» GEMINI « Part 3

» GEMINI «

Cho Kyuhyun, Han Hye-Na, Han Yeo-Sin, Kim Heechul

Han Jaesuk, Cho Hyunsik, Park Mi-Na, Kang Daesung, Kwon Jiyong, Hwang Chansung, Song Jongki, Lee Hongki, Victoria Song.

-Part 3-

Kyuhyun mengerutkan keningnya. duduk sambil terus memperhatikan Yeosin. Matanya terus menerus memperhatikan gadis itu yang sibuk mendiamkan anak-anaknya yang terus menerus menangis. Gadis itu tampak sedang cemas meskipun demikian ia tetap terlihat cantik.

Ia masih hapal dengan jelas fakta yang di berikan oleh Victoria tentang gadis itu. dan kenyataannya sangat berbeda jauh dari yang ia lihat.

Pertama Han Yeosin itu sangat ramah dan baik, tapi yang ia lihat adalah gadis yang cuek dan terkesan angkuh. Yeosin yang di katakan oleh Victoria adalah gadis yang pintar memasak, tapi yang ia lihat gadis itu hanya makan mie ramen bahkan tidak menawarinya sedikitpun juga. Dan banyak fakta yang bersebrangan jauh selain kata yang Victoria katakan bahwa gadis itu memang cantik.

Kyuhyun menghembuskan nafas, seandainya gadis itu sedang menggendong anak-anaknya.

“Bisakah kau gendong Namhee sebentar? Aku harus mendiamkan Yeohee, badannya sangat panas.” Suara itu menarik Kyuhyun ke alam nyata.

Kyuhyun mengangguk ia kemudian mengambil anak yang sedang menangis di dalam boks. Ia mencoba menimang-nimang anak yang ada di pangguannya. Anak-anak itu terdengar rewel sejak pertama kali dia datang ke rumah itu. Mereka tidak henti-hentinya menangis.

“Kenapa mereka menangis?”

Kyuhyun menoleh dan mendapati Heechul mendekatinya dengan tatapan curiga. Heechul lalu mengambil Namhee dari gendongan Kyuhyun. Namhee langsung terdiam saat berada dalam gendongan ayahnya.

Kyuhyun memperhatikan Heechul sebentar, dulu ia hanya melihat Heechul dari selembar foto yang di berikan oleh ayahnya. Kesan pertama yang ia dapat saat itu adalah pria yang terlihat selalu mementingkan keadan diri sendiri, moody dan tempramental. Tapi kini saat ia berhadapan dengan orangnya langsung, semua asumsinya seakan salah, Heechul terlihat seperti seorang pria yang bertanya tentang alasan bukan apa saat pertama kali menghadapi masalah. Karena saat ia mengetahui alasan itu, ia bisa menuntaskan semua masalahnya.

“Aku tidak tau mereka menangis sejak bangun dari tidur siang.” Ucap Hyena dengan sedikit begetar.

Heechul memengang kepala Yeohee…”Astaga~ panas…” Heechul menatap istrinya dengan tajam. Ia kemudian mengedarkan pandangannya. Matanya kemudian tertuju pada dua botol susu yang sudah kosong.

“Kau memberikan Yeohee, susu kaleng?” tanya Heechul

Hyena menggangguk.

“Omo~ Han Yeosin apa kau ingin membunuh anakmu sendiri?” Heechul menatap Hyena tajam, Hyena bisa merasakan aura kemarahan yang sangat besar di dalam mata Heechul, “Yeohee itu alergi susu kaleng, dia hanya bisa minum ASI.”

Kyuhyun mengerutkan keningnya. Ia seakan tidak percaya pada apa yang dilihatnya. Seorang ibu tidak tau bahwa anaknya punya alergi???

“Kita harus membawanya ke dokter. Kau ambil sample susunya dan aku akan mengemasi barang-barang Yeohee.” Heechul menaruh Namhee di dalam boks lalu pergi ke lantai atas.

Kyuhyun melihat Hyena merosotkan tubuhnya ke lantai. Ia menatap Yeohee yang masih menangis di pangkuannya dengan tatapan penuh penyesalan.

“Jangan menangis.” Kyuhyun lalu memberikan sample susu yang di minta oleh Heechul, “Anakmu akan baik-baik saja.”

Hyena tersenyum. Kyuhyun merasakan jantungnya berhenti berdetak. Untuk pertama kalinya ia bisa melihat senyum gadis itu dari dekat.

“Kau sudah siap?” ucap Heechul yang keluar dengan membawa tas jinjing besar.

“Sebaiknya aku yang menyetir, kau tidak menyetir dalam keadaan seperti ini.” Kyuhyun menatap Heechul.

“Baiklah…” Heechul menyerahkan kunci mobilnya pada Kyuhyun.

 

>>deson<<

Jaesuk menghirup teh nya dalam-dalam. Udara yang ia hirup membuat rongga-rongga di otaknya melebar dan membuat pikirannya tenang. Kafein dalam teh juga bisa membuat tubuhnya nyaman.

“Tuan~” Daesung menyerahkan laporan harian pada Jaesuk, “banyak barang di gudang yang rusak, kita tidak bisa menjualnya lagi.”

Jaesuk memejamkan matanya. Ia tidak bisa berbuat apa-apa. Putrinya kritis dan perusahaannya dalam keadaan kacau. Ia bahkan tidak bisa berpikir dengan jernih. Niat awal dia menjodohkan putrinya, bukan hanya sebagai jaminan perusahaan juga ia mengantungkan nasib putrinya di orang yang tepat. Ia berharap Cho Hyunsik bisa memberikan keluarga yang baik untuk putrinya.

“Aku menggantungkan hidupku pada putriku.” Lirih Jaesuk, “aku membangun semua ini atas nama putriku, Han Hyena. Dia tidak pernah tau, dia selalu marah jika dan bilang jika Univers adalah putriku, bukan dia.”

Daesung terdiam. Ia sudah hapal dengan tabiat presdirnya itu. selalu dengan pemikiran yang tidak terduga.

“Dia benar, univers adalah putriku. Putriku yang hilang. Aku membangun Univers agar saat aku pergi, Hyena masih bisa hidup dengan layak. Dia tidak ingin nasib Hyena sama seperti kakaknya. Terlantar sebelum meninggal.”

“Sanjangmin…”

“Beritahu Hyunsik bahwa kita akan mengundur perjodohan ini sampai Hyena sembuh. Aku akan menerima semua keputusan Hyena.”

‘Tapi tuan~… kita tidak bisa menumpuk barang terlalu lama lagi. Selain banyak terjadi kerusakan, banyak barang yang hilang. Itu membuat kita dalam kerugian yang besar.”

“Distribusikan semampu kita. Ulur waktu sebanyak-banyaknya. Tekankan pada biaya pemasaran daripada periklanan. Usahakan barang tetap beredar meski hanya di Seoul dan sekitarnya. Dan tetap cari siapa yang mencopet putriku dan masukan ia ke penjara.”

Daesung mengagguk kemudian membungkuk sebelum pergi.

Jaesuk memandang foto Hyena yang ada di meja kerjanya. Foto Hyena saat kelulusan sekolah menengah dulu. Ia kemudian mengambil sebuah foto di lacinya. Foto yang hampir tidak pernah tersenutuh olehnya. Foto istrinya dan putri sulungnya yang berusia 3 tahun. Foto yang di kirimkan oleh orang asing sebelum kematian istrinya.

Foto terakhir yang ia punya tentang istrinya. Jaesuk membalik foto itu dan membaca tulisan istrinya.

Aku tidak bisa memaafkanmu, tapi aku bisa melupakanmu. Tidak seperti kau yang tidak bisa memaafkanku dan tidak bisa melupakanku.

Jaesuk menutup matanya, “Kau benar, Mina-ya… kau bisa melupakanku tapi aku tidak bisa melupakanmu.”

Jaesuk membandingkan foto Hyena dan istrinya, “Kenapa kau tidak memilih Hyena untuk pergi bersamamu? Kenapa wajah Hyena sangat mirip denganmu?”

 

>>deson<<

Hyena merasakan tegang saat Yeohee di periksa oleh dokter. Ia merasakan tubuhnya melemas dan  tidak bertenaga. Ia merasa bersalah dan benar-benar menyesal. Harusnya sejak awal dia pergi dari rumah itu. seharusnya ia tidak masuk kedalam rumah itu.

Hyena keluar dari ruangan dokter lalu pergi ke toilet. Ia menyalakan keran sambil menutupi tangisannya. Ia menangis bahkan untuk bayi yang bahkan tidak ia kenal. Ia bahkan tidak bisa mengerti kenapa ia bisa menangis. Ia bukan gadis lemah yang mudah menangis tapi kali ini ia merasa seperti seorang perempuan yang gagal. Perempuan yang tidak bisa menjaga seorang bayi, bagaimana jika ia mempunyai anak kelak.

Hyena keluar dari bilik toilet kemudian menatap wajahnya di watafel. Ia kemudian mengambil ponselnya kemudian menelepon Song Jongki.

“Kau sudah mendapatkan apa yang aku minta?” tanya Hyena begitu Jongki menggangkat teleponnya.

“Kau menangis?”

“Siapa dia?” ucap Hyena dingin. Ia sedang tidak ingin curhat pada Jongki, karena jika Jongki tau dan informasi ini disadap oleh ayahnya maka bukan hanya ia yang tamat tapi keluarga Heechul juga.

“Kim Heechul?”

“Bukan istrinya.”

“Oo… namanya Han Yeosin, 21 tahun. Golongan darah A tinggi 170 cm berat 50kg. Hobi membaca, mantan Miss Korea, tercatat sebagai salah satu lulusan akuntasi terbaik di Seoul university tahun 2010. Menikah dengan Kim Heechul beberapa hari setelah kelulusannya, mempunyai dua orang anak kembar yang masih berusia 8 bulan bernama…”

“Ciri-ciri fisiknya?”

“Hmm… berwajah bulat, berambut hitam bergelombang, bermata coklat, hidung tidak terlalu mancung dan tidak terlalu pesek, tinggi bentuk badan ideal, kulit tidak terlalu putih. ukuran sepatu 39. ehmm.. apa perlu kusebutkan ukuran tubuh dan payudaranya juga???”

Hyena mengerutkan keningnya, “tidak perlu… kau dapat fotonya?? Seperti apa??”

“Seperti model pada umumnya, cantik dan entahlah kurasa dia mengingatkanku padamu. Sekilas dia mirip denganmu.”

Hyena menggagguk, “apa dia punya keluarga? Selain Heechul? Kedua orang tuanya?”

“Aku tidak mendapatkan informasi yang lengkap tentang hal itu. Aku hanya mendapatkan informasi bahwa ibunya meninggal sebulan setelah dia melahirkan.”

Hyena membulatkan bibirnya, “sudah mendapat hubungan antara Max dan Univers?”

“Belum… aku harus ekstra hati-hati dalam mencarinya.”

“Jika sudah dapat kirimkan lewat e-mail“

“Hyena…” ucap Jongki sebelum Hyena menutup teleponnya.

“Ne…”

“Ayahmu memintaku mencari pria yang dekat denganmu selama satu tahun terkahir.”

Hyena mendecak, ayahnya pasti sedang berusaha untuk mencari peluang agar bisa menjodohkannya dengan anak rekan bisnisnya. Hyena tersenyum ia mempunyai ide yang sangat brillian, hal itu tidak hanya membantunya menjauhkan ayahnya sementara waktu ia juga bisa memberi pelajaran pada ayahnya.

“Berikan saja data semua teman-teman sekolah menengah juga kuliahku. Semua itu cukup untuk memberikanmu waktu untuk memcari informasi yang aku minta.”

Hyena memutuskan teleponnya sebelum Jongki membantahnya.

 

>>deson<<

“Maafkan aku…” ucap Heechul saat berhadapan dengan Hyena, “aku terlalu takut.”

Heechul lalu maju selangkah kemudian memeluk Hyena dengan erat. Hyena terdiam saat mendapat pelukan dari Heechul. Ia tidak tau apa yang harus di lakukannya. Ia juga takut sama takutnya dengan Heechul. Tapi yang ia takutkan berbeda dengan yang Heechul takutkan.

Hyena memilih untuk membalas pelukan Heechul. Ia menepuk bahu Heechul perlahan. Mata Hyena kemudian tertarik ke sebuah mata yang menatapnya. Mata Kyuhyun.

Kyuhyun menatapnya dengan tatapan yang berbeda. Tatapan yang sulit diartikan. Tatapan yang entah kenapa membuat Hyena merasa sesak.

“Aku merasa ini bukan kau yang sesungguhnya, Yeosin-ah.” Ucapan Heechul menyadarkan Hyena, “Aku merasa kau berbeda.”

Heechul melepaskan pelukannya lalu menatap Hyena, “Aku tidak mempunyai apapun kecuali kalian. Tetaplah disisiku dan jangan berubah.”

Hyena mengerutkan keningnya, mungkinkah Heechul menyadari bahwa ia bukan istrinya??

 

>>deson<<

Jaesuk memandang putrinya yang masih tidak sadarkan diri. Ia tidak tau sudah berapa lama ia memanandangi putrinya tanpa mengucapkan apapun. Bukannya ia tidak ingin mengatakan apa-apa, ia ingin mengatakan semua hal yang ia ingin katakan. Tapi semua itu tertahan begitu saja.

Ia selalu ingin menjawab semua pertanyaan Hyena. Ia ingin menceritakan semua hal yang tidak pernah di ketahui Hyena. Tapi luka yang ia dapat 18 tahun yang lalu membuatnya selalu mengurungkan niatnya.

“Mengobrol dan membuat interaksi dengannya membuat dia lebih cepat tersadar.”

Jaesuk menoleh dan mendapati Kim Jongkook sedang memandangnya sambil melipat tangan.

“Sedang apa kau disini?” ucap Jaesuk dingin.

“Melihat keponakanku, aku dengar bahwa dia kecelakaan.” Jongkook mendekati Hyena lalu memperhatikan gadis itu dengan seksama, ia tidak peduli dengan tatapan Jaesuk yang mengancamnya agar tidak mendekati putrinya. Ia sedikit mengerutkan keningnya saat melihat wajah Hyena. Ia merasa ada yang janggal dengan wajah gadis itu, “Sudah berapa lama aku tidak melihatnya. Ia tumbuh dengan cepat atau tumbuh dengan situasi yang berbeda.”

“Apa maksudmu?” Jaesuk tidak pernah menyukai Jongkook sedikitpun. Pria itu yang pernah mengajak istrinya berselingkuh dan menyebabkan kematian putrinya. Orang yang sangat ia benci, tapi orang yang tidak bisa ia hindari keberadaannya. Kemanapun ia pergi dan apapun yang ia lakukan, Jongkook pasti mengetahuinya.

Jongkook melirik ke arah Jaesuk, “Kau masih ingat dengan ramalan itu bukan?? Sekeras apapun kau mengubah hidupmu, kau tidak bisa mengubah takdirmu.”

Satu hal lagi yang Jaesuk benci dari Jongkook adalah pria itu tau rahasia-rahasia besarnya dan tau kartu matinya. Pria itu tau cerita masa lalunya dan tau masa depannya.

“Pergilah jika sudah selesai.” Usir Jaesuk perlahan.

“Aku hanya menjalankan janjiku pada Mina. Janji bahwa suatu saat Hyena harus tau hal yang sebenarnya meskipun kau tidak  mengingikannya.” Jongkook mengulum senyumnya, “Hyena harus tau tentang ibunya.”

“Ibu apa yang kau maksud? Ibu yang berselingkuh dengan membawa anaknya sendiri? Seseorang yang berselingkuh di depan suaminya sendiri dan menelantarkan anaknya?”

Jongkook hendak membuka mulutnya, ia ingin membeberkan semua kenyataannya tapi ia mengurungkan niatnya. Jaesuk tau atau tidak, tidak akan mengubah apapun. Ia hanya akan memberitahukan kenyataan itu pada Hyena bukan pada ayahnya. Membersihkan nama Mina di mata anaknya.

“Suatu saat dia akan tau, sejahat apa ayahnya, dan kebenaran yang di rahasiakan oleh ayahnya. Dia akan tau, ramalanmu, takdir yang kau percaya dan kebohongan yang kau rangkai untuknya.” Jongkook menyunggingkan senyum miringnya sebelum ia meninggalkan Jaesuk.

 

>>deson<<

Kyuhyun merasakan hatinya terbakar saat melihat gadis musim gugurnya dan Heechul berpelukan. Ia merasa ada sesuatu seperti gas beracun dalam tubuhnya yang meledak kemudian meracuni seluruh saraf di tubuhnya. Ia ingin menarik gadis itu dari pelukan Heechul dan membawanya pergi. Heechul telah membuat gadis itu menangis dan sekarang ia memeluknya dengan mudah dan berkata maaf.

Kyuhyun hanya bisa mengepalkan tangannya saat melihat gadisnya membalas pelukan Heechul. Ia sudah tidak kuat lagi menahan sesak dadanya. Ia memutuskan untuk pergi dari tempat itu dan menelepon Victoria.

“Apa kau tau rasanya rindu?” tanya Kyuhyun pada Victoria sambil menatap cahaya bulan.

“Kupikir rasanya seperti insomnia.” Jawab Victoria santai, “rasanya seluruh badan sudah lelah tapi mata tidak bisa terpejam. Tidak bisa melakukan apapun kecuali diam dan mata untuk tertutup dengan sendirinya. Ingin bertemu dengan dia tapi tidak bisa, meski hanya dalam mimpi tapi terasa sangat susah. Hanya bisa menunggu tanpa kepastian.”

Kyuhyun mengagguk, “lalu bagaimana rasanya patah hati?”

“Ehmmm… seperti ada jerawat di wajahmu dan sangat mengganggu. Saat kau bisa mengatasi tanganmu untuk tidak menyentuhnya maka jerawat itu akan hilang dengan sendirinya, namun jika kau tidak bisa menjaga tanganmu dan membiarkan jerawat itu pecah karena ulahmu maka jerawat itu akan membekas diwajahmu. Begitu juga dengan patah hati, hanya kau sendiri yang membuatnya hanya kau sendiri yang bisa mengobatinya. Kau kenapa Quixian? Kenapa kau menanyakan ini?”

“Lalu apa artinya 7 tahun menunggu?”

Victoria mendesis, “Jadi kau jatuh cinta pada korbanmu? Jadi dia adalah gadis musim gugurmu? Quixian… harus mengerti dan memahami dirinya dulu. Kau harus tau apa yang ada di hati gadis itu. dan saat kau memahaminya dan mendapati dia bahagia dengan suaminya perlahan sakit hati itu akan hilang dan berganti dengan senyuman bahagia.”

“Lalu bagaimana jika dia tidak bahagia?”

Victoria terdiam sesaat kemudian berkata, “Kau lebih yang lebih tau.”

Kyuhyun menatap bulan sambil membayangkan gadis musim gugurnya itu. Ia masih ingat wajah khawatir dan takutnya saat gadis itu menggendong Yeohee. Ia ingat saat gadis itu meneteskan air matanya. Ia melihat wajah sendu gadis itu. Wajah sedih yang tidak pernah ia bayangkan selama 7 tahun ini.

“Yak~ ini punyaku.”

“Tidak ini punyaku.” Ucap Kyuhyun sambil menarik kaset game yang dinantikannya selama beberapa bulan terakhir. Kaset game limeted edition dengan harga yang sebanding. Harus rela menabung keras demi membeli kaset game itu dan sayangnya di Seoul hanya di jual di sebuah toko kaset dan seorang gadis kecil, mengambil kaset terakhir yang ia inginkan.

“Tidak. Aku yang mendapatkannya terlebih dahulu.”

“Kau bercanda. Aku duluan yang dapat.”

“Tidaaak…” gadis itu mendorong Kyuhyun lalu menarik kaset gamenya. Ia berlari ke kasir, “paman kaset gamenya aku beli.” Gadis itu menaruh uangnya di kasir lalu pergi.

Kyuhyun segera mengejar gadis itu. Tidak sulit untuk mengejar gadis itu.

“Yak~” ucap gadis itu saat Kyuhyun berhasil merebut kaset gamenya.

“Aku akan membelinya dua kali lipat.” Kyuhyun mengacungkan kaset gamenya tinggi-tinggi.

“Tidak aku tidak mau meski kau menukar nyawamu demi kaset itu.” gadis itu mendorong Kyuhyun.

Kyuhyun bisa menyeimbangkan badannya dengan baik. Tapi sayang kaset yang ia pegang terjatuh dan akhirnya malah terlindas oleh mobil.

Kyuhyun dan gadis itu menatap kaset itu dengan miris.

“Kau jahat.” Lirih gadis itu.

Kyuhyun menatap gadis itu dengan penuh penyesalan. Ia ingin meminta maaf tapi terburu terpotong oleh panggilan ponselnya.

“Yeob…” Kyuhyun hendak menjawab panggilan teleponnya ketika gadis itu merebut ponselnya.

Dengan tampang tidak berdosa gadis itu melemparkan ponsel Kyuhyun ke tengah jalan hingga ponsel itu hancur lebur tertidas mobil.

“Yak~ apa kau sudah gila.”

“Kita sudah impas.” Gadis itu menepuk tangannya seperti sedang mempersihkan kotoran di tangannya.

Kyuhyun geram ia lalu mencengkran baju gadis itu. Ia menarik gadis itu kehadapannya. Mata mereka bertemu. Kyuhyun dapat melihat dengan jelas mata gadis itu. Mata bulat yang indah. Mata yang tidak terlihat bergetar meski ia mengeluarkan tatapan yang sangat mengerikan. Gadis itu tetap pada pendiriannya, gadis itu tidak menyerah. Tipikal gadis yang tidak suka di tentang.

Gadis itu menarik ujung bibirnya membentuk sebuah senyuman. Kyuhyun merasakan dadanya berdebar dengan kencang. Senyum gadis itu sangat indah. Benar-benar sempurna dengan wajahnya yang sederhana.

Kyuhyun melepaskan cengkramannya. Ia tidak mau gadis itu melihat wajahnya yang memerah, “Kau berhutang padaku, kau harus menikah denganku.”

“Mwo??? Kau gila…” cibir gadis itu sambil berlalu

Kyuhyun tersenyum, ia melihat gadis itu pergi diiringi daun-daun yang berguguran, “Gadis musim gugur.”

“Songqian, apakah aku termasuk orang yang jahat?”

Kyuhyun menahan nafasnya sebelum mendengarkan ucapan Victoria, “Tergantung dari mana aku melihatmu.”

“Seseorang yang menikah dengan orang tidak di cintainya atau seseorang yang mencuri ide kompetitornya?”

“Dua-duanya terdengar sangat kejam.”

“Aku tidak punya pilihan.”

“Kau selalu punya pilihan lain, hanya saja kau tidak melihatnya.”

“Aku tidak ingin menyakiti siapapun. Tidak ingin menyakiti keluargaku sendiri dan menyakiti orang yang aku cintai. Tapi keduanya sangat menyakitiku.”

Kyuhyun bisa mendengar suara hembusan nafas halus Victoria.

“Songqian,” Kyuhyun menahan nafasnya sejenak, “Aku ingin mencintainya sekali saja, membiarkan diriku di sampingnya meski untuk sesaat, mengesampingkan fakta-fakta dianatara kami. Setelah itu aku akan diam.”

 

>>deson<<

Hongki memutuskan pergi ke rumah sakit saat ia mendapat kabar dari Heechul bahwa Yeohee masuk rumah sakit. Ia menemukan Heechul sedang duduk di depan kamar rawat Yeohee sambil menggendong Namhee.

“Hyung…”

Heechul menoleh, “Hongki-ya.”

“Bagaimana keadaan Yeohee?” Hongki melirik ke kamar rawat Yeohee, ia bisa melihat Yeosin yang sedang tertidur di sebelah Yeohee.

Heechul menggeleng, “dia kritis… dia terlalu banyak minum susu.”

“Bagaimana ini bisa terjadi?” Hongki duduk di sebelah Heechul.

Heechul memandang Namhee yang ada di pelukannaya, “Aku juga tidak mengerti. Yeosin sangat menyayangi Yeohee, tapi dia bisa berbuat seperti itu.”

“Hyung~”

Heechul menatap Hongki, “Aku tidak akan memaafkan siapapun yang melukai anakku.”

“Hyung~”

“Aku harus pergi ke luar kota, aku akan menitipkan Namhee pada Eomma untuk sementara waktu. Aku ingin kau mengawasi perkembangan Yeohee dan mengawasi Yeosin. Aku tidak tau kenapa tapi aku mulai curiga padanya. Dia berubah?”

“Berubah?”

“Aku tidak bisa menjelaskan hal ini padamu. Aku juga tidak mengerti. Kau lakukan saja dan berikan informasi sebanyak-banyaknya padaku.”

“Hyung, kau bisa percaya padaku.”

TBC…

Sinetron banget yah??? hhh bodoh ah~…

Previous Post
Leave a comment

16 Comments

  1. kimbyen

     /  September 3, 2011

    wah tambah seru aj, ih yeosin ny g bngun2 dr tmpt tdur, ksian ank mu… Ak tnggu klanjutanny🙂

    Like

    Reply
  2. huaaaahh, ternyata belum pada sadar?? mudahan aja yeosin pas sadar nggak pake amnesia😄
    sumfeh kasian tu sama si kembar, salah emak gitu ._. hihi nunggu part selanjutnya ajadeh yaa, penasaraan :3

    Like

    Reply
  3. vanny

     /  September 5, 2011

    kim joongkok itu om sparta yg di running man kan??

    welleh…welleh… ada yg patah hati nih hahahah *toel kyu*
    rahasia apalagi neh yg disembunyikan emaknya yeosin
    brarti boknya hyena branggapan putri pertamanya dah meninggal padhl belum ya??
    aduh..terlalu byk azas menduga-duga hahahaha…

    trus si ichul mau ngapain tuh??
    mau nyari yeosin yg sebenarnya ya??
    ennoh…… dia lagi asik2 tidur, kagak mau bagun2 hehehehe *ditoyor deson*

    Like

    Reply
    • heummm… om Jongkook itu -yg klo ketawa matanya g keliatan kkkkkk-
      nyari Yeosin yg sebenarnya hhhhh….
      Yeosin lg pulang kampung kkkkk

      Like

      Reply
  4. tivaclouds

     /  September 7, 2011

    Trnyata jaesuk sbnernya syg bgt ya sm hyena…
    heechul sama jaesuk kok g sadar2 juga sih. hyosin-hyena kan g kembar2 bgt..cuma dibilangnya mirip.

    Kasihan heechul ngrawat 2 anaknya sdgkan hyena g ngrti apa2.

    Deson…ditunggu next part ya~^^

    Like

    Reply
  5. annyeong reader baru ^^
    kesan pertama baca ff ini mendebarkan banget , eh lama kelamaan jadi mikir “itu om jaesuk sama anak sendiri kok ga bisa ngebedain , heechul juga lagi sama istri sendiri ”
    ah masih bingung (?)
    baca part sebelumnya dulu aja deh

    Like

    Reply
  6. Yahahaaaa baru nyadar castnya rata2 pemain running man. Kkkkkk~
    HaHa masuk dong. Jadi satpam aja juga boleh (eh?)
    Semakin seruuuuuuuuuuuuuu u,u tapi kayaknya ini pendek deh *efek keasikan baca jd dikatain pendek* haha😄

    Like

    Reply
  7. Aku menemukan Kyutoria moment disini.. *lirik Song Qian & Quxian* Kyuhyun curhat niy sama Vic. Omoooo~ dede kembar menjadi korban dari ketidakberesan Hyena, kasian..😦 Banyak hal yang membuat penasaran akan kelanjutan FF ini,, terutama berkaitan dengan masa lalunya Jaesuk trus asal muasalnya Hyena sama Yeosin yg sebenarnya. Ditunggu ahhh neng lanjutannya..😀 btw,, gadis musim gugur itu Hyena yaa?.. dan kyuhyun ngira kalo Hyena itu Yeosin.

    Like

    Reply
    • hhh… aku suka Kyutoria kkkk…
      masa lalu jaesuk ntar di ungkap kok kak, sama kayak identitasnya Hyena n Yeosin
      iya gadis musim gugur itu Hyena tapi Kyuhyun taunya klo Hyena itu Yeosin kkkk

      Like

      Reply
  8. wah Hyena mau ngeracunin anaknya bang icul nih.. he..
    gadis musim gugurnya kyu hyena kah???
    aku setuju sama komen diatas, ini pemainnya running man semua..
    ada Joongkok, Jaesuk, Joongki juga ikut he..

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

GEENIES

국민 꼬마 요정 || National's ELF

Rainbows Romance

My EverlastingLove

chaaanycha

It's all bout Teuki

Pumpkin & Orange

MinNeul's Home

More than words

Keep the memories through the harmony of words—♪

Strawberry Room

Get the berry!

%d bloggers like this: