CoffeeMilk “APPA EODDIGA?“

Namhee n Yeohee

Na na na na na na na na na na na na na
Na na na na na na na na na na na na na
I’m no beauty queen, I’m just beautiful me

Heechul ingin sekali melemparkan bantal untuk menghentikan suara super cempreng yang membangunkan tidurnya. Alih-alih melakukan hal itu Heechul malah menutup telinganya dengan bantal dan kembali tertidur.

Lima menit kemudian, Heechul membuka matanya dan merasakan kepalanya kendak mau pecah. Ia tidak tau apa yang membuat gadis itu bernyanyi dengan nada diluar tangga nada. Bukannya gadis itu tidak bersuara bagus, jika gadis itu mau ikut latihan vokal mungkin gadis itu bisa mengalahkan Beyonce, tapi kali ini… ia yakin jika gadis itu sedang dalam suasana hati yang buruk, lebih buruk dari pada suaranya.

“Sin-ah…” Heechul mengeram pelan saat Yeosin masuk kekamarnya sambil mengumamkan lagu yang mungkin akan menjadi lagu yang sangat dibencinya.

“hmmm…” Yeosin mengambil keranjang cucian lalu kembali ke dapur.

“Saat dulu aku terbiasa dengan kehidupan malam, kau marah-marah. Sekarang aku bisa bangun pagi dan beraktifitas di siang hari, kau malah membuat suasana pagiku memburuk.”

I wouldn’t wanna be anybody else, hey

Heechul menendang selimutnya saat mendengar lagu itu sekali lagi. Ia tidak bisa menemukan hal apa yang membuat gadis itu menjadi mengerikan seperti itu.

Selama hari-hari terakhirnya menjalani wajib militer Yeosin terlihat biasa. Bahkan mereka tidak bertengkar atau mempermasalahkan sesuatu. Semuanya berjalan dengan normal. Yeosin juga tidak marah saat ia keluar rumah, pergi bersama teman-temannya, mengupdate ini dan itu, Yeosin tidak marah bahkan gadis itu sempat tertawa terbahak-bahak saat ia menceritakan tentang sesaeng fans-nya.

“Namhee-ya… eomma mu kenapa huh?” Heechul memandang Namhee terbaring sambil menatap langit-langit kamar, ”apa Appa melakukan hal yang salah?” Heechul lalu mengendong baby Nam keluar kamar.

Heechul menaruh baby Nam bersebelahan dengan baby Yeo didalam box bayi. Heechul tidak pernah berhenti mengangumi wajah putra putrinya itu. Mereka terlihat cute, cantik dan tampan. Melihat bagaimana wajah bayi-bayinya, ia ingin melihat seperti apa wajah mereka kelak. Apakah akan seperti Sohee dan Xiumin, seperti yang di katakan Yeosin dulu?

Awalnya Heechul tidak tau bahwa keduanya dikatakan mirip, tapi saat Yeosin menyodorkan foto Sohee dan Xiumin dengan pose yang sama. Ia pikir bahwa keduanya sangat mirip, tapi saat itu ia hanya bilang ‘mereka tidak mirip sama sekali.’

Ah– Heechul menata Yeosin yang sedang menyiapkan sarapan. Apakah ia menyebutkan sesuatu yang salah selama menjadi bintang tamu di SUKIRA dan Shinshintapa. Mengatakan bahwa keduanya mirip. Eyyy Yeosin tidak akan marah hanya karena itu.

Heechul memandang Baby Yeo, dengan berbisik kepada putrinya, “ada apa dengan eomma? apa telingamu tidak sakit mendengar nyanyiannya? Menangislah dan bilang, eomma kau membuat telingaku sakit… ppalli…” Heechul mencoba memprovokasi putrinya yang masih berusia 6 bulan tapi baby Yeo malah asik bermain dengan mainnya, tidak menyetujui protes ayahnya.

drttt… Tangan Heechul langsung menarik ponsel Yeosin yang berada di atas meja.

Chaesun.

Heechul membalikkan tubuhnya membembelakangi Yesin lalu menscoll pesan tersebut sampai atas.

CS; ikut pemilu?

YS; nggak

CS; kenapa?

YS; tidak foto yang ganteng yang bisa di coblos

CS; nyoblos heechul aja

YS; ga ah ntar kalo dia kepilih, dia ingkar janji

CS; tiap detik dia update terus kayaknya

YS; hahhaaa

CS; gilla abis wamil kok dia jadi ganteng gitu

YS; itulah kharisma orang yang udah wamil.

CS; soalnya dulu sebelum wamil, biasa aja hihiii

Heechul menyunggingkan senyumnya, sedikit tersanjung membaca pesan dari Chaesun. Sebuah ide melintas di kepalanya, apakah Yeosin cemburu pada Chaesun?? eyy itu adalah suatu hal yang tidak mungkin. Meskipun mereka saling bertukar pasangan, “eyy itu tidak mungkin terjadi“

tanpa pikir panjang lagi Heechul mengcapturnya lalu dikirimkannya ke ponselnya sendiri. Ia lalu memforwardnya ke Chaesun dengan sebuah ancaman.

kenapa istriku marah2. apa kau mau donghae membaca pesan ini?

balassss

Heechul tertawa puas membayangkan Chaesun yang kocar-kacir, mungkin saja ia dan Donghae akan bertengkar hebat lalu saling marahan dan Donghae akan merajuk minta mendaftarkan diri untuk wajib militer agar terlihat tampan di mata Chaesun, eyyy kekanakan sekali. Heechul menatap putra putrinya, ”jangan meniru prilaku appa ya…”

“wae?” tanya Yeosin sambil menyerahkan sepiring omlet pada Heechul

“apa yang membuatmu uring-uringan di pagi cerah seperti ini?”

Yeosin menggeleng kemudian memakan omletnya dengan lahap.

Heechul mendecak frustasi.

Bukannya kemarin-kemarin Yeosin menginjinkan dia pergi dengan teman-teman. Bahkan mereka menitipkan baby Yeo dan baby Nam ke ibunya dan pergi bersama Heejin ke Heeshop. Ia juga tidak mengatakan apa-apa saat ia pergi ke Singapura untuk pemotretan.

Tapi hari ini…. kenapa?

Apa ia melupakan anniversary mereka. Jika ia, harusnya ia yang marah bukan Yeosin. Yeosin tidak pernah ingat kapan anniversary mereka. Meskipun ia sudah menyiapkan pesta kejutan dan lain sebagaiannya, Yeosin hanya akan berkata, terimakasih.

Hari jadi mereka 4 agustus 2009, hari pernikahan mereka 21 agustus 2011, hari ulangtahun Yeosin 18 Oktober. Apa yang Heechul lewatkan, ia bahkan ingat hari pertama mereka berciuman. 7 maret 2008.

Heechul berpikir sejenak untuk mengirim pesan pada kakaknya atau kakak iparnya. Ia sangat tidak suka dengan idenya yang melibatkan keluarga besarnya, bukannya apa-apa. Jika masalah sekecil ini sampai terdegar oleh keluarganya atau keluarga Yeosin, akhirnya adalah mereka semua akan menginap di rumahnya dan akan merempas baby nam dan baby Yeo dari pangkuannya.

“Wae?“

Heechul menatap Yeosin sebentar, “beberapa hari meninggalkan rumah membuatku semakin merindukanmu.“

Yeosin mengambil ponselnya, mengetikan sesuatu dengan wajah dingin

“Kau mau apa?“

“Bertanya pada GunHee oppa, apakah di Singapur kau mengalami geger otak atau salah makan sesuatu.“

“YA…“

“Kau mau berteriak didepan putra-putrimu?“

“Kau sudah merusak telinga mereka dengan nyanyian jelekmu itu

“kekkeeee…“

“a.. pooo…“

Yeosin dan Heechul berhenti dan mengintip box bayi mereka dimana Baby Nam dan Baby Yeo sedang tertawa bahagia, entah menertawakan orang tuanya atau sedang belajar mengomel seperti orang tuanya. Menggemaskan.

Tidak ingin menyia-nyiakan kesempat, Heechul dan Yeosin segera merekam kesempatan yang jarang terjadi.

Baby Yeo, adalah bayi yang serius. Dia benar-benar evil kecil, persis seperti Heechul. Baby 6 bulan itu hanya akan tertawa pada pria tampan, persis seperti ibunya.

Baby Nam adalah bayi yang hoby tidur seperti ibunya, dia akan berbicara atau seperti mengomel saat ada orang yang menggoda baby Yeo atau membuat menangis adiknya.

“Wamil memang bisa membuat seorang pria terlihat tampan.“ Heechul mengangkat Baby Yeo, dan membuat putrinya tertawa senang.

Yeosin mengambil Baby Nam yang melambaikan tanggannya meminta di gendong, “itu karena suaramu yang keras mengagetkan mereka.“

“Sin-ah… bagaimana jika aku ikut, reality show appa eoddiga? sepertiya aku tidak pernah pergi berdua dengan anakku sendiri.“

“Memangnya apa yang bisa di lakukan bayi 6 bulan? dia bahkan belum bisa bicara.“

“aku bisa mengeri apa yang mereka ingin katakan. Aku kan ayahnya.“ ucap Heechul dengan bangga.

Yeosin tertawa mencibir, “Kau ingin pergi dengan siapa? Namhee? dia bahkan tidak suka suaramu yang berisik dan lebih suka tidur di pelukanku. Yeohee? Kau yakin bisa mengurus bayi perempuan. Mengurus aku yang sedang sakit saja kau kerepotan apalagi mengurus bayi.“

Heechul mengembuskan nafas panjang, “appa harus menunggu 5 tahun lagi untuk mengajakmu jalan-jalan.“ Heechul memcium bibir Yeohee dan membuat bayi itu tertawa.

Yeosin tersenyum melihat kedekatan putrinya dan suaminya. Namhee juga sangat menyukai Heechul, putranya itu akan mencari ayahnya dan tertidur dalam dekapan Heechul.

“Ku rasa kau bisa membawa keduanya.“

Heechul menggagguk, “tentu saja aku bisa membawa keduanya, saat usia mereka 10 tahun.“

Yeosin memajukan bibirnya.

Heechul duduk disebelah Yeosin dan menatap Yeosin dengan lembut. Namhee sudah kembali tertidur dalam pelukan ibunya sedang kan baby Yeo sibuk memainkan tangan ayahnya.

“Wae?“

“Kau ingat? saat kau melamarku, ibumu bertanya apa pekerjaanku. Lalu aku bilang aku masih kuliah dan beliau berkata, apa yang akan aku kerjakan nanti. Apa nanti aku akan menjadi artis sepertimu atau menjadi relawan seperti dulu atau apa. Beliau berkata jika dia ingin aku menjadi pegawai negeri.“

“Lalu?“

Yeosin menatap Heechul kesal, “kau tau betapa susahnya tes yang aku jalani. Aku tidak punya kepercayaan untuk lolos ujian.“

“ha….?“ Heechul menarik nafas panjang, “hanya karena itu?“

Jika bukan karena Namhee yang sedang tertidur di pelukannya atau Yeohee yang ada di pelukan Heechul, Yeosin ingin sekali menghajar pria itu.

“Kupikir dunia akan runtuh. Ku pikir hamil lagi, atau kau marah karena aku terus keluar rumah. sesuatu yang membuatmu sangat kesal. ternyata…“

“Itu permintaan ibumu Kim Heechul-ssi.“

“Arrata, tapi kita sekarang sudah menikah. Kau tidak perlu berkerja terlalu keras atau mengejar pekerjaan lain. Kau hanya perlu menghabiskan uang yang ku berikan, memasak, dan mengganti popok anak-anak.“

“oo?“ Yeosin tertawa bodoh.

“Kau pasti akan sangat sibuk. Apalagi mereka semakin besar. Ku pastu sangat lelah.“

Yeosin bersandar ke bahu Heechul, “Sangat. Bisakah kau memberiku semangat?“

Heechul menggangguk kemudian melantunkan sebuah lagu sambil menepuk Yeohee dengan lembut.

 

I wouldn’t wanna be anybody else, hey
You made me insecure, told me I wasn’t good enough
But who are you to judge
When you’re a diamond in the rough

I’m sure you got some things
You’d like to change about yourself
But when it comes to me
I wouldn’t want to be anybody else

Na na na na na na na na na na na na na
Na na na na na na na na na na na na na
I’m no beauty queen, I’m just beautiful me

Na na na na na na na na na na na na na
Na na na na na na na na na na na na na
You got every right to a beautiful life, come on

Who says, who says you’re not perfect
Who says you’re not worth it
Who says you’re the only one that’s hurting
Trust me that’s the price of beauty
Who says you’re not pretty
Who says you’re not beautiful, who says?

It’s such a funny thing
How nothing’s funny when it’s you
You tell ’em what you mean
But they keep whitin’ out the truth

It’s like the work of art
That never get to see the light
Keep you beneath the stars
Won’t let you touch the sky

Na na na na na na na na na na
Na na na na na na na na na na
I’m no beauty queen, I’m just beautiful me

Na na na na na na na na na na
Na na na na na na na na na na
You got every right to a beautiful life, come on

Who says, who says you’re not perfect
Who says you’re not worth it
Who says you’re the only one that’s hurting
Trust me that’s the price of beauty
Who says you’re not pretty
Who says you’re not beautiful, who says?

Who says you’re not star potential
Who says you’re not presidential
Who says you can’t be in movies
Listen to me, listen to me

Who says you don’t pass the test
Who says you can’t be the best
Who said, who said?
Would you tell me who said that, yeah
Who said

Who says, who says you’re not perfect
Who says you’re not worth it
Who says you’re the only one that’s hurting
Trust me that’s the price of beauty
Who says you’re not pretty
Who says you’re not beautiful, who says?

Who says you’re not perfect
Who says you’re not worth it
Who says you’re the only one that’s hurting
Trust me that’s the price of beauty
Who says you’re not pretty
Who says you’re not beautiful, who says?

Read more: Selena Gomez – Who Says Lyrics | MetroLyrics

 

“Oeee… Oeee…“

Heechul baru ingin memberikan sebuah kecupan pada Yeosin ketika baby Nam menangis. Yeosin langsung menjauhkan Baby Nam dari Baby Yeo yang baru tertidur dipelukannya.

“Namhee-ya… kenapa kau tidak menyukai suara appa. Appa ini seorang penyanyi, kau tidak percaya?“ Heechul menatap Baby Nam yang sedang di timang Yeosin.

Previous Post
Leave a comment

3 Comments

  1. utit maruto

     /  September 24, 2013

    hore…
    baby kembar eksis*kecup appa heechul*

    dan yg paling nendang scene terakhir…sukses bikin cekikikan di pagi buta

    b^^d

    Like

    Reply
  2. hahahahahahaha…seru
    puk puk ichul..nyari serius anak malah nangis, pas denger sura cempreng yeosin si kembar malah anteng hahahahah

    Like

    Reply
  3. chullie

     /  October 11, 2013

    perfectooooo, like it.. love u heechul appa…

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

GEENIES

국민 꼬마 요정 || National's ELF

Rainbows Romance

My EverlastingLove

chaaanycha

It's all bout Teuki

Pumpkin & Orange

MinNeul's Home

More than words

Keep the memories through the harmony of words—♪

Strawberry Room

Get the berry!

%d bloggers like this: