CoffeeMilk I’ll be Missing you

CoffeeMilk:” I’ll be Missing you

“Terkadang ada sesuatu yang TIDAK harus kau mengerti, tapi kau perlu PERCAYA.”

Yeosin mengaduk aduk lemon tea yang ada dihadapannya dengan santai. Es yang ada di gelasnya sudah melebur menjadi air tapi ia tidak juga meminmumnya. Ia mengulum senyumnya yang khas. Dia benci dengan pemikirannya sendiri. Memikirkan hal-hal yang tidak beguna. Memikirkan sesuatu yang penting. Tapi ia tidak bisa menghentikannya. Pikiran itu terus merasuk kedalam otaknya.

“Aku diam dibilang tidak peduli. Aku beritahu dibilang bawel. Jadi harus bagaimana?” Yeosin menggenggam tangannya dengan erat.

“Apa aku pernah memikirkan diriku sendiri?? Jika aku berkata YA maka kau akan percaya? Tapi pada kenyataannya tidak. Aku sama sekali tidak memikirkan diriku sendiri. Lalu mana yang kau pilih mendnegar ucapanku atau melihat tindakanku. Apa aku terlihat seperti orang egois?”

“Aku selalu mengajak jika aku pergi ke suatu tempat. Aku selalu memberi tahu jika ada info penting. Aku selalu memberikan apa yang aku punya. Apa aku terlihat seperti orang egois?”

“Jika aku orang egois, lalu kau apa? Kau selalu pergi bersama temanmu tanpa mengajakku? Dan kau tidak suka aku berteman dengan temanmu. Kau tidak pernah memberi aku info penting dan melakukan semuanya sendiri. Kau tidak memberikan yang aku butuhkan. KAU SIBUK DENGAN DUNIAMU DAN KITA SEPERTI TIDAK PERNAH DEKAT SEBELUMNYA.”

“Aku benci. Aku benci dengan tatapan itu. Kau menatapku seolah aku ini perusak. Aku bisa melihat itu bukan tatapan akrab yang selalu kau berikan. Dalam tatapan itu kau terus berfikir apa aku ini temanmu. Kenapa harus kau pertanya kan hal itu. Aku benci. Kau seperti berkepribadian ganda dan membuatku takut.”

“Aku mencoba untuk berlaku adil pada semuanya. Termasuk padanya. Tidak ada yang istimewa. Hanya saja kita dekat dan kau menjauhiku.”

“Aku tidak pernah meminta apapun darimu. Aku hanya meminta untu tidak menatapanku seperti itu.”

“Aku tidak ingin di perlakukan berbeda.”

Yeosin menengakkan kepalanya menatap seseorang yang ada dihadapannya.

“Wae??” tanya orang itu melihat tatapan Yeosin

“Aku mengerti perasaan orang itu.” Jawab Yeosin sambil mengarahkan dagunya ke pria dan wanita lain yang sedang mengobrol di sebrang meja mereka, “Aku pernah merasakannya.”

“Lalu??” dia menoleh sebentar pada dua orang yang sedang mengobrol. wanita itu tampak lebih mendominasi percakapan dari pada sang pria.

“Apakah semua orang didunia ini merasakan hal yang sama?” Yeosin menaikan sebelah alisnya, “Apakah setiap orang harus merasakan hal seperti itu baru ia menyadari bahwa kesalahannya?”

“Hmmm… aku tidak tau…. Tapi…” orang itu merogoh tasnya, “ada yang membalas surat yang kau tulis untuk.”

“Surat?” Yeosin mengerutkan keningnya.

“Surat berwarna coklat yang bertuliskan ‘lettter to Mr Kim’.” Ucapnya sambil menggulum senyum.

Yeosin membulatkan matanya tidak percaya, “Mwol??”

Orang itu menggagguk sambil memamerkan amplop ungu warna kesukaan Yeosin, “dia membacanya dan langsung membalas surat itu.”

Wajah Yeosin mererah membuat orang dihadapannya tertawa.

“Jadi kau tidak mau membaca suratnya?”

“Neon??” Yeosin menatap tajam orang dihadapannya dengan tatapan tajam.

Yeosin langsung menarik surat itu dan merobek ujung amplopnya. Ia terdiam sesaat lalu menatap orang dihadapannya. Orang itu malah menatapnya balik dengan tatapan tidak berdosa.

Yeosin menatap surat itu kemudian mengeluarkan kertasnya. Ia melihat deretan lirik lagu didalamnya.

Yeosin mengerutkan keningnya. Kafe yang tadinya hanya memutar musik instrumen kini berubah menjadi irama irama yang riang.

Yeah, this right here goes out

To everyone who’s lose someone

That they truly loved… check it out…

 

Every breath you take

And every move you make

Every bond you break

Every step you take

I’ll be watching you

 

Every single day

And every word you say

Every game you play

Every night you stay

I’ll be watching you

 

It’s kinda hard wit you not around

Know you in Heaven smillin’ down

Watching us while we pray  for you

Everyday we pray for you

Till the day we meet again

In my heart is where I keep you friend

Memories give me the strength I need to proceed

Strenght I need to believe

My thoughts, big, I just can’t define

Wish I could turn back the hands of time

Us and the six shop for new clothes and kicks

You and me takin’ flict

Makin’ hits, stages they receive you on

Still can’t believe you’re gone

Give anything to hear half your breath

I know you still livin’ your live after death

 

Every step I take

Every move I make

Every single day

Everytime I pray

I’ll be missing you

(I’ll be missing you)

 

Thingking of the day

When you went away

What a life to take

What a bond to break

I’ll be missing you

 

Oh, can’t you see

You belong to me?

How my poor heart aches

With every step you take

 

Some body tell me why…

 

One black morning

When this life is over

I know, I’ll see your face

 

Every step I take

Every move I make

Every single day

Everytime I pray

I’ll be missing you

Every step I take

Every move I make

Every single day

Everytime I pray

I’ll be missing you

(I’ll be missing you)

 

Thingking of the day

When you went away

What a life to take

What a bond to break

I’ll be missing you

 

We miss you

(By: STING- I’ll Be Missing You)

Lagu berhenti membuat Yeosin menatap pria dihadapannya.

“Ada kalanya sesuatu yang kita ketahui tapi tidak kita mengerti. Kita hanya dapat melihat dan merasakan. Semuanya sudah punya cara kerja masing-masing.”

Yeosin merasakan tangannya digenggam hangat.

“Kau tidak perlu memikirkan apapun. Kau hanya perlu fokus pada ujianmu. Jika kau lelah, aku siap untuk menjadi sandaranmu. Kau tidak perlu malu untuk mengatakannya karena aku juga merasakan hal yang sama.”

Yeosin melepaskan tangan yang menggenggam tangannya.

Ia menatap pria dihadapanya dengan tatapan marah, “Kau merasakan hal yang sama, Kim Heechul-nim?” Yeosin menaikan alisnya.

Heechul menggagguk.

Yeosin menarik nafasnya dalam, ia menahan amarahnya. Tapi pria dihadapannya tampak polos. Ia kemudian mengambil tasnya kemudian pergi dari hadapan pria itu.

“Yak! Yeosin-ah kenapa kau pergi?” Heechul panik saat melihat Yeosin pergi begitu saja.

Heechul mengerutkan keningnya. Ia mengambil suratnya yang berisikan lagu yang berjudul I’ll be missing you itu. Ia merindukan gadis itu, sama seperti gadis itu yang merindukannya.

Heechul duduk lunglai di kursinya.

“Hyung kau kenapa?” tanya Sungmin bersamaan dengan Kyuhyun

Heechul menyerahkan suratnya pada Sungmin, “Aku hanya ingin mengatakan bahwa aku juga merindukannya.”

Sungmin membaca lirik lagu Heechul dengan seksama.

“Donghae bilang jika ingin sedikit romantis tulis sebuah lagu cinta lalu saat dia membaca suratnya putarkan lagu tersebut. Aku sudah melakukannya dan sepertinya usahaku sia-sia. Yeosin marah setelah lagu itu berakhir.”

“Hyung~ kau salah memilih lagu.” Ucap Kyuhyun

“Lagu ini bercerita tentang seseorang yang merindukan orang yang sudah meninggal.” Sambung Sungmin

“Pantas saja Yeosin marah. Mungkin ia berfikir bahwa kau akan merindukannya setelah ia meninggal nanti.” Ejek Kyuhyun.

Sungmin tertawa mendengar ucapan Kyuhyun.

Heechul membulatkan matanya. Suasana Kona beans yang sepi membuat bulu kuduknya merinding. Ah~ babo… kenapa ia tidak menerjemahkan dulu lagu itu sebelumnya.

Heechul semakin terpuruk.

>>Deson<<

Yeosin menatap ponselnya dengan sendu. Berkali-kali ia mengulang membuka pesan permintaan maaf dari Heechul. sebenarnya ia suka dengan lagu itu. Lagu itu selalu membuatnya teringat pada sang ibu. Lagu itu yang selalu membuatnya percaya bahwa Sang Ibu selalu menjaganya.

“Eomma~ apakah kita harus mati dulu baru bisa tau seberapa berharganya kita di mata orang itu?” ucap Yeosin sambil dalam Hati.

Yeosin mengetikan sesuatu di ponselnya dengan cepat.

Hufft aku merindukanmu setengah mati dan kau akan merindukanku jika aku mati. Baiklah jika kau tidak datang dalam hitungan ke 100 kau tidak bisa melepaskan rindumu. Arraso~

FIN~~~~

All~ doakan saya yah… say m au sidang rabu nanti…

semoga saya bisa menunaikan kewajiban saya dan dapat mengamalkan ilmunya. semoga saya masih hidup saat keluar dari ruang sidang… rasanya pengen nangis waktu tau siapa dosen pengujinya… oMG… semoga keluar ruangan sidang masih utuh dan membawa gelar sarjana heheheee…

oiya untuk CoffeeMilk selanjutnya… kalian mau di ceritain apa nih??? mau cerita Yeosin saat PKL sampe sidang, cerita romatis gagal Heechul, cerita mereka berantem (biasanya paling banyak requestannya ini) ato cerita flashback mereka… asal jangan NC aja hahahhaaa… klo yadong nyerempet dikit boleh tapi cuma 1 kalimat aja ya hehhee

sampai jumpa Annyeong ^^

Previous Post
Leave a comment

14 Comments

  1. Semaaangat neng, himnae~! (ง`☐´)ง gud luck yaah.. *bawa support banner for Yeo* dan saya ngakak dibagian dialog KyuHeeMin xDD

    Like

    Reply
  2. gaemhee

     /  June 5, 2012

    Annyeoong eonni *bow* woaa si heechul oppa kan padahal kuliah jurusan bahasa inggris kan kalo gak salah, masa arti lagu gatau? *plak* *ditabok* oya eon,fighting buat sidang!! *jadi inget kaka yang juga mau sidang kkkkk* pengen yang romantis gagal don eooon, yang kocak ya eon, kangen nih sama tingkah absurd nya heenim kkkk, hwaiting eon!!!!

    Like

    Reply
    • Annyeong dongsaeng~
      iya yah mungkin dia lupa karena bahasa inggrisnya jarang dipake hehheeee…
      gomawo buat doanya ^^

      Like

      Reply
  3. yosevanny

     /  June 5, 2012

    komenku td malam ga masuk ㅠㅠㅠ
    awal baca dah agak mellow tuh tp pas diending knapa jd kocak?? tumben hee minta advice dr otang lain?? salah milih lagu lg hahahaha…
    hoaw…..besok dah sidang ya..goodluck ya dear..i know u can pas it…tinggal dikit lg step ya mau kau lewati en pasti berhasil..i’ll pray for you….

    ganbatteneeee…… ^______^ *hugenkiss*

    Like

    Reply
    • itu pengalaman pribadi onn hahahaa…
      lg galau tingkat dewa dewi eh denger lagu itu. lagunya bagus tapi pas liat lirikny agak miris gimana yah hehehheee
      gomawo :*

      Like

      Reply
  4. gallagher girl

     /  June 5, 2012

    aloha~
    jiah…mbah heechul, bukannya romantis malah jadi kaya githu -,-
    sok pake lagu inggris…tapi kagak diartiin dulu
    mentang2 judulnya i’ll be missing you langsung dipake…padahal tu lagu buat orang yg dah meninggal…ckckck
    uhuk…besok sidang ya? moga bisa keluar dengan selamat dari ruangan yg kayaknya kaya ruang pembantaian
    cepet wisuda…cepet dapat kerja…amin ^^
    kalo sekarang eonni sibuk nyiapin sidang, kami malah jadi pengangguran di sini -,-
    jaa~ ganbatte! banzai! *dah kaya mo perang ^-^;

    Like

    Reply
  5. utit

     /  June 6, 2012

    gubrak…
    Separah itu’kah pengetahuan bhs inggris hee-nim ampe slh pilih lagu.
    Wkwkwk
    buat yg mo sidang,selamat berjuang
    next CM Q pingin nih pasangan romantis abis…
    *heechul kudu kursus ama teuki*

    Like

    Reply
  6. Deson eonniiiii semangat sidang nya!! ^o^9

    hm.. Sejujur nya aku jg emg suka cerita heechul sama yeosin yg berantem , tp ada romantis2 nya huahahaha . Apa aja deh , mau flashback nya atau yeosin di sidang aku tetep bakal baca kok kkk~

    next story CoffeMilk nya ditungguuuu~

    Like

    Reply
  7. abdulheenim~

     /  June 9, 2012

    kim heechul babooo~ =,= yang bener aja, lagu buat orang yg uda ga ada.. ck yasalaaaam bang baaang -gelenggeleng- ==” tapi lmayan kangen sama coffeemilk :3

    buat teteh semangat yaa~ hwaiting!

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

GEENIES

국민 꼬마 요정 || National's ELF

Rainbows Romance

My EverlastingLove

chaaanycha

It's all bout Teuki

Pumpkin & Orange

MinNeul's Home

More than words

Keep the memories through the harmony of words—♪

Strawberry Room

Get the berry!

%d bloggers like this: