gadis itu menyukaimu?” Yeosin sedang membaca majalah mendengar ucapan Hankyung. Ia tidak menoleh namun tetap menajamkan telinga.

Ryeowook sedang mengambil selfcameranya dan yang lain mengantri.

“hah? Sebegitu tampankah diriku sampai gadis kecil itu menyukaiku.” Ucap Heechul narsis, “ya, aku memang sangat tampan bahkan lebih cantik darinya.”

“Ya~ kau ini narsis sekali.”

“Aku serius aku hanya mau menikah dengan wanita yang paling cantik.

Yeosin mengenggam erat majalah yang dibacanya. Hatinya sakit. Ia mulai menyukai pria Toilet itu entah sejak kapan tapi ia menyukainya. Matanya kemudian mengarah kesebuah iklan di majalah tersebut. PEMILIHAN MISS KOREA.

Yeosin menarik bibinya membentuk sebuah senyuman, “aku akan menjadi tercantik di Korea bahkan Didunia.”

Yeosin mengambil majalah itu lalu berpamitan pada Ryeowook.

__________d_e_s_o_n__________

Mungkin sebagian orang bertanya tentang kewarasan seorang Han Yeosin yang mencintai Kim Heechul.

Yeosin tidak mempunyai alasan apapun. Ia hanya bisa membuktikan bahwa ia benar-benar tulus menyukai pria itu.

Yeosin sadar dan sering mengatakan bahwa Siwon itu tampan. Ia jujur mengatakannya. Ia juga berkata suara Yesung sangat bagus. Ia bilang masakan Ryeowook itu enak. Ia bilang Kangin ramah. Dia bilang Leeteuk bijak. Ia bilang Donghae romantis. Ia bilang Kibum mempesona. Ia bilang Hankyung adalah tipe kakak yang sempurna. Dia bilang Shindong itu lucu. Dia bilang Kyuhyun adalah teman yang baik dia juga bilang kalau Sungmin itu sangat cocok dengannya.

Ia jujur mengatakannya. Tapi hati tetap memilih Heechul. pria kasar yang sering berubah moodnya. Unik dan nyentrik.

Yeosin memandang fotonya dan Heechul lagi. Hanya dengan melihat foto itu bisa membuatnya merasa bahagia.

Drrrrtttttttt…drrrrttttt… drrtttttt…

Yeosin meraih ponselnya. Satu pesan masuk.

From: MyPrinceFrog

Yang lain sibuk promosi SJM. Leeteuk dan Yesung sibuk siaran SUKIRA dan aku sibuk memikirkanmu.

Yeosin tersanjung membaca tulisan Heechul. Kadang ia tidak percaya dengan logikanya. Seorang Kim Heechul bersikap manis? Ya~ tentu saja diakan kekasihnya.

Sejak kapan Heechul bersikap manis seperti itu? Yeosin juga tidak tau tapi lima tahun itu tidak sebentar.

Drrrtttt…drrttttttt…

Yeosin membuka pesan masuknya lagi.

From: LebahBerdengung

Yeosin~ah ayo antarkan aku menemui Heechul Oppa ^w^

Yeosin mendengus kesal. Seandainya gadis itu tau. Siapa Heechul dihatinya apa gadis itu akan tetap memintanya menemui Heechul.

Yeosin menghela nafas dalam.

Kadang kala ia ingin mengutuk Heechul yang seorang artis. Ia ingin Heechul adalah lelaki biasa. Tapi ia sadar jika Heechul lelaki biasa. Mungkinkah mereka bertemu?

Hanya Tuhan yang tau jawabannya.

__________d_e_s_o_n__________

“kau gila Yeosin~ah.” Ryeowook membulatkan matanya saat mendengar isi hati Yeosin.

“aku serius oppa~”

Ryeowook menggelengkan kepalanya, “kau benar-benar keras kepala Yeosin~ah.”

“Ini satu-satunya cara agar dia mau melihatku. Aku harus menjadi yang paling sempurna.”

Ryeowook menatap Yeosin. Gadis cilik mantan tetangganya itu sudah berubah menjadi gadis keras kepala karena cinta. Ia hanya keras kepala jika menyangkut Heechul. selebihnya dia hanya gadis polos. Gadis yang terlalu buta karena cinta.

Banyak lelaki yang mendekatinya bahkan lebih baik dari seorang Kim Heechul. namun tetap saja ia hanya melihat Kim Heechul.

“Jangan terfokus pada satu hal saja Yeosin. Jangan terlalu mengharapkannya.” Saran Ryeowook.

Yeosin mengangguk.

“ingat umur kalian berpaut tujuh tahun lebih tiga bulan.”

“aku~ tau Oppa~~~.”

__________d_e_s_o_n__________

Yeosin berjalan terburu-buru. Tangan kanannya menggenggam sebuah buku berjilid besar dan tangan kirinya menggenggam ponselnya. Berkali-kali ia menengok pada jam di ponselnya berharap waktu yang ia punya masih banyak.

Terlambat sedetik saja jadwalnya selama dua hari akan berantakan.

Yeosin masuk kedalam ruangan tepat pada waktunya. Ia menyerahkan tugasnya pada dosen lalu bercakap-cakap sebentar dengan dosennya. Setelah selesai ia langsung pergi menuju kantornya untuk melakukan tugas sosialnya.

Ponselnya berdering ia langsung ttersenyum melihat nama pengirimnya.

From: MyPrinceFrog

Kau dimana?

To: MyPrinceFrog

Aku dihatimu… ^^

Tidak lama kemudian sebuah pesan masuk lagi.

“Dia benar-benar tidak ada kerjaan hari ini.” gumam Yeosin

From: MyPrinceFrog

Jika kau dihatiku, kenapa kau tidak merasakan apa yang aku rasakan? Kenapa kau malah sibuk dengan duniamu?

Yeosin miris melihat kata-kata Heechul. Disaat Heechul dengan kesibukan yang menumpuk ia sedang tidak ada kerjaan dan akan melihat foto-foto dan kabar Heechul di dunia maya. Dan sekarang saat jadwal Heechul kosong jadwalnyalah yang padat.

Yeosin menghembuskan nafasnya.

Ia juga rindu. Sangat amat rindu pada kekasihnya itu.

Belum sempat Yeosin membalas SMS dar Heechul pria itu sudah mengiriminya lagi sebuah pesan.

From: MyPrinceFrog

Kau selalu menungguku tanpa mengeluh. Kini aku yang akan menunggumu. Aku ingin menunggumu seperti kau menungguku. Cepatlah pulang Girl… ingat aku selalu menunggumu

Yeosin tersenyum lalu mengerikan sesuatu.

To: MyPrinceFrog

Memangnya aku menunggumu seperti apa?

From: MyPrinceFrog

Kau selalu mencuri foto diinternet kini giliran aku yang mencari foto diinternet.

Yeosin terkekeh mendengr jawabal dari Heechul. Ia sudah tiba di kantornya sebelum sempat membalas pesan Heechul. kemudian ia kembali kedalam kesibukannya.

__________d_e_s_o_n__________

Ada satu titik dimana kita bisa merasa jenuh. Merasa bosan dan ingin mengganti suasana baru. Titik itu akan selalu datang dan datang lagi.

Heechul menatap ponselnya dimana Sohee terpampang manis. Ia tidak ingin melihat Sohee yang ingin dia lihat adalah secereensavernya. Seorang Miss Korea dengan balutan Hangbok. Ia tersenyum manis sangat manis.

Ia tau gadisnya itu sedang bosan. Meski gadis itu tidak pernah menceritakannya tapi bosan itu selalu datang. Satu hal yang tidak pernah ia inginkan adalah kehilangan cinta gadis itu. Cinta yang hmpir lima tahun berkembang di hati gadisnya.

Ia memencet ponsel layar sentuhnya.

Ia mengetikan sebuah pesan singkat tidak menyentuh namun cukup berarti.

To: MyCinderella

Aku mencintaimu…

Lihatlah aku sebagai aku yang kau cinta bukan orang lain. Lihatlah aku sebagai seseorang yang mampu membalas cintamu seperti kau mencintaiku.

FIN…

sibuk sibuk sibukk

Leave comment Please

_deson_

Leave a comment

12 Comments

  1. chaaa

     /  March 2, 2011

    omoo~,
    aissh…
    ige mwoya??

    *nunjuk2 atas*
    sejak kapan heechul bisa gitu??
    #plaak!!
    *sembunyi dibelakang jungsoo*

    Like

    Reply
  2. ikANDonghae

     /  March 3, 2011

    sibuk??
    Sibuk tapi masih sempet aza bkin ff,.

    Heechul jdi so sweet ^^
    gw heran knp yeosin bisa ktrima jd miss korea iah..
    G hbiz pikir *geleng”*

    Like

    Reply
    • iyaa abis mau curhat kemana lagi…
      semua org pd sbuk…

      Yeosin emang bejat tapikan dia tetep berjiwa DEWI kkekeeee

      Like

      Reply
  3. vanny

     /  March 3, 2011

    ku ketawa ngakak pas yeosin masuk ke toilet cowok hahahahhaha

    love this part…. keren bgt deh hohoho
    flashback yg keren dan isi sms yg so swit ^^

    Like

    Reply
  4. Keren sangat teteh (*^_^*)
    Btw yeosin itu siapamya ryeowook teh ??

    Sering sering bikin lanjutannya ceffemilk ya teh
    Aku Sukaaaaa banget karakter Heechul di sini ‘o(^▽^)o

    Like

    Reply
  5. neneng

     /  March 3, 2011

    tumben Heechul romantis….xixixi

    Like

    Reply
  6. chaaa

     /  March 3, 2011

    itu,sejak kapan heechul bisa ngomong kata2 manis gitu??
    #plaak!

    hheheheheh^^,

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

GEENIES

국민 꼬마 요정 || National's ELF

Rainbows Romance

My EverlastingLove

chaaanycha

It's all bout Teuki

Pumpkin & Orange

MinNeul's Home

More than words

Keep the memories through the harmony of words—♪

Strawberry Room

Get the berry!

%d bloggers like this: