CoffeeMilk: Life Must Go On, Girl

CoffeeMilk 10 Life Must Go On, Girl

Biarlah aku melihatmu tanpa topeng panggungmu. Dengan begitu aku bisa melihat rasa cintamu untukku bukan pada ELF.

Sanni mematikan sambungan teleponnya kemudian kembali ke dua orang dongsaengnya yang sedang duduk di pojok kafetaria.

Yeosin masih sibuk membolak-balikan majalahnya tanpa minat sementara Chaesun masih saja bercerita padahal ia sudah Omo~~~ lima belas menit bicara tanpa henti. >.<a

“…Mereka sangat lucu apalagi saat Eunhae bilang ‘Appa Khabar, Eomma Khabar.’ Fans langsung tertawa…” Chaesun membetulkan letak duduknya, “dan paling menyebalkan adalah Sungmin Oppa diberi boneka oleh fansnya. Aku dan dia sempat berebutan tapi akhirnya My East Sea bilang dia akan membelikanku boneka bebek super besar. Ya… Ya… Yeosin-ah kau mendengarkanku tidak…” Chaesun kesal karena ternyata Yeosin tidak mendengarkannya, gadis itu malah memilih mendengarkan Ipod-nya dengan nada tinggi dari pada curhatannya.

Yeosin menatap Chaesun galak dan dibalas dengan manyunan Chaesun.

Yeosin mengecilkan volume Ipodnya tapi tetap tidak melepaskan earphone-nya, “Ada apa Honey???”

“Kau tidak mendengarkanku?”

Yeosin menghela nafas, “Ya, kau bicara tanpa titik dan koma membuatku pusing. Lebih baik aku mendengarkan caramah Mr Jang daripada mendengar ceritamu.”

“Ya~ kenapa kau menyamakan aku dengan si Tua Mr, Jang. Aku masih muda dan tidak botak.”

“Tapi curhatanmu itu sama seperti teori keuangan yang dia katakan. Berbelit dan tidak berguna.”

“Ya Yeosin-Ah… begitu kah caramu memperlakukan sahabatmu.”

Sanni melihat wajah Chaesun yang merah marah sementara Yeosin dengan tenangnya membalikan majalah.

Okeh untuk yang satu ini Sanni sudah tau. Chaesun yang sangat sensitif dan Yeosin yang terlalu dingin dan keras kepala.

“Ya~ lihatlah kedalam dirimu sendiri Shim Chaesun.” Ucap Yeosin dengan nada dingin. Ia menggebrak meja dengan tangannya kemudian pergi meninggalkan Sanni dan Chaesun.

Sanni melihat kepergian Yeosin dengan penuh tanya sementara Chaesun terlihat tidak perduli.

Sanni memegang pelipisnya yang berdenyut kencang, “Aigooo jika mereka seperti ini terus aku bisa mati muda.”

___________d_e_s_o_n___________

“Tidak usah dipikirkan namanya juga temenan pasti ada ribut-ribut. Besok bseok juga balikan lagi.” Ucap Leeteuk saat Sanni menceritakan soal Chaesun dan Yeosin.

“Tapi mereka mengerikan. Biasanya mereka kan kompak.”

Leeteuk menatap mata kekasihnya, “Aku juga dan Heechul sering bertengkar dari hal yang terkecil bahkan besar, dari adu mulut bahkan sampai banting-bantingan. Tapi semua itu hanya untuk meluapkan emosi sesaat saja. Setelahnya kami bermaafan bahkan kami hidup seperti tidak pernah terjadi pertengkaran sama sekali.”

“Iya tapi aku hanya takut.” Sanni bersandar dibahu Leeteuk.

“Sudahlah jangan dipikirkan sebaiknya kita bersenang-senang merayakan kebebasan kita. Ya~ setidaknya sebelum Kyuhyun kembali ke Korea dan membuat ide gila bersama Yeosin dan Chaesun untuk mengerjaimu.”

Sanni terkekeh, “Aigooo aku berharap setelah dari China dia insaf mengerjaiku.”

“Amin” ^^

___________d_e_s_o_n___________

Heechul menatap sebuah jam berbentuk sapi. Jam itu ingin ia berikan kepada Yeosin sepulang konser dari Malaysia kemarin tapi Yeosin belum menghubunginya.

Dia terlalu malas untuk menghubungi Yeosin terlebih dahulu.

Heechul keluar kamarnya dan melihat ke arah dua sejoli yang sedang mabuk cinta *hoekS*

Heechul mencibir. Pantas saja dormnya sepi ternyata ada roman picisan sedang bercinta.

Heechul pergi ke lantai sebelas. Lantai itu sepi sekarang, biasnya lantai itu selalu ramai. Heechul mendekati Yesung yang sedang bermain dengan laptopnya.

“Mau ikut bermain Hyung?” Tanya Yesung tanpa menoleh.

“Kau menantangku? Kau tidak akan menang.”

Heechul kemudian mengambil posisi duduk di sebelah Yesung. Yesung kemudian memilih permainan yang bisa dimainkan dua orang.

“Hyung kapan rapat Chochoball lagi? Aku bosan di dorm terus.” Yesung menyerahkan stik gamenya pada Heechul

“Entahlah… susah menyatukan orang-orang super sibuk.” Heechul memencet tombol-tombol pada stik dengan gemas.

Jam demi jam berlalu dan mereka mulai kebosanan.

Yesung menatap langit-langit, “Hyung aku bosan.”

“kau pikir aku tidak bosan.” Heechul kemudian merogoh sakunya lalu mulai mengtweet.

“Hyung kau tidak bertemu dengan Yeosin? Biasanya kau selalu mencarinya jika ada waktu luang.”

Heechul mengerutkan keningnya, “Kau sendiri kenapa tidak bertemu dengan Tia??”

“Dia sedang ke Paris menemui orang tuanya dan mulai sibuk dengan kuliahnya.” Yesung memeluk bantal sofa, “kau sendiri?”

“Aku juga sedang sibuk.”

Yesung mengerutkan keningnya, “Sibuk apa? Tadi kau bilang kau bosan.”

“Aku sibuk maen Tweeter” ^^

___________d_e_s_o_n___________

“Kau ikut Tax center?” tanya Mun Gi pada Yeosin.

Yeosin mengerutkan keningnya, “Apa?”

“Tax center. Itu loh ada dipapan pengumuman.”

Yeosin penasaran lalu pergi ke papan pengumuman. Ia melihat sebuah pengumuman tentang Tax Center, pusat informasi mengenai Pajak yang akan dibuka secara umum.

Yeosin mencari namanya di 30 deret nama yang terpajang. Han Yeosin.

Namun sialnya.

“Itu dipilih dari apanya?” ucap seorang anak lain yang berada disebelah Yeosin.

“katanya yang dipilih yang IP-nya diatas 3.5 dan g ada C.”

“Sh*t” umpat Yeosin dalam hati.

Tidak ada C??? Yeosin mengenggam tangannya kesal. Ia mengutuk C dalam kertas Ipnya.

Huruf yang ia sejak dua bulan terakhir menjadi huruf yang sangat ia benci. Karena huruf itu ia tidak bisa mendapat gelar cumlaude dan karena huruf itu ia merasa paling bodoh sedunia.

Yeosin kemudian kembali ke kelas lalu mengerjakan Kuisnya dengan hati setengah-setengah.

Pikirannya terbagi dua. Otak kirinya ingin mengerjakan intermedit sementara otak kanannya sedang berusaha mencari cara agar tidak menangis.

Selesai Kuis ia kemudian membawa audi merah ngejrengnya melaju diatas kecepatan normal.

___________d_e_s_o_n___________

Heechul mondar-mandir tidak jelas. Ia duduk dihadapan tv lima menit kemudian ia mondar mandir tidak jelas lagi.

Ia membuka tweeternya tapi setelah bosan ia akan bernyanyi tidak jelas kemudian duduk berjongkok dengan Heebum. Setelah bosan ia akan mengerutu tidak jelas.

“Kau kenapa Hyung?” tanya Shindong yang sedikit bingung dengan tingkah Heechul.

“tidak apa-apa. Aku sedang berolahraga.”

Shindong mengerutkan keningnya.

“Sudahlah dia sedang kena syndromkangen.” Ucap Yesung mencoba menenangkan Shindong.

“siapa yang kena syndrom kangen?” ucap Heechul saat mendengar sindiran Yesung.

“Heebum. Ddangkoma bilang Heebum punya kecengan di tetangga sebelah.”

Shindong tambah mengertukan keningnya

“Ya~ Heebum tidak boleh berdekatan dengan kucing manapun dia hanya milikku.” Heechul memeluk Heebum kemudian membawanya kekamarnya.

“Hyung Heebum itu bukan ddangkoma yang bisa hidup sampai ratusan tahun. Heebum sudah tua untuk seukuran kucing.” Ucap Yesung.

Shindung memengang perutnya. Mendengarkan duo AB ini beradu mulut membuat perutnya lapar.”

___________d_e_s_o_n___________

Yeosin menatap hamparan laut di hadapannya dengan tatapan kosong. Kuis intermeditnya hancur dan ia mulai tidak semangat kuliah.

Ia melihat sebuah kapal yang sedang berlabuh. Ingin rasanya naik kapal itu lalu menenggelamkan diri ke dasar laut.

Yeosin menghela nafasnya dalam.

Ia merasa dirinya tidak berguna. Bertengkar dengan sahabatnya. Nilai hancur dan sekarang cita-citanya kandas ditengah jalan.

Drrrttt… drrrtttt…

Yeosin merogoh sakunya dan mengambil ponselnya.

From: Teuki Oppa~

Datanglah ke dorm. Kami sedang membuat pesta.

Yeosin menghela nafas panjang. Ia malas berhubungan dengan para spesies aneh itu.

To: Teuki Oppa~

Aku sedang sibuk.

From: Teuki Oppa~

Adikku sayang~ datanglah Oppa menunggumu. Kau tidak mau kan Oppamu ini menunggu terlalu lama. J

Yeosin mencibir lalu membalas

To: Teuki Oppa~

Iya.

Yeosin mengemudikan Audi merahnya meninggalkan Busan menuju Seoul. Rencananya untuk menenangkan diri sambil melihat sunset gagal.

___________d_e_s_o_n___________

“Kau dari mana?” tanya Sanni saat melihat wajah Yeosin yang berantakan.

“Baru dari Busan.” Ucap Yeosin cuek lalu duduk di sofa

“Busan??? Ada urusan apa kau disana?”

Yeosin menatap Sanni tajam, “mencari tempat bunuh diri yang bagus.”

Sanni menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Ia  tau Yeosin itu orang yang sangat nekat dan terlalu jujur.

Sanni mengedarkan pandangannya mencari Leeteuk. Didapur hanya ada Yesung yang sedang berbenah untuk pesta. Leeteuk pasti sedang dikamarnya.

Sanni menghampiri Leeteuk yang sedang mencari sesuatu di kamarnya.

“Chagi…” Sanni menutup pintu kamar Leetuk kemudian duduk di kasur Leeteuk.

“Mwo???” Leeteuk nyengir kuda, “kenapa kau tiba-tiba mau berduaan denganku?”

“Heechul tidak mau keluar kamar?”

Leeteuk duduk di sebelah Sanni, “ia tidak mau keluar.”

“Oppa tadi Yeosin bilang dia ingin bunuh diri.”

“Mwo???” Leeteuk menatap kedua bola mata Sanni dalam-dalam

Leeteuk bisa membayangkan jika Yeosin bunuh diri itu artinya Heechul dalam keadaan bahaya. Jika Heechul tidak di ngentayangin oleh arwah Yeosin makan opsi kedua adalah Heechul akan menyusul Yeosin.

Dan kedua pilihan itu sangat merugikan berbagai pihak.

“Heechul tidak mau keluar kamar. Dan Chaesun sedang bertengkar dengan Yeosin. Jiaaah apa ang terjadi dengan gadis itu? kenapa ia memusuhi semua orang.”

Leeteuk kemudian memberi pesan pada Heechul jika Yeosin dan Chaesun sedang bertengkar dan Yeosin hendak bunuh diri karena Heechul tidak mau keluar dari kamar.

Sent sucses.

Namun tidak ada jawaban.

Sanni dan Leeteuk masih menunggu jawaban dari Heechul namun Heechul tidak memberinya jawaban.

___________d_e_s_o_n___________

From: TeukieHyung

Sanni bilang Yeosin dan Chaesun bertengkar dan Yeosin ingin bunuh diri gara2 kau tidak keluar kamar.

Heechul langsung keluar dari kamar dan mendapati Chaesun dan Yeosin sedang mengobrol dengan santai dan terlihat sangt akrab. Tidak ada tanda-tanda mereka selesai bertengkar.

“Oppa~” seru Chaesun saat melihat Heechul, “sebaiknya aku membantu Yesung Oppa menyiapakan bahan untuk pesta kita.” Chaesun kemudian pergi kedapur.

Heechul duduk disebelah Yeosin. Tidak ada percakapan diantara keduanya.

Heechul terlalu takut untuk melihat kedalam mata Yeosin. Ia takut melihat air mata kesedihan di kedua mata coklat Yeosin.

Heechul merasakan seseorang menatapnya. Ia menoleh dan mendapati mata Yeosin yang sudah berkaca-kaca menatapnya.

Ketakutannya terjadi. Yeosin pasti sangat sedih. Gadis keras kepala itu pasti akan menagis dan kemudian membuat Heechul merasa menjadi pria bodoh yang tidak berguna.

“Kenapa kau tidak ingin menonton sushow?” tanya Heechul

“Untuk apa? Untuk melihat topengmu?” jawab Yeosin tajam.

“Berhentilah Han Yeosin. Kau selalu saja mengataiku memakai topeng kau sendiri apa? Kau hanya terlihat sempurna di depan publik dan Yayasan Miss Koreamu tapi bagiku kau kau tidak lebih dari gadis keras kepala yang cengeng.”

Yeosin menatap Heechul tidak percaya. Air matanya kini sudah merembes membasahi pipinya.

Heechul memperdekat jaraknya dengan Yeosin kemudian memeluk kekasihnya erat, “Menangislah Han Yeosin. Menangislah di bahuku.”

Yeosin membalas pelukan Heechul lalu menangis didada bidang Heechul.

___________d_e_s_o_n___________

“Kau tau aku paling benci pelajaran Ekonomi dan sejenisnya. Lebih baik aku mengerjakan soal-soal fisika dari pada membaca buku ekonomi namun pada akhirnya aku malah tersesat dijurusan Akuntansi. Aku tau aku hampir gila saat tak ada satu pelajaranpun yang dapat masuk ke otakku ini.” ucap Yeosin setelah tenang.

Heechul mengagguk. Ia sudah tau cerita ini. Bahkan Ryeowook un pernah bercerita tentang ini.

“Hanya satu yang membuatku bertahan. Setelah lulus kuliah aku ingin berkerja di kantor pajak. Biar saja aku tidak menguasai pelajaran lain. Yang terpenting nilai pajakku sempurna.”

“Tapi karena angka C sialan itu semuanya harus berakhir.”

Heechul membelai rambut Yeosin lembut.

“Aku tidak tau jika kampus akan membuat Tax center. Dan mereka hanya akan memilih siswa terbaik.” Yeosin merengut kesal, “padahal bukan mata kuliah pajakku yang jelek, cuma Akuntansi biaya jelek. Tapi kenapa aku tidak ditrima. Padahal aku ingin masuk kesana.”

“Aku merasa seperti orang bodoh. Aku orang bodoh yang tidak becus melakukan apapun.” Mata Yeosin kemudian berkaca-kaca lagi.

“Yeosin-ah, berhentilah menjadi orang yang sempurna. Karena munusia itu tidak ada yang sempurna.” Yeosin tau itu kata-katanya untuk Heechul tempo dulu. Senjata makan tuan.

“Jangan pernah menoleh kebelakang, karena itu akan menyakiti dirimu sendiri. Life must go on, Girl”

“Lihat kau ada dihadapanmu. Sebagai seorang pria bukan seorang idola dengan topengnya.”

Yeosin menatap kedalam mata Heechul.

“Kau tidak perlu menjadi seorang akuntan yang hebat yang rela meninggalkan keluarga dan anak-anaknya karena harus mengerjakan laporan keuangan. Kau tidak perlu menjadi seorang auditor yang kerja membabibuta. Kau juga tidak perlu menjadi seorang ahli pajak yang kerja hingga pagi hari.”

“Kau hanya tinggal dihatimu dan menjadi gadis yang aku cinta. Karena aku adalah masa depanmu.”

Yeosin tersenyum mendengar ucapan panjang lebar dari Heechul padahal hampir seminggu mereka tidak berkomunikasi.

“Sebagai pria yang bertanggung jawab maka kau harus menceritakan segala masalah yang kau hadapi. Termasuk masalah finansialmu. Aku akan benar-benar marah jika mengetahui Leeteuk Hyung memberimu uang lagi.”

Yeosin memamerkan deretan gigi putihnya

“Mwo??? Kau memberinya uang Chagi???” Seru Sanni yang entah sejak kapan sudah berada diruang keluarga.

___________d_e_s_o_n___________

“Heechul memang sudah tidak peduli dengan Yeosin. Malang sekali nasib Yeosin.” Ucap Leeteuk sambil mengelus dada.

“Sebaiknya kita menunggu diluar. Aku takut jika Chaesun datang mereka akan bertengkar lagi.” Sanni membuka pintu dan melihat Heechul sedang menatap Yeosin dalam dan penuh perhatian. Seorlah Yeosin adalah satu-satunya mahkluk terindah dimuka bumi.

“Termasuk masalah finansialmu. Aku akan benar-benar marah jika mengetahui Leeteuk Hyung memberimu uang lagi.”

Deg…  “Mwo???” Sanni menatap Leeteuk yang berjalan di belakangnya, “Kau memberinya uang Chagi???”

Leeteuk menatap Yeosin dan Sanni bergantian.

“Yeosin-ah apa Leeteuk memberimu uang.”

“Tidak tapi dia memberikanku ATM-nya untuk meneraktir Chaesun.” Ucap Yeosin polos.

“Mwo???”

“jang jang…” Chaesun datang dengan membawa sepiring cemilan buah tangannya, “Yeosin-ah aku berhasil membuat kue dari resep yang kau berikan padaku.”

“Jinjjayo??? Aku saja perlu latihan berkali-kali untuk membuat kue ini.” Yeosin mencomot kue yang dibawa Chaesun lalu memakannya, “Ehmmm mashita.”

Leeteuk mengerutkan keningnya saat melihat ke akrban Yeosin dan Chaesun, “Sanni-ah kau bilang mereka bertengkar. Apa yang bertengkar?”

“Jangan mengalihkan topik pembicaraan Park Jungsoo.”

“Aku tidak membicarakan topik pembicaraan dari tadi ini yang kita bicarakan Yoon Sanni.”

“Ya~ bilang saja kau tidak mau menjelaskan kenapa kau menyerahkan ATM-mu pada Yeosin dan bilang padaku jika ATM-mu hilang.”

“Kau yang mengalihkan pembicaraan. Kau bilang mereka berdua bertengkar hebat dan Yeosin hampir mau bunuh diri tapi kenyataannya mereka baik-baik saja.”

Heechul menutup mata Yeosin kemudian berbisik, “jangan ditiru tidak baik untuk kesehatan.” Heechul menarik Yeosin ke dapur.

Shindong yang jiwa nya terpanggil oleh kue buatan Chaesun langsung ikut bergabung dengan yang lainnya.

“Chaesun-ah apa yang kau lakukan?” tanya Shindong saat melihat Chaesun yang sedang asik merekam Sanni dan Leeteuk.

“Aku hanya ingin melihat seberapa lama mereka bertengkar. Aku juga ingin memperlihatkan ini pada Kyuhyun Oppa.” Ucap Chaesun sambil nyengir kuda

“Aigooo~ kau kurang banyak membuat cemilan Yesung-ah.” Ucap Heechul yang kaget melihat piring yang sudah kosong melompong.

Fin~~

Typo adalah hal yang biasa untuk anak yg sedang galau

leave Comment please ^^

Leave a comment

24 Comments

  1. Kasihan Yesung oppa nya
    Pasti bosen banget itu
    AB line mah emang nggak jelas semua onn ㅋㅋㅋㅋㅋ
    Heechul perhatian banget di sini o(^▽^)o

    Like

    Reply
  2. Di cerita kali ni,, Bang Yes ngeksis banget ni kayanya..
    Dong2 Oppa juga ada,, Dorm SJ sepiii banget kayanya yaa.. cuman ada ber-4,, sementara dongsaeng-dongsaengnya yang lain lagi pada pergi.. Tapi,, walopun cuman ada 4 orang,, tetep yaaa ada aja kegaduhan-kegaduhan yang ditimbulkan,, kekekeke..😉

    aigooo.. ga tega euy liat yeosin ampe nangis segitunya karna nilai C nya,, untungnya ada Chulpa..🙂
    baru kali ini liat Teukpa berantem sama Sanni.. pake direkam segala lagii sama Chaesun,, hahahaha.. kocak..😀

    Like

    Reply
    • Yesung oppa kurang ngeksis, cz sibuk ngurusin ddangkoma…

      hu.um bikin iri… Yeosin dapet nlai C dihibur ma Heechul Oppa kalo aku cuma bisa guling-guling ga jelas dikamar =.=

      itu rekaman disuruh sama Kyuhyun… biasa sang raja evil pergi msi ada anak buahnya ^^

      Like

      Reply
  3. vanny

     /  March 24, 2011

    yes, life must go on…

    tumben yesung ngeksis kekekeke, slalu seru emang kalu AB line dah kumpul, segala sesuatu pasti ga jelas kekekeke..

    kata2 heechul dalam bgt bo…

    Like

    Reply
    • itu yg ngumpul baru 2 AB belum kalo ditambah Simon D, Jonghyun, Hongki, JGS… pasti bisa bikin sakit kepala…

      dalem??? kayak sumur dunk 8)

      maksi udah baca n komen

      Like

      Reply
  4. Ga the first neh..

    Asyik bang yes ngeksis.
    Dy kan cinta ptama chaesun.
    Kekekee.#Abaikan

    Jadi ide marahan it jdi dmasukin.
    Kekekee
    u bete bneran gara” ga masuk tax center??
    Tapi gimana iah tnyata gw masuk tax center,Met..
    Muph ga bsa ikut ngrasain kBTan u..
    (>,<)

    gw suka crita yg ne..
    Lebih bgus dbanding yg sbelum"ny..
    Feelny lebih krasa..
    Sayang bang donge ga da.

    Like

    Reply
    • ga ada yg nanya… >.<'

      yaiyalah feelnya kerasa bgt ini cerita kan gw bgt *nangiskejengkejeng*
      bukan bete tapi kecewa BAGET, tp sudahlah emang mau giman lagi *gigitjari*

      Like

      Reply
  5. chaaa

     /  March 24, 2011

    tetep ya,
    sanni jadi bahan kesengsaraan,
    ngga ada kyu,tetep aja sanni yg dikerjain..
    nasib ya nasib..
    kasihan bgt sih lu sanni??
    #gelenggeleng..

    Like

    Reply
  6. chaaa

     /  March 25, 2011

    lah,
    emang kenyataannya chaesun sama yeosin lagi berantem kan?
    kok malah sanni yg dibilang lebai??
    #aneh!?
    #nggakngerti?? (>.<)

    Like

    Reply
  7. ngalah demi kebaikan..
    #abaikan..

    hari senin kuliah ngga?

    Like

    Reply
  8. AmayaKawaii

     /  March 26, 2011

    Deuh critany lg mrahan nh ank tyul2 brdua. . .
    Pdhl kn ska kompak bgt, aplg wkt it smpe tdur *sensor* bs kompak hahahahaha
    YA ! Deson, ini mah curhat pribadi y pnjng amit. . .
    Ud sn baekan, kta bapa TB g’ baik mrahan. Mnding mlm ini qt nntn lg yuk, ‘My Princess’ rame lo🙂

    Like

    Reply
    • g marahan beneran ci cuma iseng2 aja (?)
      malem ini kita mau duet lagi Eonnie… jd g bisa nntn kekekkeee…
      biarkan untuk malem ini Ikan tidur dibrg saja (?)

      Like

      Reply
  9. TyaAnindhy

     /  March 26, 2011

    Ah lu mah galau dikit langsung curhat sepanjang sungai amazon.
    dan jailin org mulu lu.hehehe

    eh,tuh nm gw knp g pake nm korea? g enak bgt di dengernya.HUH😦

    Btw,walaupun g ikut tax center tpi td kebagian snacknya kan?HAHAHAHAHAHA………..

    Like

    Reply
    • heheeee namanya juga curahan hati kekekekeeee….

      gw g tau nama korea u apa? gw lg g mudeng bikin nm korea🙂

      kekekee…

      Like

      Reply
  10. TyaAnindhy

     /  March 27, 2011

    Alibi lu doang.
    blg aja lg galau.hehehe

    Dasar Galauress lu pda.
    #Sp lg ya??

    Like

    Reply
  11. superol

     /  March 29, 2011

    Santeuk emang bner pasangan autis ye cepedeh =.=
    aih, ceramah heechul yg bilang “krn aku adalah masa depanmu” dalem banget!

    Like

    Reply
  12. di ending paling kasian tuek oppa hahhahha…
    eh ini author curcol yak masalah kuliah kekekeke biar udah telat (banget) semangat yak oen🙂

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

GEENIES

국민 꼬마 요정 || National's ELF

Rainbows Romance

My EverlastingLove

chaaanycha

It's all bout Teuki

Pumpkin & Orange

MinNeul's Home

More than words

Keep the memories through the harmony of words—♪

Strawberry Room

Get the berry!

%d bloggers like this: