Pandora Key #6

-PANDORA KEY’S-

Bagian 6

 

“Aku pergi bukan berarti meninggalkanmu, aku hanya terlepas sesaat darimu sampai aku menggenggam tanganmu lebih erat lagi dari sebelumnya.”

 

-Prev-

“Aku menangis karena kebodohanmu.” Cerutunya, “Jika kau mencintainya harusnya kau mengatakan padanya. Harusnya kau mempertahankannya. Harusnya kau membuat dia mencintaimu juga dan yang terpenting kau harus melakukannya. Bukan hanya melihat ke masalalu dan melihat dia dalam bayang-bayang.”

Heechul tertegun mendengar gadis muda itu, “kau…”

“Aku tidak ingin melihat dia dengan pria itu. Aku tidak suka. Kau harus merebutnya. Kau harus menunjukan bahwa kau mencintainya.”

Gadis itu kemudian kembali menangis.

>>deson<<

Heechul memandang kertas-kertasnya dengan tatapan kosong. Ucapan Kibum seperti angin baginya. Ia bahkan tidak berkonsentrasi pada rapat kali ini. Ia benar-benar tidak mengerti.

Apa yang disembunyikan Han Yonghoon. Kenapa ia ingin Yeosin terlindungi. Kenapa mereka mengincar Yeosin. Kenapa harus Yeosin, bukankah mentri lain juga mempuyai putri yang tidak di jaga juga. Siapa gadis yang ada dirumahnya itu. Kenapa semuanya begitu membingungkannya

Heechul bangkit dari kursinya tidak mempedulikan semua tatapan yang mengarah padanya termasuk tatapan Jungsoo.

Ia mengambil ponselnya kemudian menghubungi seseorang.

“Aku menerima tawaranmu. Akan kupertaruhkan hidupku untuk melindunginya.” Heechul meraih kunci mobilnya. Ia harus menemui seseorang. Seseorang yang akan selama ini menghalangi jalannya. Bukan menghalangi… tapi seseorang yang akan menghambat rencananya. Ia tidak boleh mengalah lagi sekarang.

Baginya Yeosin bukan lagi masalah pribadi, Sekarang Yeosin adalah pekerjaannya, hidupnya dan matinya.

Heechul menggenggam stirnya dengan erat lalu menginjaknya dengan dengan kencang.

>>deson<<

“Kau sudah lama menunggu?” tanya Yeosin menghampiri Jiyong

Pria itu tersenyum sesaat, “Kau mau pesan apa?”

Yeosin mengambil menu dan melihat daftar menu yang berderet itu, “Aku ingin ddokboki. Kau tidak makan?” tanya Yeosin yang melihat meja Jiyong masih kosong.

“Aku tidak lapar.”

Yeosin menatap Jiyong, “Kau kenapa? Ada masalah?”

Jiyong menggeleng.

“Lalu kenapa kau tiba-tiba kau ingin bertemu denganmu. Kau tidak sedang sibuk?”

Jiyong menggenggam tangan Yeosin, “Aku ingin melihatmu untuk terakhir kalinya.”

Yeosin membelakakan matanya tidak percaya, “Apa??”

“Yeosin-ah.” Jiyong menggeggam erat tangan Yeosin, “Mianhae… tapi aku tidak bisa berdiri disampingmu lagi.”

“Kenapa?” tanya Yeosin, “Bukankah kau bilang tidak akan pernah melepasku kecuali jika aku yang meninggalkanmu. Kau pembohong.”

Jiyong membuka mulutnya tapi kemudian menutupnya kembali. Ini pilihan yang sulit. Melepaskan seseorang yang sangat ia cintai. Tapi apa Yeosin juga mencintainya?? Gadis itu memang tersenyum padanya, tapi senyum itu juga di berikan pada orang lain. Gadis itu tidak mencintainya, dia hanya menganguminya.

“Kau benar.”Jiyong akhirnya bicara, “Aku tidak akan pernah melepasmu, tapi dari dulu aku tidak pernah menggenggam hatimu. Kau bukan milikku bahkan sampai sekarang. Aku hanya seseorang diantara kalian.”

Yeosin mengerutkan keningnya tidak mengerti. Ia yakin ia tidak mempunyai hubungan dengan pria manapun kecuali, “Kim Heechul??”

Jiyong terdiam membuat Yeosin semakin mendecak.

“Aku tidak pernah mempunyai hubungan khusus dengannya. Dia hanya masa lalu dan aku tidak berniat kembali padanya. Aku bahkan sudah melupakannya.”

Jiyong terdiam-Lagi membuat Yeosin menyilangkan tangannya di depan dada dan menatap lurus kearah Jiyong.

“Kau melupakannya karena kau tidak sanggup untuk membencinya.” Ucap Jiyong membuat Yeosin terhenyak, “dalam hatimu kau masih mencintainya. Kau masih menunggunya, kau ingin menghilangkan kenangan itu makanya kau melupakannya. Kau melupakannya karena kau sangat mencintainya.”

“Jika aku mencintainya lalu perasanku padamu itu apa?” todong Yeosin ia benar-benar tidak mengerti dengan jalan pikiran Jiyong.

“Kau hanya mengagumiku. Kau hanya suka pada suaraku. Kau hanya menyukaiku tidak mencintaiku.” Ucap jiyong serak.

Yeosin menatap Jiyong tidak percaya, “babo…”

“Maafkan aku Han Yeosin-ssi…”

Yeosin menghapus air matanya yang entah sejak kapan sudah menetes, “babo…”

“Aku akan tetap mengingatmu. Aku akan mengingatmu sebagai fansku no satu. Fans yang tidak akan pernah aku lupakan.” Jiyong mengusap punggung tangan Yeosin, “jangan menangis. Dia menunggumu.”

Yeosin memandang Jiyong dengan mata lembabnya, “Jangan tinggalkan aku.”

Jiyong tersenyum, “aku tidak akan pernah meninggalkanmu. Tapi ini bukan posisiku. Aku akan selalu ada dan menjadi bintang yang paling terang dalam hidupmu.”

>>deson<<

Brukkkk…

Heechul sudah tau bahwa Yeosin akan datang tapi ia tidak akan menyangka bahwa gadis itu akan ke kantornya di saat jam kerja seperti ini.

“Kau pikir dirimu itu siapa Kim Heechul-nim. Berani-benarinya kau melakukan pekerjaan seredah itu. Kau terlihat menjijikan dimataku.”

Heechul menghampiri Yeosin dan menarik gadis itu keluar, “Kita bicara diluar.”

Yeosin menangkis tangan Heechul, “Kenapa? Apa kau malu jika teman-temanmu tau perlakuan menjijikanmu itu.”

Heechul menatap Yeosin, “Apa maumu?”

“Kau menjauh dari hidupku.”

“Tidak bisa.”

Yeosin mendecak. Mereka sekarang menjadi pusat perhatian, tapi ia tidak peduli. Ia benar-benar marah semarah-marahnya pada Heechul, “Kenapa? Karena kau mencintaiku. Tapi aku tidak mencintaimu Kim Heechul-nim.”

“Kau lebih mencintai pekerjaanmu Kim Heechul-nim.” Ucap Yeosin sebelum Heechul bicara, “kau tidak pernah tertarik padaku. Kau sudah membuktikannya padaku.”

“Dengar.” Heechul meraih tangan Yeosin. Ia sudah tidak peduli dengan

“Aku tidak mau mendengar apapun yang kau katakan.” Yeosin menutup telinganya, “Aku tidak mau melihatmu lagi.

“Kenapa kau berteriak-teriak disini nona.” Sooyeon menarik tangan Yeosin, “Kau tidak berhak untuk mengganggu ketertiban umum.”

“Apa kau bilang?” Yeosin menghempaskan tangan Sooyeon dan menatap Sooyeon dingin. Emosinya yang dari tadi d tahannya menguap saat melihat wajah Sooyeon. Kekecewaannya pada Heechul, Kepada keputusan Sepihak Jiyong dan rasa kesalnya pada gadis yang mengintrupsi pertengarannya dengan Heechul.

“Kau pengganggu.” Ucap Sooyeon dingin. Brukk… langsung di hadiah lemparan tas Yeosin.

“Jaga bicaramu nona.”

“Kau yang harus menjaga bicaramu. Kau pikir kau siapa kau datang setelah mencampakannya selama bertahun-tahun.” Ucap Sooyeon sambil memegang pipinya yang memerah.

Yeosin membelakakan matanya. Ia langsung menjambak rambut Sooyeon dengan kencang dan menghempaskan gadis itu ke lantai. Ia hendak melemparkan sebuah tamparan untuk Sooyeon tapi Heechul menahannya.

“Hentikan.” Ucap Heechul, “Kau bisa di tangkap karena ini.”

Tangan Heechul yang dingin terasa menyetrumnya. Getaran kecil itu kembali menariknya untuk menatap Heechul. Yeosin melepaskan genggaman tangan Heechul perlahan, lalu menatap kedua mata Heechul penuh intimidasi, “Aku yang mencampakanmu??” Yeosin menahan tawanya, “lalu apa lagi yang kau ucapkan tentangku?”

Heechul terdiam.

“Aku meninggalkanmu setelah pesta pertunangan kita. Aku yang lari dari rumah dan aku yang bahkan melupakan tunanganku sendiri dan tidak mengingatnya sama sekali. Itukah yang kau sebut mencampakan.” Yeosin menarik nafanya, ia berusaha untuk menahan tangisnya, “Lalu apa yang kau lakukan padamu. Kau menipuku. Kau tidak pernah jujur padaku dan kau yang lebih memilih pekerjaanmu dari padaku. Lalu apa itu namanya Kim Heechul-ssi… katakan padaku!”

Heechul menarik Yeosin kedalam pelukannya, memeluknya dengan erat mencoba meredakan emosinya. Ia tau ia luluh saat itu. Pada gadis yang ada dihadapannya. Gadis yang sudah mencuri hatinya. Ia tau saat ia memeluk gadis itu, ia tidak akan pernah bisa keluar dari hatinya.

Ia tau bagaimana kehilangan gadis itu dan sekarang ia tidak bisa kehilangannya lagi.

Yeosin berhenti meronta membuatnya menatap mata coklat gadis itu. mata gadis itu berbinar kaget dan bingung. Gadis itu mungkin akan bertanya ini dan itu. dan ia tau kata-kata tidak bisa mewakilkan isi hatinya. Ia lalu meraih dagu gadis itu kemudian mencium bibir mungilnya. Gadis itu membelakakan matanya membuatnya tertarik untuk menarik gadis itu kedalam pelukannya sambil mencoba menciumnya lebih dalam.

Heechul merengkuh tubuh Yeosin dan melepaskan ciumannya. Ia memeluk Yeosin dengan erat, “Karena aku terlalu bodoh, sampai-sampai tidak tau cara menunjukan cintaku padamu.” bisik Heechul lembut di telinganya.

Pertahanan Yeosin runtuh. Ia menangis dalam pelukan Heechul dan mengenggam ujung jas Heechul.

>>deson<<

Namhee mengerutkan keningnya saat melihat kerumunan yang ada di lobi. Semua orang bergurumul menyaksikan tontonan langka di KNI dan mulai berbisik-bisik.

“Kim Heechul dia kabur dari rapat tanpa mengucapkan apapun dan sekarang dia membuat kekacauan.”

Namhee menoleh saat dua orang itu menyebutkan nama ayahnya. Ia mencoba menyusup untuk melihat apa yang terjadi. Ia kaget saat melihat orang tuanya saling berteriak di depan umum. Ini adalah pertengkaran pertama yang ia lihat seumur hidupnya. Mereka tidak pernah bertengkar, setidaknya tidak pernah di hadapannya.

“Omo~ bukannya itu Jung Sooyeon. Dia kan wanita yang menaruh hati pada Kim Heechul.”

Namhee melihat wanita itu berteriak pada ibunya. Ia tersenyum saat ibunya berhasil membuat wanita itu jatuh tersungkur. Wanita itu tampak tidak asing di kepalanya. Ah~ ia tau bahwa ia pernah melihat foto wanita itu dari Yonghwa di masa depan.

Namhee tidak melepaskan pandangannya dari Sooyeon, wanita yang menaruh hati pada Kim Heechul. Namhee bukan anak kecil lagi. Ia tau bahwa Sooyeon cemburu melihat ibunya. Semua orang tau itu, kecuali ibunya.

“Eomma kau memang hebat.” Ucap Namhee dalam hati saat melihat Yeosin memukul Sooyeon sampai terjatuh. Jujur saja, ia tidak suka ayahnya dekat dengan wanita itu. Mungkin ini juga yang dirasakan Yeohee kemarin saat melihat Jiyong. Marah.

Namhee melongo saat kedua orang tuanya saling berciuman di depan umum. Ini memang bukan pertama kalinya ia melihat ayah dan ibunya berciuman dengan mesra. Ia pernah memergoki mereka sedang berdua. Tapi ia tidak menyangka bila ayahnya akan melakukan hal itu di depan umum. Ayahnya benar-benar hebat.

Mereka terdiam selama beberapa detik. Heechul mengusap air mata Yeosin. Ia menggenggam tangan Yeosin lalu membawa Yeosin keluar dari kerumunan.

“Aku benar-benar mempunyai orang tua yang hebat.” Ucap Namhee sambil berjalan ke ruang latihan KIA.

>>deson<<

Yeosin terdiam tidak mengucapkan sepatah katapun. Selama berada di mobil Heechul. Pikirannya benar-benar kacau, ia tidak tau apakah perasaanya benar atau tidak.

“Ayo keluar.” Heechul sudah membukakan pintu untuk Yeosin.

Yeosin menatap rumahnya yang sejak lama ia tinggalkan. Ia ragu untuk melangkah. Heechul menggenggam tangan Yeosin kemudian mendororongnya untuk masuk kedalam.

Han Yonghoon dan istrinya duduk sambil menatap kedatangan mereka.

“Yeosin-ah.” Nyonya Han memeluk putri bungsunya. Ia lalu mengusap air matanya dan menggiring putrinya untuk duduk di sebelahnya.

“Duduklah!!” Yonghoon menyuruh Heechul duduk dihadapannya.

Heechul menggenggam tangannya untuk mengatasi rasa gugupnya.

“Aku yang menyebabkan dia pergi dari rumah dan sekarang aku yang membawanya pulang.” ucap Heechul mantap, “aku juga kesini untuk melamarnya.”

Yeosin membelakakan matanya, begitu juga dengan ibunya sementara ayahnya dengan santai mengisap kopinya.

“Aku benar-benar ingin menjadikannya sebagai istriku.”

“Apa kau tau resikonya?” tanya Yonghoon.

“Aku tau.”

“Yeosin-ah… ada yang ingin kau ucapkan?” tanya Yonghoon pada putri bungsunya.

Yeosin tidak menjawab.

“Apa kau ingin menjadi istrinya, menerima resikonya sebagai istri dari Agen KNI. Menerima kelebihan dan kekurangannya. Dan menjadikan dia satu-satunya pria dalam hidupmu. Atau kau ingin menolaknya?”

Yeosin terdiam

“Yeosin-ah…” panggil Yonghoon sekali lagi tentu dengan nada yang lebih tinggi.

“Yeobbo.” Ucap Nyonya Han, “dia baru saja pulang setelah empat tahun. Biarkan dia berfikir dulu.”

Nyonya Han memberikan pengertian kepada suaminya agar mengerti posisi Yeosin kemudian menarik suaminya agar meninggalkan Yeosin dan Heechul sendiran.

“Kenapa kau baru menemuiku setelah 4 tahun?” tanya Yeosin setelah orang tuanya pergi.

“Prof Goo yang mempertemukan kita.” Jawab Heechul, “Aku tidak menyangka bahwa aku akan bertemu denganmu.”

“Kau tidak pernah mencariku.”

“Tanpa mencarimu pun kau selalu ada disekelilingku.”

“Kenapa kau tidak menghampiriku.”

“Aku tidak mempunyai banyak waktu untuk mengajakmu pergi dan melakukan hal lainnya. Kau tau aku bukan pria yang bebas.”

Yeosin mendecak, “Jika kau lebih mementingkan pekerjaanmu kenapa kau datang melamarku?”

“Aku tau aku salah karena lebih mementingkan pekerjaan. Aku tau kau marah padaku. Tapi sekarang aku benar tidak bisa melepasmu. Tidak bisa membiarkamu dalam bahaya.”

“Bahaya?? itukah alasan kau melamarku. Hanya untuk pekerjaan.”

Heechul menggangguk, “Iya… aku terlahir kedunia ini untuk menjagamu, melindungimu dan mencintaimu. Itulah aku. Aku takkan membiarkan orang lain menyakitimu lagi. Cukup kebodohanku di masa lalu.”

>>deson<<

“Dulu kami dekat. Ayah adalah segalanya bagiku. Ia sering menemaniku dan Eonni bermain. Semuanya berubah saat ayah menjabat sebagai Kepala Divisi di kemetrian. Dia menjadi proptektif dan menjadi curigaan.”

“Mungkin dia trauma karena kau pernah di culik.”

Yeosin menghela nafas panjang, “Awalnya ku pikir seperti itu. Aku dan Eonni di jaga dengan ketat. Setelah ayah mendapat kedudukan sebagai mentri pertahanan. Dia memaksaku untuk menerima salah satu anak kepercayaannya, Kim Heechul. Awalnya aku menerima kami saling berbalas surat dan menelepon dan yah kau tau sendiri pada akhirnya kami bertemu dan…”

“Mungkin ada alasan lain kenapa dia meminta temannya untuk menggantikannya.”

“Alasannya sudah jelas.” Yeosin meneguk kopinya, “Dia lebih memilih pekerjaannya.”

“Lalu kenapa kau mau menikah dengannya?”

“Demi ayahku.”

Seohyun mengerutkan keningnya, “Maksudmu??”

“Tiga bulan setelah aku pergi dari rumah. Eonni menikah dengan Lee Seung-Gi. Putra ke dua Presiden Lee. Padahal sebelumnya mereka hanya teman biasa.”

Seohyun semakin tidak mengerti.

“Kasus kemarin.”

“Acara tembak-tembakan di Seoul Hall?”

Yeosin menggagguk, “Sebelumnya ayahku pernah bercerita bahwa kejadian ini akan terjadi dan benar semuanya. Aku mendengar bahwa mereka hanya menjadikanku sebagai tameng untuk melancarkan pekerjaan mereka. Mereka masih mengincarku.”

“Seohyun-ah…” Yeosin menatap Seohyun lekat, “Kau tau sebentar lagi akan ada pemilihan Presiden dan itu artinya mentri-mentri akan turun dan digantikan oleh yang baru. Saat ayahku tidak bisa memengang kendali dan tidak bisa membela dirinya sendiri. Kejadian kemarin bisa di jadikan sebagai alat untuk menyudutkannya.”

Seohyun membekap mulutnya tidak percaya, “Bagaimana ini bisa terjadi?”

“Saat aku melihat ayahku, Aku bisa melihat ke khawatiran. Aku tidak punya pilihan. Jika aku menikah dengan Heechul aku bisa menyelamatkan ayahku.”

Hening.

“Kenapa semuanya menjadi rumit.”

Yeosin mengedikan bahunya.

Seohyun mencondongkan wajahkan ke wajah Yeosin dan menatap mata Yeosin dengan tatapan menilik, “Yeo-ah~ apa kau masih mencintai Heechul??”

Yeosin menatap balik Seohyun, “Molla~”

Seohyun tergelitik mendengar jawaban Yeosin. Ia  Yeosin tidak pernah menyukai Heechul secara fisik. Tapi gadis itu selalu merindukan kata-kata Heechul yang sangat indah. Ia pikir Heechul terlalu puitis untuk menjadi seorang agen KNI.

>>deson<<

“Kau akan menikah dengannya???” Sooyeon masuk kedalam ruangan Heechul dengan mata yang berkaca-kaca, “Dengan perempuan yang sudah mencampakanmu?”

Heechul mengerutkan keningnya.

“Kau gila Kim Heechul-ssi, kau tidak boleh melakukan ini.”

“Apa maksudmu??”

“Kau maksa kekasih gadis itu untuk memutuskan gadis itu dan kau membawa pulang gadis itu lalu melamarnya ckckck… kau benar-benar gila.”

“Aku memang sudah gila Sooyeon-ssi.” Ucap Heechul kemudian mengalihkan perhatiannya pada berkas-berkas di hadapannya.

“Dia tidak mencintaimu. Dia mencintai Joongki dan sekarang dia mencintai Jiyong. Kau bahkan tidak pernah ia kenal. Untuk apa menyiksa dirimu sendiri.”

Heechul menaruh berkasnya di meja dan menatap Sooyeon tajam, “apapun yang kau katakan itu tidak berpengaruh pada keputusanku.”

“Dia bahkan tidak mengingatmu. Dia sudah melupakanmu. Dia membencimu.”

“Dia ingat padaku dan aku akan membuatnya kembali mencintaiku.”

Sooyeon menatap Heechul tidak percaya, “bagaimana dengan pekerjaanmu. Kau tidak lupakan siapa ayah gadis itu.”

“Kukatakan padamu untuk tidak mencampuri urusanku. Kembalilah berkerja.” Heechul mengambil jasnya lalu berjalan meninggalkan Sooyeon yang masih di ruangannya.

>>deson<<

Senyum di wajah Sulli terus mengembang. Wajahnya tidak henti-hentinya memerah saat melihat pasangan di hadapannya yang menjadi salah tingkah. Ia menjadi geli sendiri, ayah dan ibunya benar-benar lucu. Berbeda dengan mereka di masa depan yang tidak pernah malu melakukan skinship.

“Ya~ kenapa kau tertawa?” tanya Heechul

“Ani…” Sulli menggeleng, “Appa… Eomma… bolehkan aku mengajak seorang teman.”

Yeosin dan Heechul saling berpandangan. Sulli memaksa mereka untuk pergi ke taman hiburan sebagai tanda jadian mereka. Sulli adalah orang yang paling bahagia saat Heechul mengatakan bahwa dua minggu lagi mereka akan menikah. Sulli pun merengek selama seharian penuh pada Heechul dan Yeosin agar mereka pergi ke taman bermain bersama-sama.

“Memangnya kau mempunyai teman?” ledek Heechul

Sulli menggembungkan pipinya, “Tentu saja aku punya.” Sulli berlari kedepan dan lalu datang dengan menggandeng seorang anak laki-laki.

“Taemin?” seru Yeosin

“Kau mengenalnya?” tanya Heechul sambil menatap Yeosin curiga.

Yeosin menatap Taemin. Taemin menempelkan telunjuknya di bibirnya.

“Aku pernah bertemu secara kebetulan dengannya.” Ucap Yeosin membuat Taemin lega.

“Ayooo kita pergi.” Ucap Sulli antusias.

Heechul melihat kode rahasia yang diberikan oleh Taemin pada Yeosin. terlihat jelas bahwa mereka tidak hanya sekedar saling mengenal. Heechul menggulum senyumnya tanpa melepaskan tatapannya dari punggung Taemin, Jika kau mengganggu keluargaku kau akan mati Lee Taemin.

>>deson<<

“Apa kau senang?” tanya Heechul saat melihat Taemin dan Sulli bermain roller coster.

Yeosin menggangguk masih tetap menyaksikan Taemin dan Sulli. Kedua anak itu masih terlihat berenergik meski sudah 5 kali naik permainan yang sama. Yeosin pun sampai bosan dan lelah, tapi sepertinya kedua anak itu sangat menikmati liburan mereka.

Heechul mendekatkan dirinya ke Yeosin lalu memeluk Yeosin dari belakang, “tetaplah seperti ini.”

Yeosin merasakan jantungnya berdetak dengan kencang. Ia bahkan kehilangan sebagian nafasnya, “Seperti ini?”

Heechul mencium pucuk kepala Yeosin lalu menarik dagu Yeosin ke depan wajahnya, “Seperti ini sampai maut memisahkan kita. Kita akan seperti ini terus sambil melihat anak-anak kita tumbuh besar. Akan terus bersama sampai tua nanti.”

Yeosin mengalihkan pandangannya. Ia tidak sanggup melihat ke wajah Heechul.

“Apapun yang terjadi jangan melepaskan tanganku. Karena aku tidak akan melepasmu untuk ke dua kali.” Heechul menatap Yeosin, “Kau tau rasanya seperti apa? Kau seperti mempermainkanku. Kau terus ada disekelilingku tapi kau tak pernah melihatku.”

“Mungkin aku sudah gila… aku bahkan tidak bisa membencimu.” Ucap Yeosin getir, “tapi aku tidak bisa memastikan apa yang terjadi jika kau meninggalkanku lagi.”

“Tidak akan…” Haeechul menarik dagu Yeosin sambil menundukan kepalanya. Ia baru saja hendak menyentuk bibir Yeosin jika seseorang tidak berteriak menggagetkannya.

“Eomma~ Appa~”

Yeosin langsung mendorong Heechul. Heechul menggaruk kepalanya salah tingkah.

“Kenapa tidak jadi? Ayo lanjutkan!” seru Sulli antusias diikuti kekehan Taemin.

“Mwo??” ucap Heechul dan Yeosin bareng, “Tch, anak nakal.”

>>deson<<

Yunho melemparkan sesuatu ke hadapan Jungsoo, membuat pria itu mengalihkan pandangannya dari layar tablet PC-nya. Foto Heechul dan Yeosin terpampang jelas di atasnya saling menatap dan tersenyum. Di bawahnya tertera nama keduanya. Jungsoo sudah familier dengan benda itu, itu adalah undangan pernikahan Heechul dan putri mentri pertahanan Han Yeosin.

“Kau tau apa artinya?” tanya Yunho saat Jungsoo menatapnya penuh tanya. Tidak mungkin jika Yunho ingin mengajaknya pergi kepesta itu bersama-sama.

“Yonghoon berhasil merebut orang kepercayaanmu dan kau tidak mempunyai banyak waktu untuk menunda kasus ini.”

“Semakin banyak senjata yang di selundupkan ke dalam negri semakin goyah negara ini.” ucap Yongbae salah satu dari divisi Politik Sosial- yang entah sejak kapan sudah berdiri di hadapannya, “Kita harus mengadakan rapat besar tanpa mengundang Kim Heechul.”

“Yonghoon benar-benar berbahaya, setelah putri pertamanya Han Hyojoo menikah dengan anak presiden Lee dan sekarang putri bungsunya akan menikah dengan seorang agen KNI yang handal. Dia benar-benar membentuk pertahanan yang bagus.” Ucap Yunho

Jungsoo memandang undang itu sekali lagi. Lagi-lagi ia terkesima melihat cara berpikir Heechul yang tidak terduga atau Cinta yang telah membutakan mata Heechul hingga ia mempertaruhkan hidupnya demi gadis itu.

“Aku akan mengirimnya sehari setelah pernikahannya. Aku tidak bisa menahannya terlalu lama. Kalian hanya punya waktu selama satu bulan.” Jungsoo menatap kedua atasannya bergantian

“Itu terlalu sebentar.” Ucap Yongbae

“Terlalu menimbulkan kecurigaan jika aku menahannya lebih lama dari itu.”

“Kami setuju.” Ucap Yunho langsung meninggalkan ruangan Jungsoo. Tak peduli dengan tatapan penuh tanya dari Jungsoo.

Yunho berhenti di ujung koridor dan membiarkan Yongbae berjalan lebih dulu.

“Kau gagal. Kau tidak berhasil membuatnya tertarik padamu.” ucap Yunho pelan, “Jung Sooyeon, kau mengecewakanku.” Yunho kemudian berjalan meninggalkan seorang gadis yang sedang berurai air mata.

TBC

H-9 menuju PKL Arrrrgghhhh…

Bahkan ga bisa bikin BAB 1 Hiks…

Aku mau bikin Kuis… Hadiahnya seperti biasa tapi mungkin realisasi hadiah akan lama sekali kkk….

pertanyaannya:

1. Berapa lama Yeosin dan Heechul pacaran?? ? (10 point)

2. Kapan Namhee n Yeohee lahir (muncul)??? (5 point)

3. Siapakah Penyanyi favorit Yeosin? (3 Point)

4. kritik n saran untuk FF ini??? (point suka-suka author ^^)

pemenang di pilih berdasarkan komen teratas dengan point terbanyak. keputusan mutlak n tidak bisa di ganggu gugat ^

Pengumunanan kuis akan diumumkan di part 8^^

kamsahamnida…

Previous Post
Next Post
Leave a comment

28 Comments

  1. ninggalin jejak dlu ah~

    Like

    Reply
    • kyaaaaa harapanku terkabul. Yeohee jadian yg bner2 jadian *apadeh. Q tau tuh penjahat’a yunho sama sooyeon sma atasan’a kan? *soktau.
      Kyaaa jiy0ng muncul… Tp syang, q lg dmen sma taemin skrng *dicekikKYU
      Itu pertanyaan’a untk ff ini kah?
      Coba jwb dh walau ngasal.
      1. Kalo di ff ini paling cuma 2 minggu trus nikah deh, jd pasangan seumur hdup. Ah molla~ pass
      2. Stelah menikah dan yeosin hamil tentu saja. *pletak
      3. Kwon jiyong, kim heechul.
      4. Typo. Crita’a unpredictable *bgus. Sdkit bingung di alur sma percakapan. Mungkin karena blum diungkap apa masalah yg sesungguhnya. Membuat daku panas cemburu krna uri jiyong *slngkuhann02. jd pcr eon dsni *plakk. Trus msh blum ngrti KNI itu orgnisasi pmerintah atw ilegal?
      Saran : panjangin crita’a di tiap part. Jdikan sya pcar’a taemin. Dcoba untk mengurangi typo.
      Huft. Dah panjang ni k0men.
      M0h0n maap jika ada salah kata, atau ada yg kurang brkenan. G0mapseumnida.

      Like

      Reply
      • Yakin penjahatnya itu???
        penjahatnya kan belum muncul kkkkk…
        Mwo??? suka sama taem??? ckckckckkkkk… Aku juga suka sih kkkk
        Jawabannya ga ada di FF ini… ada di postingan sebelumnya-sebelumnyaa yg ngulas ttg mereka

        Typo… kkkk Ntar deh coba di hapus kkkk.
        n d coba di panjangin lagi tiap partnya
        Gomawo kritiknya^^

        Like

        Reply
  2. gallagher girl

     /  February 20, 2012

    aloohaa~
    nyanyanya… maafkan aku karna nggak ngomen part 5
    nggak dapat ide buat ngomen di part itu -_-
    tapi part 5 bagus kok ^_^
    untuk part 6…
    untung aku buka rumah ini… biasanya kan ngepostnya malam2, jadi kaget juga kok dah muncul
    hihihi… namhee ma yeohee lucu banget, aku ngakak baca tingkah mereka😀
    akhirnya, yeosin ma hee mo nikah ^^
    ooh… aku kayaknya mulai ngerti ma cerita ini
    apa yeosin bener2 tau masalah ayahnya?
    jadi sooyeon cuma suruhan jungsoo?
    itu..jungsoo ma yunho ngerencanain apa?
    ngerti sih ma ceritanya, tapi masih banyak pertanyaannya -_-
    terus..terus…itu *nunjuk2 kuis* hadiahnya apaan? *?*
    mau pkl ya? semangat!
    oh ya, waktu buka rumah ini, aku merasakan aura hitam di sampingku -_-

    Like

    Reply
    • Mumpung lagi ada sinyal siang-siang kkkk
      Hmmm… sebenernya Yeosin tau, tapi diakan pelupa jadi dia gak inget kkkk…
      Sooyeon suruhannya Yunho bukan Jungsoo
      Ntar di part selanjutnya kita akan tau apa yang di rencanaain ma mereka… ntar ke tauan mereka itu jahat atao enggakk

      hadiahnya FF spesial kkkk…. biasanya aku bikinin FF buat reader…
      Makasiiih
      Aura apa??? aura kasih??? /plakkkk…./

      Like

      Reply
  3. gallagher girl

     /  February 21, 2012

    ya udah, kalo gitu part selanjutnya dicepetin ngepostnya *plak*
    biar aku ma reader lain tahu…
    hadiahnya ff? boleh juga ^^
    itu boleh berdua ga jawabnya?
    aura seseorang yang sedang kesal ^^

    Like

    Reply
  4. @BellaBilu

     /  February 21, 2012

    Ga bosen nunggu ff ini keluaar😀 gabisa jawab kuisnya soalnya baru jd reader waktu Pandora Key’s😀 ceritanya makin seeru , jangan ada konfik pliis . akhirannya yg khusnul khotimah ajaa . oke ?😉 semangat !

    Like

    Reply
  5. vanny

     /  February 21, 2012

    mas yunho,apa seh yg sedang kamu rencanakan??
    eh…eh… itu ichul tiba2 jd romantis gilak,untung yeosin ga pingsan en kena serangan jantung hahaha

    Like

    Reply
  6. utit

     /  February 21, 2012

    akhirnya keluar juga lanjutannya.
    Tenyata soyeon suruhan yunho.
    Berasa disini kayaknya peran heechul sakral bgt ampe yunho dan appa’nya yeosin bersaing buat dapetin dia.
    Ehm..ehm…kisseunya menusuk jantung ditambah ucapan heechul sesudahnya
    huwa…bikin envy.
    Jawaban kuis :
    1. 2 minggu
    2. 10 bln stlh pernikahan heechul-yeosin
    3. Kwon jiyoung
    4.-partnya lbh diperpanjang
    – penempatan tanda baca
    – klo boleh,jgn panjang2.
    Maksudnya ending di part 11 atau 12 aja.

    Like

    Reply
  7. gallagher girl

     /  February 22, 2012

    hahaha… mo ikutan kuis aah…
    ini hasil jawaban kami :
    1. mereka pacaran berapa lama ya… hm, kalo di ff2 sebelumnya yg dah dibaca itu 4 tahun-an
    2. namhee ma yeohee lahir…ya setelah yeosin hamil lah ^_^
    nggak… mereka lahir pertengahan mei 2012
    3. penyanyi favorit yeosin… kwon jiyong bukan?
    4. kritiknya, sudah pasti typo bertebaran…pa lagi kalo typonya bisa mengubah arti, bacanya jadi nggak enak
    terus sarannya di ff ini kurang banyak adegan action… perbanyak pistol exist dong ^^
    dah…segitu aja jawabannya
    ps : ini yang ikutan kuis berdua loh ^^

    Like

    Reply
    • Yak kalian,
      Jawabannya ga salah tp kurang tepat yeosin ama heechul kan nikah akhr agustus 2011 masa mei 2012 udh lahiran
      Atuh belum 9bulan 10hari dong, ntar d sangkanya mereka berhubungan sebelum nikah ckck

      Like

      Reply
  8. seinget sya wktu dlu bca di prof han yeosin unn.
    Hee sama e0n aja gk tau kpan tgl jdian mreka *faktorU. *plakk.
    Hee yeo gk pduli smua itu karena mreka saling mencintai *s0t0y.

    Like

    Reply
  9. seinget sya wktu dlu bca di prof han yeosin unn.
    Hee sama e0n aja gk tau kpan tgl jdian mreka *faktorU. *plakk.
    Hee yeo gk pduli smua itu karena mreka saling mencintai *s0t0y.
    Oh iya. E0n, kpan2 critain donk adik cwo’a yeosin..

    Like

    Reply
  10. kimbyen

     /  March 4, 2012

    wah penasaran kelanjutanny… aku tunggu kelanjutanny..😀
    komen buat aku, gada saking suka nya ff ini…😀

    Like

    Reply
  11. Kyaaaaaaaa heechul romantis jg ya hahaha~

    gak bisa di ungkapkan kata-kata . Pokok nya aku suka . KEREN!!!

    Akhiran nya itu agak ngebingungin . Bukan nya waktu itu yunho ketangkep jg waktu nangkep wooyoung & nickhun ? Tp akhiran itu ada sooyeon sama jungsoo jg ._.

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

GEENIES

국민 꼬마 요정 || National's ELF

Rainbows Romance

My EverlastingLove

chaaanycha

It's all bout Teuki

Pumpkin & Orange

MinNeul's Home

More than words

Keep the memories through the harmony of words—♪

Strawberry Room

Get the berry!

%d bloggers like this: