For My Little Fishy

For my Little Fishy…

Aku membaca sebuah novel kemudian terdiam di salah satu halamannya. Kata-kata pada novel itu sangat sederhana tapi entah kenapa sangat menohok perasaanku. Mungkin bagi orang lain kata-kata itu kata-kata biasa tapi bagiku, kata-kata biasanya bisa membuatku terdiam dan merenungi hingga berjam-jam lamanya.

Apa kata-katanya?? Tulisannya seperti ini “Mereka itu akrab tapi tidak saling mengenal kebiasaan masing-masing.”

Jujur aku tersinggung dengan kata-kata itu. Orang lain mungkin akan berkata, kita itu dekat karena saling bersama tapi pada kenyataan kita tidak mengenal pribadi satu sama lain. Mungkin itulah yang membuat hubungan kita sekarang merenggang.

Hmmm… coba aku ingat sosokmu di kepalaku.

Pertama kali kita bertemu. Hahaaa… aku tidak tau kapan. Jujur aku bukan orang yang mudah akrab dengan orang lain. Kita dalam ruangan yang sama selama berminggu-minggu lamanya. Aku dengan teman-temanku dan kau dengan teman-temannya. Aku hanya tau kau adalah teman dari temanku dan itu sudah cukup.

Kau dan aku sama-sama pemalu untuk membuat hubungan yang baru.

Lalu tanpa sengaja aku mendengar kau membicarakan tentang sebuah grup yang ku suka. Okey, bukan yang aku suka tapi aku menyukai salah satu personilnya dan akhirnya pembicaraan mengalir dengan lancar.

Kau pendiam saat berada di sekitar orang yang tidak kau kenali tapi kau bisa menjadi sangat cerewet di tengah orang yang kau kenal.

Aku kadang berpikir… apa kau tidak kehabisan nafas saat bicara sesuatu yang panjang lebar.

Kau menceritakan ini dan itu tanpa aku minta. Jika aku melontarkan satu pertanyaan kau akan menjawab dengan panjang sepanjang panjangnya.

Jika kita bertemu kau akan menceritakan apa yang terjadi dan yang kau alami. Kau akan memberi tahuku berita-berita terupdate, tanpa aku tanyakan lebih dulu. Kau juga sering memberikan lelucon garing yang sebenarnya tidak lucu tapi pada akhirnya aku tertawa. Entah kenapa aku tertawa aku tidak tau. Tapi aku nyaman. Saat itu.

Kau bahkan terus mengajak bicara jika tidak bisa tertidur hingga kau diam dan terlelap.

Kau dengan ayahmu. Kau tidak menyukai anak kecil tapi kau ingin mempunyai anak laki-laki.

Kau senang membaca, kau mudah bosan, kau menyukai eskrim apalagi jika sedang stress, hingga radangmu kambuh. Kau juga cengeng meski tidak secengeng aku.

Kau mempunyai radang.

Kau akan tertidur dengan posisi yang aneh.

Kau akan memilih film horor dari pada film tentang binatang. Dan kau akan berbicara sepanjang pemutaran film.

Kau akan memberikan sebiah video padaku dan trus bercerita tentang video itu hingga aku tau isi video itu tanpa menonontonnya sama sekali.

Aku tau cinta pertamamu, orang yang kau suka.

Kau selalu mengatakan kau menyukai warna biru tapi kau selalu memberi barang yang berwarna hijau.

Kau tidak menyukai Seafood. Kau akan menyisihkan kulit jika makan ayam. Kau tidak suka minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin.

Kau tidak suka susu coklat.

Kau tidak pernah tahan melihat tas.

Kau juga sering alergi jika berada di tempat baru. Tangamu akan memerah dan rasanya gatal.

Kau plin-plan dan terkadang membuatku pusing. Tapi aku tidak mempermasalahkannya toh selama aku bisa aku bisa melakukan apa yang kau mau.

Kau tidak suka menunngu dan kau pernah berkata padaku bahwa kau juga tidak mau di tunggu.

Rasa penasaranmu tinggi dan kadang kau selalu ingin tau dan cenderung ‘agak’ mencampuri urusan orang lain.

Kau tidak sabaran. Kau akan ketus pada orang yang tidak kau sukai. Kau akan gampang marah tapi kau tidak bisa marah padaku. Aku selalu bisa membuatmu tersenyum, seburuk apapun perasaanmu setidaknya hanya untuk membuatmu sedikit tidak terlalu buruk. Tapi itu dulu…

Aku pernah bertanya padamu, apa yang akan kau lakukan jika seseorang melakukan suatu kesalahan. Lalu kau menjawab, bahwa kau akan marah pada orang itu. Aku terdiam saat itu. Bagaimana jika aku membuat sebuah kesalahan???

Hmmm…

Kau tidak terbiasa bicara di depan umum, itu terlihat saat kau maju di depan kelas dan bicara dengan lantang. Suaramu akan terdengar berat dan serak dan tidak terdengar seperti suaramu.

Jika kau tidak nyaman dengan keadanmu akan mengerutkan hidung sambil menarik napas.

Kau juga akan sering mengedipkan mata sambil mengerjutkan wajahmu jika bicara pada orang yang tidak terlalu kau kenal. Lalu kau akan bicara panjang lebar jika sudah nyaman.

Kau pernah mengalami kecelakaan motor dan menyebakan kau luka. Aku tidak tau separah apa keadaanmu saat itu hingga efeknya sekarang kau harus berobat ke dokter saraf untuk melihat efek samping kecelakaan itu.

Aku tidak tau apa yang salah dengan tubuhmu tapi aku bisa melihat kau akan terus menggeleng-gelengkan kepalamu jika dalam keadaan tertekan. Bukan sekedar menggelengkan kepala tapi aku tau kau tidak sadar melakukannya. Aku tidak tau rasanya tapi aku melihat bahwa kau sangat tertekan hingga tertidak terlihat terkontrol dengan baik.

Tapi semua itu hanya kau dalam pandanganku. Aku tidak pernah tau isi hatimu dan apa yang ada di pikiranmu.

Kau melakukan suatu kesalahan. Aku marah??? Tidak. Tapi sebagai manusia aku kecewa. Kau meminta kesempatan dan memintaku bersikap seperti dulu. Aku mengabulkan tapi dengan syarat aku tidak mau memulainya terlebih dahulu. Kau menggangguk.

Jika ada yang berkata bahwa luka yang berasal dari kepercayaan yang telah pupus hanya bisa di ganti oleh 17 kebaikan hingga akhirnya kepercayaan itu bisa muncul sekali lagi.

Aku tidak butuh 17 kebaikan. Aku bisa dengan mudah melupakan semuanya tapi aku tidak mau memulainya. Terserah padamu. Kau diam dan aku juga diam. Kau bicara padaku dan aku akan bicara padamu.

Aku egois??? Aku mencoba mengubur egoku dengan susah payah. Kau tau!! Aku bahkan menyakiti diriku sendiri. Tapi kau tidak menggunakan kesempatan yang ku berikan dengan baik.

Apa keegoisanku menutup kedua mataku tentangmu?? Tentangmu??? Apa aku mengenalmu??? Dari semua hal yang aku ceritakan, ku rasa aku bukan termasuk orang yang mengenalmu dengan baik. Aku tidak mengenalmu dengan baik.

Aku tidak tau apapun tentangmu…

Yeah… kita memang dekat tapi kita tidak mengenal satu sama lain.

Apa kita bisa kembali dekat seperti dulu???

Mungkin kini aku tau jawabannya seperti apa… aku terlalu malas untuk membuat sebuah hubungan baru… karena toh apa yang mau dimulai jika semuanya pernah berjalan di tempatnya dan belum berakhir.

Dan aku tau kau tidak pandai membuat suatu hubungan baru.

-No comment for this post-

Previous Post
Leave a comment

5 Comments

  1. boleh kah aku memberi smua sbuah komen?
    hehehe tanpa u pbolehkan pun aku akan tetep komen. kamu tau it.
    aku tak tau klo kau bgtu memperhatikan si little fishy it.
    Dr smua yg u critain org bodoh pun jg akan tau bahwa kau org bgtu phatian n seorang tmen yg sangat baik.
    kau tau aku menangis saat membca postingan ini..
    hehehe memalukan mngaku menangis seperti ini padamu.

    kalo boleh jujur,saat kau mncritakan pdaku ttg kata” yg kau bca d novel it aku jg memikir hal yg sama seperti yg kau pikirkan.

    menurutku kau lebih mengenal si little fishy it dr pd dirinya sndiri.
    mungkin bahkan dy tak sadar klo dirinya sering melakukan hal” yg kau tulis it.

    kau jg tau bkan klo dy org yg sulit untuk memulai hubungan yg bru,sama sepertimu.

    Dy pernah bcrita padaku,
    dy ingin smua kmbali seperti smula.
    dy menyesal sudah membuatmu kecewa.
    dy jg bilang padaku klo dy mencoba memperbaiki smua, tp dy tlalu takut kecewa.
    hahaha.. aku ingin ttawa ketika dy mncritakan hal it padaku.
    Kenapa? karena justru dy yg tlah membuatmu kcewa tp dy jg takut dkecewakan.. Lucu bukan?

    suatu kali dy merasa apa yg akan dy lakukan akan pcuma.
    kenapa? dy membaca mention trakhirmu untuknya dtwitter.
    Dy beranggapan bahwa kau tidak mau membuka diri kembali untuknya.
    Dy bilang mention it sangat sederhana, hanya tdiri dr 3 kata tp it mbuat hatinya terluka.
    mungkin luka it tak separah luka yg kau trima dr nya.
    tapi kau tau bkan dy jg tipe orang yg sangat sensitif,sama sepertimu.
    itu lah kenapa dy tdk menggunakan ksempatan yg u berikan sebaik mungkin.
    Dy memang seorang pengecut n org yg mudah menyerah bukan?
    benar” tipe org pesimis. Dy tlalu takut untuk memulai bicara dulu dgn mu.

    aku bener” iri dgn little fishy it,
    knp dy bgtu bodoh menyia”kan temen sebaik dirimu.
    aku harap hubungan kalian kmbali seperti dulu.

    hmm.. aku tnyata aku tlalu bnyak bceloteh dsini.
    mianhae..
    “kau benar kata maaf it lebih mudah dketik drpd diucapkan”

    Like

    Reply
    • ‘AKU’ dsini bkan seorang pandai yg mengungkapkan hatinya kau tau itu… tp dia juga bkn org bertindak tanpa berpikir

      3Kata itu…
      Mungkin Heechul akan sangat merindukan donghae karena beberapa hal… tapi apakah heechul akan mengatakannya??? Tentu sja tidak
      Alasannya mudah, karena mereka tidak pernah menggunakan kata itu secara SERIUS dan yang kedua rasanya janggal menggunakan kata RINDU padahal mereka dalam kota yang sama, tempat yg sama, ruangan yg sma dan dng pikiran yg sama… masih bisa melakukan yg sama…

      Yeah apa gunanya niat bila tdak d jalankan… ucapan itu hanya bisa membuat 5% org percaya sisa kepercayaan itu bisa d capai dgn usaha membuktikan dgn perbuatan…
      Bgaimana ‘AKU’ bisa mempercaimu jika, kau sendiri tidak percaya padanya… sikap pesimismu yg menunjukan… kau sendiri ragu padanya

      Seperti memperebutkan pepesan kosong… ushamu tidak berguna…

      ‘Aku harap hubungan kalian bisa seperti dulu’
      Dia masih berdiri di tempatnya dan masih menatapnya
      Jika kau mengenalnya, kau akan menemukan dia di tempat terakhir kau meninggalkannya…
      Dia masih sama… dia akan berjalan disampingmu lagi dan dia akan mencoba mengimbangimu jika kau datang dan berjalan d sampingnya sama seperti saat yg kau inginkan

      Dia memberimu pilihan dan hanya kau yg bisa memilih dan kau tau… setiap pilihan ada resikonyaa

      Like

      Reply
  2. …..aku cuma bisa speechless.
    ini keren. omg.
    hwaiting~

    Like

    Reply
  3. gallagher girl

     /  February 12, 2012

    *hening*
    mo ngomong apa ya?
    jika aku punya teman yang memperhatikanku segitunya, aku pasti senang
    meski orang itu terlihat diam, tapi dia selalu memperhatikanku
    tetapi, aku pikir seberapapun teman itu merasa telah mengerti siapa diriku, mungkin sebenarnya dia tidak tahu apapun
    maaf yg tulus tuh susah banget ya…
    aku tidak bisa memulai sebuah hubungan…
    kecewa pada orang lain pasti pernah, tapi apa kita akan terus kecewa? apa kita akan diam saja? meski hubungan itu sudah ada, namun apa salahnya kita membangkitkan kembali hubungan itu. kita kan tidak boleh memutus silaturrahmi, jika hubungan itu dalam jalan yg tidak salah
    eon, aku pernah dikasih tahu kalo kita kecewa dan ingin membenci seseorang, maka ada 4 hal yg harus dilakukan.
    pertama, lupakan kebaikan kita padanya. kedua, ingatlah kebaikan kita padanya. ketiga, ingatlah kesalahan kita padanya. keempat, lupakan kesalahan kita padanya. Jika smua itu dilakukan, kita bisa menjadi tidak jadi untuk membencinya.
    kedua orang itu dekat karena punya kesamaan yg disuka? aku juga punya temen karna berawal dari hal yg disuka. yg awalnya hanya orang asing sekarang dah kuanggap jadi salah satu orang yg penting.
    haaah…ya alloh…komenku *liat ke atas* nggak kecontrol lagi mana nggak penting+nggak nyambung lagi!
    ck…ck..ck… kapan sih aku bisa ngomong yg penting ma nyambung ma cerita?
    selalu nggak kecontrol…panjang, berarti apa yg diomongin dina bener ya…
    maaf ya eon…

    Like

    Reply
    • Bacalah secara perlahan… >>> tidak bisa memulai sebuah hubungan artinya bukan tidak mau membuat suatu hubungan tapi hanya tidak ingin memulainya…
      itu adalah perjanjian MEREKA… DIA minta maaf sama AKU dan minta hubungan mereka sama seperti dulu… AKU setuju tapi AKU bilang klo dia ga mau mulai dan DIA setuju…/sebebernya saya sendiri ga setuju tentang hal ini tapi itukan masalah mereka/
      AKU bersikap biasa… sama seperti MEREKA sebelum kenal… sebelum kenal mereka hanya teman sekelas yang gak bakal ngomong klo ga ada yang penting… gak da berangkat bareng… ga da pulang bareng… TAPI AKU tidak akan menolak bicara jika DIA mengajaknya bicara…

      Kenapa si Aku ini melakukan hal ini??? karena AKU disini Sayang sama DIA… Aku pengen Dia berubah menjadi yang terbaik… Mungkin DIA boleh ngecewain AKU tapi DIA gak boleh ngecewain orang lain. Mungkin AKU boleh ga percaya sama DIA tapi bagaimana jika orang-orang tidak percaya sama DIA????

      Tapi sepertinya DIA lupa bagaimana MEREKA dulu… DIA pikir AKU ga bisa maafin DIA. Padahal AKU-nya udah biasanya… Dan AKU kecewa lagi karena DIA pikir AKU ga maafin DIA… Cuma karena pikiran itu, Sejujurnya AKU kesel… DIA berpikir begitu…tanpa tau keadaan sebenernya…

      Mungkin klo saya Jadi AKU saya sudah mencaci Dia dan mendaprat DIA dengan Surat Resign… Tapi AKU berpikir lain… Kata-kata cacian hanya akan masuk lewat telinga kanan dan keluar lewat telinga kiri… AKU ingin berubah… AKU pengen DIA tidak hanya berjanji tapi bisa membuktikan omongannya… AKU pengen DIA bisa menjadi Orang yang bisa lebih DIPERCAYA…

      Yeah… saya sendiri.. gak sepenuhnya setuju sama mereka… tapi setiap orang punya ego masing-masing… privasi bagi diri mereka sendiri… mungkin teman hanya bisa memberikan saran… selebihnya dirinya dirinya yang dapat merubah hidupnya…

      Note: Ketika seseorang sudah tidak percaya padamu… mereka akan meninggalkanmu perlahan…
      makanya jaga kepercayaan itu… apalagi kepercayaan kedua orang tua, sahabat, masyarakat dan orang-orang yang memberikannya padamu… meskipun susah… tapi suatu saat kalian pasti akan tau jawabannya…

      Like

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

GEENIES

국민 꼬마 요정 || National's ELF

Rainbows Romance

My EverlastingLove

chaaanycha

It's all bout Teuki

Pumpkin & Orange

MinNeul's Home

More than words

Keep the memories through the harmony of words—♪

Strawberry Room

Get the berry!

%d bloggers like this: