» GEMINI « part 5

» GEMINI «

Cho Kyuhyun, Han Hye-Na, Han Yeo-Sin, Kim Heechul

Han Jaesuk, Cho Hyunsik, Park Mi-Na, Kang Daesung, Kwon Jiyong, Hwang Chansung, Song Jongki, Lee Hongki, Victoria Song.

 

– Part 5 –

Hyena berpikir sepanjang malam sambil memperhatikan Yeohee. Ia terus memikirkan perbincangannya dengan Jongki secara masak-masak. Mengudur sama halnya membuat masalah semakin parah. Ia harus membuat keputusan dengan cepat. Menikah dengan anak pemilik U-nix atau membuat Heechul menyuruh membuat proposal untuk ayahnya.

Opsi pertama sudah ia tolak ribuan kali. Ia tidak ingin menikah dengan orang yang tidak ia kenal. Dan opsi kedua, itu bukan pilihan yang gampang, Heechul bukan orang yang gampang di bujuk dan berkemauan keras. Ditambah lagi jika Heechul tau siapa dirinya yang sebenarnya. Dia bukan Han Yeosin, mungkin riwayatnya akan tamat. Ditambah lagi pada kenyataannya dia adalah putri tunggal pemilik Univers.

Hyena sudah selesai berkali-kali membaca diary Yeosin. Ia mencari cara ampuh untuk menakhlukan pemikiran Heechul. Hanya Heechul yang bisa menyelamatkan hidupnya. Hanya pria itu.

“Kau sudah makan?” Kyuhyun menyodorkan semangkuk ramyeon pada Hyena.

“Dari mana kau tau aku suka ramyeon pedas?” Hyena berbinar saat melihat ramyeon super pedas yang dibawakan oleh Kyuhyun.

“Kau menyukainya?”

Hyena menggangguk kemudian langsung melahap makananya tanpa basa basi lagi.

“Kau tau, kau tidak seperti seorang ibu yang sudah melahirkan dua orang anak.”

Hyena menghentikan aktivitasnya, “ya???”

“Kadang aku berpikir bahwa kau lebih pantas sebagai kakak Yeohee dari pada ibunya. Kau masih terlihat sangat muda.”

Hyena menghembuskan nafasnya lalu mengamati Yeohee yang masih tertidur. Ia ingat perkataan Jongki tentang Yeosin. Gadis itu seumur dengannya tapi sudah meraih gelar sarjana dan sudah memiliki dua orang anak. Seperti apa gadis itu, disaat orang lain menikmati masa muda, gadis itu lebih memilih menikah dan mempunyai dua orang anak.

“Yak~”

Hyena kembali menatap Kyuhyun.

“Jangan melamun lagi.” Kyuhyun menyungingkan senyumnya hingga membuat Hyena kembali merasakan sesak. Ia merasa jantungnya kembali berdetak dengan kencang dan sarafnya hampir lumpuh.

“Aku harus ke toilet.” Hyena  memalingan wajahnya yang mulai memerah

>>deson<<

 

“Ada urusan apa kau menemuiku??” Jongkook yang sudah terbiasa mendapat sikap sinis dari Jaesuk, hanya bisa tersenyum datar.

“Kau tidak merindukanku??” goda Jongkook diikuti oleh ciibiran Jaesuk, “Aku harus mengatakan sesuatu pada Hyena. Titipan ibunya sebelum meninggal.”

Jaesuk terdiam. Ia menatap Jongkook dengan seksama. Pria itu seolah mengatakan bahwa Mina baru meninggal beberapa bulan yang lalu bahkan sepertinya pria itu masih mengganggap Mina masih hidup.

“Apa itu??”

“Tidak perlu kau ketahui. Hanya Hyena yang wajib tau.”

“Kau menyebalkan.”

“Aku tidak ingin kau menutupi hal apapun dari Hyena. Aku akan menceritakan tentang kematian ibunya padanya langsung.”

Jaesuk mencibir, “Kau tidak perlu menceritakannya. Hyena sudah tau bila ibunya meninggal dalam kebakaran.”

Jongkook menatap tajam Jaesuk, “tapi kau tidak pernah menceritakan kenapa Mina ada di dalam gedung apartermen itu, bukan di rumah kalian.”

Jaesuk terdiam. Ia memang merahasian hal itu dari Hyena.

“Kau ingin membunuh anakmu sendiri. Mina pergi untuk menyelamatkannya dan…” Jongkook menggantungkan kalimatnya.

Jaesuk mengalihkan pandangannya seakan Jongkook itu adalah makhluk yang paling menyeramkan didunia monster.

“Kau ceritakan atau tidak tentang peristiwa itu. tidak akan membuat Mina hidup kembali. Tidak akan mengubah hidupnya.”

“Kau benar.” Jongkook nyengir, “tapi akan mengubah hidupmu.”

 

>>deson<<

 

“Aku tidak bisa berdiam diri disini terus.” Ucap Yeosin sambil mondar-mandir di kamarnya. Berkali-kali ia mencoba kabur dari rumah itu tapi usahanya selalu gagal. ‘ayah’nya benar-benar mengunakan bodyguardnya untuk mengawasinya.

Yeosin mengigiti jari-jarinya. Ia ingin bertemu dengan anak-anaknya, ia merasa sangat khawatir.

“Nona anda baik-baik saja?” Daesung masuk sambil membawakan makan pagi.

“Aku butuh udara segar?” Jawab Yeosin dingin.

“Anda ingin jalan-jalan ke taman?”

Yeosin menggeleng. Jalan-jalan di taman dengan pengawasan super ketat tidak akan bisa meloloskan dirinya dari penjagaan bodyguard. Ia butuh sesuatu yang dapat mengoceh para bodyguard itu.

“Kau bilang ayahku mempunyai perusahaan, harusnya aku mempunyai jabatan juga, iya kan??”

Daesung membelak tidak percaya, “tapi nona?”

“Aku bosan… aku butuh kegiatan.”

Daesung menggangguk, “Saya akan melaporkannya pada Tuan.” Daesung kemudian pergi meninggalkan Yeosin.

Yeosin tersenyum. Ia memeluk tubuhnya sendiri, “Namhee-ya, Yeohee-ya… Eomma meridukan kalian.”

 

>>deson<<

 

“Oppa kau tidak kerja??” Hyena mendekati Heechul yang sedang menggendong Yeohee. Keadaan Yeohee sudah jauh lebih baik. Ia sudah bisa merengek dan menangis, tapi selang infusnya belum boleh di copot.

“Sebenarnya aku tidak ingin berkerja, tapi aku selalu mempunyai ide yang brillian.” Ucap Heechul bangga.

Hyena ingin sekali muntah mendengar pernyataan Heechul, tapi ia tahan sekuat tenaga. Ia membutuhkan Heechul. Ia tidak boleh membuang-buang waktunya.

“Bagaimana dengan Univers?”

Heechul mengertukan keningnya, “Aku sudah tidak peduli. Kita masih bisa mencari klien yang lain dan membereskan masalah yang terjadi. Kita masih bisa hidup tanpa Univers.”

“Tapi aku tidak bisa hidup tanpa Univers.” Batin Hyena, “kau putus asa Oppa?”

“Tidak, tapi aku tidak ingin membuang tenagaku untuk sesuatu yang percuma.”

Hyena memutar otaknya. Ia menatap kedua bola mata Heechul dan mencari celah disana. Ia mencari kelemahan Heechul untuk membuat pria itu tunduk pada perkataanya. Ia mendapatkannya, “Demi Yeohee, buatlah proposal itu sekali lagi. Kita membutuhkan Univers setidaknya, untuk menutupi masalah penyabotasean jalur distribusi akhir-akhir ini.”

Heechul mengerutkan keninnya, “dari mana kau tau masalah ini?”

Hyena terbelak, “Akk… akku melihatnya di televisi.”

Heechul menaruh Yeohee ke tempat tidurnya lalu menatap Hyena curiga, “berita ini tidak pernah terekspose di televisi.”

Hyena meneguk ludahnya.

“Apa kau masih meminta Jiyong untuk melakukan hal ini?? Terus mengontrol perusahaan tanpa sepengetahuanku?”

Hyena menggeleng, “Anii~~ aku tidak bermaksud.”

“Bukankah sudah ku katakan aku tidak suka melihatmu berkerja. Cukup kau jaga Namhee dan Yeohee saja.”

“Tapi aku…”

Heechul melepaskan tatapannya, “Aku tidak ingin mendengar hal apapun lagi. Kau tidak boleh berkerja.”

Hyena mencibir, “baiklah jika itu maumu, asal kau mau membuat ulang proposalmu dan mengajukannya pada Univers. Jika di terima aku tidak akan mencampuri urusanmu lagi.”

Heechul kembali menatap Hyena tajam. Ia merasa ada sesuatu yang berbeda di pada prilaku istrinya. Keanehan-keanehan muncul dan kadang membuatnya bingung. Ia mencintai istrinya sangat, tapi jika melihat keadaan istrinya sekarang, perasaan cinta itu mulai pudar.

“Aku tidak mau…” ucap Heechul dingin

Hyena menatap Heechul tidak percaya.

 

>>deson<<

 

Kyuhyun menelusuri file yang di berikan oleh Victoria dengan teliti. Matanya menelusuri deretan angka itu dengan cepat. Ia tidak membutuhkan kalkulator atau alat penghitung lainnya. Ia hanya butuh matanya untuk melihat dan menghitungnya sendiri di dalam otaknya.

“Ku dengar calon tunanganmu masuk rumah sakit?” ucapan Victoria membuat otak Kyuhyun berhenti begitu saja, “dia tertabrak dan sempat tidak sadarkan diri.”

“Semua data akurat, tidak ada yang salah.” Kyuhyun mengalihkan pembicaraan, ia benar-benar tidak sedang ingin membicarakan hal lain selain pekerjaannya.

Victoria menghembuskan nafas panjang kemudian menatap Kyuhyun, “secara data memang akurat, tapi kenyataan yang ada tidak seperti itu.”

“Maksudmu?”

“Kau tau ayahmu melakukan kecurangan. Menyabotasean jalur distribusi. Ia bisa di pidana karena ini. Selain berimbas pada perusahaan kompetitor hal ini juga berdampak pada kesejahteraan rakyat. Ketidakstabilan jumlah barang dalam negeri terutama bahan pokok akan memicu berbagai pertanyaan dan kemudian menimbulkan banyak spekulasi. Kita tidak hanya berurusan dengan perusahaan kompetitor, tapi juga dengan pemerintah dan rakyat di seluruh negri.” Victoria mengambil nafas panjang, “jika itu terjadi, tidak hanya perusahaan tapi juga kita yang hancur.”

“Kau takut???”

Victoria menggeleng, “aku tidak takut. Jika aku kelihalangan pekerjaan ini. Aku bisa mencari lagi, jika aku tidak mendapatkannya aku masih bisa bergantung pada suamiku kelak.”

“Nickhun??” goda Kyuhyun.

Pipi Victoria bersemu merah, “tapi kau, jika mereka tau kau anak dari pemilik U-nix. Apa mereka masih mau memperkerjakanmu? Memulai dari awalpun tidak akan bisa. Karena nama baikmu sudah tercoret.”

“Kau memikirkan aku sampai sejauh itu?”

“Memangnya apa yang kau pikirkan?” kini Victoria balik bertanya.

Kyuhyun tersenyum, “Saat aku berhasil membuat Univers membuat kerjasama dengan kita, aku akan membawa gadisku ke New York dan hidup disana selamanya. Aku akan membuat keluarga kecil bahagia disana.”

Victoria melongo, “kau gila.”

Kyuhyun terkekeh, ia tidak bisa membayangkan bila mimpinya itu benar-benar terwujud. Mungkin Victoria benar, ia sudah gila.

“Lalu bagaimana dengan suami dan anak-anaknya?”

“Aku juga tidak keberatan jika dia ingin membawa anak-anaknya. Tapi sejauh yang kulihat dia tidak begitu mencintai suami dan anak-anaknya.”

Victoria meneguk ludahnya sendiri, “kau yakin? Tidak salah dengan penilaianmu??”

Kyuhyun menggeleng, ia lalu menyandarkan tubuhnya ke sofa dan melonggarkan dasinya, “Aku tidak pernah seyakin ini. Dari caranya menatap Heechul dan anak-anaknya, ia seperti orang asing. Ia lebih mirip dengan status adik ipar dari pada seorang istri. Tidak ada kata-kata sayang, tidak ada sentuhan-sentuhan khusus dan tidak ada tatapan intens yang dalam. Semuanya begitu biasa.”

“Aku penasaran dengan gadis itu.” Victoria melepaskan tatapannya dari Kyuhyun, “aku heran kenapa kau bisa begitu terbuai oleh dia. Padahal jika mendengar dari ceritamu dia tidak seperti gadis baik-baik.”

“Yak apa maksudmu??”

Victoria ikut menyandarkan tubuhnya di sofa, “pertemuan pertama yang diisi oleh pertengkaran, cerita tentang dia yang tidak bisa memasak dan menjaga anaknya sendiri. Aku heran kenapa dia bisa menjadi Miss Korea???”

Kyuhyun memandang Victoria, “yang aku herankan adalah kenapa informasi yang kau berikan padaku sangat bertolak belakang dengan kenyataannya.”

“Molla, mungkin informasi itu harus di edit lagi.”

 

>>deson<<

 

Jaesuk menatap putrinya yang sedang berdiri di hadapannya. Ia mencubit lengannya tidak percaya bahwa yang dihadapannya benar-benar putrinya. Hyena kecilnya ingin masuk kedalam perusahaannya, sesuatu yang jarang sekali terjadi. Mungkin kecelakaan itu membawa mukjizat bagi Jaesuk dan Hyena-nya.

“Apa kau yakin dengan keputusanmu?” tanya Jaesuk memastikan

Yeosin, gadis yang di hadapan Jaesuk menggangguk ragu. Ia tidak benar-benar yakin masuk ke perusahan itu, ia hanya ingin menciptakan sebuah kesempatan untuk lolos dari penjagaan ‘ayah’nya. Namun yang dilihatnya adalah seorang pemilik Univers. Pemilik barang yang hampir di gunakan 90% warga Korea bahkan luar negri. Seseorang yang membuat perusahan suaminya dalam keadaan kolaps.

“Kau tau, kau terlihat cantik seperti ibumu. Kau mirip sekali dengan ibumu, baik wajah, prilaku dan kesukaan. Tapi hari ini kau berbeda. Aku bisa melihat diriku didalammu. Itu membuatku sangat bahagia.”

Yeosin menunduk, ia bisa melihat foto seorang anak gadis di meja Jaesuk. Seorang gadis yang mirip dengannya tapi hati kecilnya berkata bukan, gadis itu tidak mirip dengannya tapi mirip dengan seseorang. Seseorang yang… entahlah …

“Hyena-ya… ku harap kau tidak melupakan malah perjodohanmu.”

“Ne???”

“Sebenarnya aku tidak ingin mengungkit hal ini, tapi… aku butuh jawabanmu.” Jaesuk menatap Hyena lekat-lekat, “Apa kau mau menikah dengan Cho Kyuhyun?? putra pemilik U-nix.”

Yeosin terbelak, U-nix. Ia kenal dengan nama itu. Itu adalah perusahaan kompetitor suaminya. Perusahaan yang sedang bersaing secara ketat, namun jelas tidak sebanding dengan perusahaan suaminya.

“Aku akan senang jika kau bisa menikah dengannya. Selain untuk perusahaan, ayah yakin dia adalah pemuda yang baik.”

Yeosin mengerutkan keningnya. Jika Hyena-anak perempuan pemilik Univers dan Kyuhyun menikah maka U-nix dan Univers maka secara otomatis membuat sebuah hubungan yang tidak tertulis antara dua perusahaan itu. Itukah sebabnya Univers terus mengulur waktu tentang proposal suaminya. Univers menunggu kepastian Hyena. Jika Hyena tidak menerima Kyuhyun maka Univers akan beralih ke perusahaan suaminya.

Yeosin bisa melihat kehancuran suaminya di hadapannya. Ia menggeleng. Air matanya terjatuh. Ia tidak tau apa yang harus ia katakan pada Heechul.

Jaesuk melihat ekspresi wajah Hyena berubah saat ia mengatakan tentang perjodohan itu. Hyena menggeleng dan terlihat sangat sedih. Ia tidak pernah melihat ekspresi Hyena yang seperti itu. Biasanya Hyena akan menolak sesuatu secara langsung bila ia tidak menyukainya. Mengatakan apa yang ia suka dan ia tidak suka, seperti ibunya. Bukan menyimpan segalanya didalam hati dan memikirkannya sendiri, seperti dirinya-ayahnya.

 

>>deson<<

 

“Iya… iya… iyaa…” Heechul menatap Hyena tajam, “jika itu bisa membuatmu diam.”

Hyena menyunggingkan sebuah senyum kemenangan. Okeh mungkin ini bukan dirinya sendiri. Bukan pribadinya yang suka turut campur urusan orang lain. Bukan kebiasaanya berbicara banyak pada orang yang tidak di kenalnya, bahkan memintanya melakukan sesuatu yang tidak masuk akal. Ini bukan dirinya. Ia sadar itu.

Ia belajar trik merayu Heechul dari diari Yeosin, bukan gayanya tapi ia mencoba. Ini untuk ayahnya. Pertama dalam hidupnya ia melakukan sesuatu demi ayahnya.

“Ini seperti bukan dirimu.” Lirih Heechul, Hyena hanya terdiam.

“Gomawo… Aku berhutang padamu, juga berhutang satu penjelasan padamu. Aku akan menjelaskan semuanya tapi tidak sekarang.”

“Kau berhutang banyak padaku, sikapmu, hal yang kau lakukan pada Yeohee, keanehan lainnya dan tentang Univers.” Tuntut Heechul satu persatu.

Hyena terdiam. Ia tau Heechul mulai curiga pada dirinya. Cepat atau lambat Heechul akan mengetahui semuanya. Ia hanya bisa mengulur waktu sampai saatnya tiba ia akan menjelaskan semuanya, “Akan ku jelaskan, nanti.”

Heechul memandang Hyena yang keluar dari kamar. Ia benar-benar tidak mengerti jalan pikiran gadis itu. Gadis itu sudah berubah, tidak seperti istrinya lagi.

 

>>deson<<

 

Yeosin memastikan tidak ada orang lain didekatnya. Ia meraih telepon lalu menghubungi Heechul. Ia mencoba beberapa kali menghubungi suaminya namun selalu mail box. Ia menghubungi rumahnya dan selalu sama. berakhir tanpa jawaban. Ia mengerutkan keningnya.

Ah~ mungkin Heechul sedang mencarinya.

Ia langsung menghubungi rumah mertuanya. Ia mengetukkan jarinya di meja karena tidak sabar menunggu jawaban dari sebrang.

“Yeobseo…”

Yeosin tertegun saat ibu mertuanya menggangkat telepon. Bukan suaranya yang membuatnya terkejut tapi suara dibelakangnya. Ia bisa mendengar Namhee meraung-raung.

“Eomma…” hanya suara itu yang berhasil keluar dari mulutnya.

“Yeosin-ah…” suaranya ibu mertuanya tidak kalah kagetnya, “bagaimana Yeohee, apa dia sudah baikan? Apa dia tidak apa-apa? Apa separah itu sampai dia harus dirawat dirumah sakit?”

“Rumah sakit?” tanya Yeosin semakin binggung.

“Heechul tidak mengatakan apapun saat mengantar Namhee, dia hanya bilang dia bahwa Yeohee sedang dirawat dirumah sakit. Kenapa dia Yeosin-ah? Eomma sangat khawatir.”

Fokus Yeosin terpecah menjadi dua, pada cerita ibu mertuanya dan pada tangis anaknya. Ia yakin bahwa Namhee sudah lama menangis. Suaranya menjadi serak dan lebih cempreng.

Yeosin merasakan lututnya melemas.

“Eomma~” ucapnya dengan suara bergetar, “bisakah aku bicara dengan Namhee.”

Yeosin merasakan pipinya basah. Apa yang terjadi pada anak-anaknya. Ia bisa mendengar tangis Namhee yang semakin kencang. Hatinya teriris.

“Namhee-ya… Kim Namhee, dengarkan Eomma sayang…” Namhee berhenti saat mendengar suara Yeosin, “Jangan menangis lagi sayang. Eomma menyayangimu. Tunggu Eomma… Eomma akan menjemputmu. Jangan menangis lagi ya sayang.” Kini bukan Namhee yang terisak tapi Yeosin yang terisak.

Ia tidak sangguplagi bahkan untuk menopang badannya sendiri. Pikirannya kalut. Anaknya suaminya dan segalanya bercampur menjadi satu.

Ia menyeret kakinya keluar ruangan. Ia tidak tau, kemana tapi ia harus menemukan Yeohee, ia harus melihat keadaan anaknya. Ia merasakan firasat buruk,tapi ia menepis semuanya. Ia mencoba untuk memakai logikanya.

 

>>deson<<

 

Hyunsik memandang Kyuhyun dengan mata berang. Ia tidak bisa percaya begitu saja dengan informannya mengenai anak laki-lakinya satu-satunya. Tapi, ia tidak bisa berkata apa-apa lagi saat hal yang ditutupinya benar-benar terjadi.

“Jadi kau ingin mengatakan bahwa kau menolak Han Hyena demi perempuan yang sudah menikah dan memiliki dua anak.” Ucap Hyunsik seakan tidak percaya, “kau benar-benar sudah gila.”

“Aku mencintainya, Appa.”

Hyunsik mencibir, “cinta? Kau tidak usah berlagak sok tua, seakan kau tau apa itu cinta.”

“Tapii…”

“Aku sudah memberimu kesempatan, menikahi Hyena atau mencuri ide Max dan kau menyiakan keduannya. Lalu apa lagi yang harus aku percaya darimu. Kau benar-benar membuatku kecewa.”

“Kita tidak bisa seperti ini terus Appa. Bergabung dengan Univers bukan hal yang baik untuk kita.”

Hyunsik mengeram, “Ya~ kau….”

Kyuhyun bergerak mudur. Ia tau ayahnya sangat marah. Ia pernah merasakan amarah ayahnya saat kecil. Sejak saat itu ia tidak pernah membantah ayahnya. Tapi kali ini, ia benar-benar tidak bisa melakukan apa yang ayahnya minta.

“Kau benar-benar mengecewakanku, Hyun.” Lirih Hyunsik

“Memarger dengan Univers berarti membawa kehancuran Univers secara perlahan. Kau tau bahwa keadaan kita sudah tidak dalam keadaan yang cukup menguntungkan Univers. Terlalu banyak beban yang akan di tanggung Univers.“

Hyunsik terdiam sesaat, “Kau benar Hyun, analisismu terlalu akurat. Tapi kau selalu berasumsi pada alasan kedepan bukan sekarang. Itulah kekuranganmu. Setidaknya, lakukanlah yang bisa kau lakukan hari ini bukan untuk masa depan tapi untuk hari ini saja.”

Kyuhyun masih mencerna kata-kata ayahnya ketika ia melihat ayahnya mengeluarkan sebuah pistol dari laci kerjanya.

“Semua yang kurencanakan harus berjalan dengan semestinya atau aku akan melakukan semuanya sendiri. Menyingkirkan kompetitorku untuk selamanya.”

“Abeojiii~” Kyuhyun terbelak…

“Lakukan tugasmu jika kau tidak ingin aku melakukannya untukmu.” Ucap Hyunsik dingin.

 

>>deson<<

 

“Cho Kyuhyun sudah menyutujui perjodohan ini.” Ucap Daesung sambil menyerahkan secangkir kopi pada Jaesuk, “mereka juga sudah menawarkan tanggal yang bagus untuk pernikahan.”

“Kapan yang terdekat?”

“Tanggal 9 di akhir pekan nanti.”

“Siapkan seluruh pesta pernikahan dan undang orang-orang terdekat.”

Daesung menatap tuannya tidak percaya, “Tuaann… apa kita harus memberi tahu nona?”

Jaesuk menggeleng, “Dia akan menyetujuinya.”

Daesung membungkuk lalu mudur secara perlahan.

Setelah Daesung pergi Jaesuk menghirup kopinya kemudian meneguknya secara perlahan. Ia tau Hyena tidak akan menolak pernikahannya kali ini. Ia merasa Hyena berbeda dari Hyena yang sebelumnya. Entah kenapa tapi ia yakin sekali bahwa ia melihat dirinya dalam diri Hyena sekarang.

Lagipula ia memang tidak bisa menolak permintaan Hyunsik. Persediaan di gudang semakin menumpuk dan sudah menelan banyak kerugian. Ia harus menemukan distributor yang handal dan pilihan itu jatuh pada U-nix.

 

>>deson<<

 

“Kau yakin dengan pilihanmu?” tanya Victoria pada Kyuhyun. Victoria tidak percaya saat gosip bahwa Kyuhyun akan menikah dengan Hyena merebak di kantor. Victoria tau bahwa Kyuhyun akan mempertahankan apa yang ada di otaknya tidak peduli dengan yang lainnya. Tapi saat mendengar kata “IYA” dari Kyuhyun ia tidak percaya bahwa yang di hadapannya benar-benar Kyuhyun.

Bukan Kyuhyun yang akan membantai semua debat yang menghujamnya. Bukan Kyuhyun yang akan berteriak jika tidak suka. Bukan Kyuhyun yang akan mengejar apa yang disukainya.

Kyuhyun yang ia lihat sekarang adalah Kyuhyun yang sedang terpenjara dalam sel yang tidak terlihat. Ia sedang menunggu seseorang menjatuhkannya ke dalam neraka.

“Kau bisa mengubahnya? Itu kan yang kau katakan dulu.”

“Ada apa denganmu? Bukankah dulu kau yang ingin aku memikirkan masalah ini panjang lebar?” Kyuhyun menyungut.

“Iya tapi tidak juga melakukan semua yang ayahmu katakan.”

“Aku tidak bisa merubah semua ini. Pilihanku hanya bisa memperburuk keadaan.”

Victoria memeluk Kyuhyun dengan erat, “Jika kau tidak bisa mengubah semua ini, maka harus ada seseorang yang mengubahkannya untukmu.”

Kyuhyun terdiam.

“Setiap orang mempunyai pilihan bukan, dan jika bukan kau yang memilih biarkanlah orang lain yang memilihannya untukmu dengan begitu kau bisa membuat satu pilihan lagi. Kau bisa mengubahnya Kyuhyun-ah.”

Kyuhyun menggangguk, ia mengerti maksud Victoria.

 

>>deson<<

 

Kyuhyun menggenggam file yang akan di presentasikan oleh Heechul pada Univers. Ia sudah membobol laptop Heechul dan menyedot semua datanya. Ia hendak melangkah pergi dari rumah Heechul ketika ia melihat Hyena sedang membaca di taman belakang.

Kyuhyun menatap Hyena untuk beberapa saat. Ia menyenderkan tubuhnya sambil melipat kedua tangannya di dada. Ia memperhatikan gadis itu dengan seksama. Ia memang bukan gadis yang biasa, dia bahkan tidak terlihat peminim tapi entah kenapa dia terlihat sangat cantik.

Kyuhyun mendekati Hyena kemudian duduk di sebelah gadis itu. Hyena menoleh kemudian melanjutkan bacaannya.

“Boleh aku bertanya padamu?”

“Hmm…” jawab Hyena acuh.

“Apa artinya Heechul Hyung bagimu?”

“Tidak ada.”

Kyuhyun menatap Hyena sesaat. Ia tau gadis itu tidak sedang berbohong, “Lalu kenapa kau menikah dengannya?”

Hyena melepaskan tatapannya dari buku kemudian menatap Kyuhyun, “Ada sesuatu yang tidak beralaskan tapi harus di kerjakan. Kau mungkin tidak setuju dengan pendapatku. Tapi aku tau apa yang aku lakukan.”

Kyuhyun menautkan kedua alisnya, “bagaimana jika…”

“Jika? Seadainya?? Dua kata itu hanya akan terucap dari seorang pemimpi. Dan kita sekarang bukan di alam mimpi.”

Kyuhyun melirik buku yang ada di tangan Hyena. Fantasi. Kyuhyun mengambil buku itu kemudian membaca bagian yang sedang di baca Hyena. Ia terkekeh saat membaca kata-kata yang sama dengan kata yang di ucapkan Hyena.

Gadis itu tidak mempunyai alasan untuk menghindari dirinya. Ia juga tidak tau alasan kenapa gadis itu selalu menghindarinya.

“Aku bukan tipe orang yang agresif. Juga bukan tipe orang yang gampang menyerah. Tapi untuk kali ini. Cup…” Kyuhyun mencium bibir Hyena dengan singkat, “Aku ingin mengingat hal ini saja.”

Kyuhyun menyerahkan buku Hyena lalu pergi dari tempat gadis itu. Ia akan menyelesaikan tugasnya dulu kemudian kembali ke sisi gadis itu. Ia akan menjelaskana semua pada gadis itu dan ia yakin gadis itu akan mengerti.

Hyena memegang bibirnya yang masih terasa hangat. Ia tidak menyangka bahwa Kyuhyun akan menciumnya.

 

>>deson<<

 

Heechul menatap sebuah undangan pernikahan yang yang terselip di antara surat-surat untuknya. Ia mendecak saat melihat nama yang tertera dalam undang itu. Han Hyena dan Cho Kyuhyun. Ia sudah menduga bahwa hal ini akan terjadi.

Tapi bukan itu yang membuatnya gelisah. Tapi hal lain. Masih teringat jelas di otak Heechul saat ia melihat Kyuhyun mencium istrinya. Ia tau sesuatu telah terjadi diantara mereka. Sejak kedatangan Kyuhyun istrinya menjadi berubah. Pergi berduaan ke lotteword saat Yeohee di rumah sakit, serig berduaan saat menjaga Yeoshee belum lagi tatapan misterus Kyuhyun saat menatap istrinya. Dan kini ia tau jawabannya.

Belum lagi saat ia mendapati laptopnya telah di curi.

Siapalagi jika bukan Kyuhyun. Heechul merasa menjadi orang yang paling bodoh sedunia. Mempercayai Kyuhyun, mempercayai istrinya dan sekarang masihkah ia harus percaya bahwa usahanya akan baik-baik saja??

Heechul melemparkan undangan itu kesembarang arah. Ia benar-benar kecewa.

“Bagaimana? Apakah kau sudah mendapatkan ide??” Heechul melihat istrinya berjalan kearahnya sambil membawa teh.

“Kenapa kau terus menjejaliku dengan hal yang seperti itu.” Heechul geram.

“Aku hanya ingin yang terbaik untuk kita.”

“Untuk kita???” Heechul mengulangi kata-kata istrinya, “atau untukmu?”

Heechul menyunggingkan senyumnya saat melihat istrinya dengan wajah membeku.

“Bukankah aku sudah bilang padamu, bahwa aku hanya mempunyai kau. Jika aku kehilangan kau maka aku akan melepaskan segalanya untuk mendapatkan kau. Tapi kali ini sepertinya aku salah. Aku harus melepaskanmu.”

“Maksudmu?”

“Jika kau takut kita miskin maka pergilah. Carilah pria yang lebih kaya.” Heechul menunjuk undangan yang di lemparnya tadi.

Hyena melihat arah lirikan Heechul ia kaget saat mendapati sebuah undangan dengan namanya dan Kyuhyun. Cho Kyuhyun. Tanpa pikir panjang lagi ia langsung berlari ke luar. Ia harus memastikan sesuatu pada ayahnya.

Heechul kaget saat melihat Hyena pergi dari hadapannya sambil membawa undangan itu. Ia segera mengejar Hyena. Seribu pertanyaan mampir kedalam pikirannya. Tidak mungkin kan jika Hyena menghalangi Kyuhyun untuk menikah. Istrinta tidak mungkin jatuh cinta pada lawan bisnisnya.

TBC…

Panjangkah????? klo kepanjangan di last part mau di pendekin heheeee… g kerasa udh hampir mau udahan heheheeeeee….

Previous Post
Leave a comment

18 Comments

  1. first?
    Eoni-ya part’a bgus bgt.
    Impian kyuhyun sderhana bgt ‘membuat keluarga kecil dan bhagia’ aigoo sya trharu.
    Salam kenal deson eonni.
    Victoria eonni dsni krakter’a q suka, biasanya author lain d0minan bkin dia jd 0rng ke3 tp deson e0ni enggak.
    Daebak.

    Like

    Reply
  2. tivaclouds

     /  October 21, 2011

    Waahh…udah puncak konflik ini. Penasaran sama endingnya…

    next part jangan dipendekin dewi…enak panjang gini aja, puas bacanya =D

    Like

    Reply
  3. vanny

     /  October 21, 2011

    kyaa…………….. kasian amat ya heechul ama yeosin..
    masih tetep ya ada rahasia yg belum terungkap
    heh?next dah last pat ya?? *nods nods*
    makin penasaran deh hehe

    Like

    Reply
  4. part 5.part 5??!! sprti.y udh masuk ke konflik nihh..
    heechul sma yeosin kasian yahhh
    sabar oppa eonni~~
    wahh~ gk sabar nunggu part.6 kkekek

    Like

    Reply
  5. Nggaakk nggak kepanjangan tapi bikin gemes! sumpah aaaaaa gemes banget sama hyena nya, sama bapaknya aigooo besok last part onn?? hyaaaa mudah”an bisa clear masalahnya terus mereka bisa hidup happily ever after ><

    Like

    Reply
  6. gak salah aku main kesini ternyata dah ada ff nie..
    Heechul tau semua hubunngan Hyena maKyu tp gak ngomong apa-apa ma Yeosin gadungan (Hyena)…
    tetah aku suka part ini lebih gamblang

    Like

    Reply
  7. wah tambah seru + tegang aja ni cerita…
    duh penasaran banget deh lanjutannya kaya apa…

    Like

    Reply
  8. kimbyen

     /  October 22, 2011

    thor, karakter heechul aku suka bgt…..imajinasi ku d ff ini heechul keren n’ ganteng bgt bgt bgt……

    Like

    Reply
  9. utit

     /  October 23, 2011

    jadi g sabar ama next part.
    Selamat anda berhasil membuat saya makin galau ama ending ceritanya.
    Deson,hwaiting !!!

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

GEENIES

국민 꼬마 요정 || National's ELF

Rainbows Romance

My EverlastingLove

chaaanycha

It's all bout Teuki

Pumpkin & Orange

MinNeul's Home

More than words

Keep the memories through the harmony of words—♪

Strawberry Room

Get the berry!

%d bloggers like this: