Dia, di Malam itu

474167l68h9nknqq1.gif474167l68h9nknqq.gif474167l68h9nknqq.gif474167l68h9nknqq1.gif 474167l68h9nknqq.gifSaat layung berwarna kemerahan. Secercah sinar yang tersisa memantul menembus lalu membiaskan diri menjadi warna yang beragam. Saat itu aku melihat sebuah pelangi, bersinar cerah diatas senyumnya.

Aku tidak berbohong, secara logika adalah pelangi itu muncul karena dia sedang menyiram tanaman bertepatan saat matahari menyemburkan sinarnya kearahnya. Logika yang ingin aku tepis. Kenapa? karena aku tidak ingin menepis imajinasiku sendiri, satu-satunya alasan kenapa dia terlihat indah hari itu.

Satu-satunya yang ingin aku tekankan kepada diriku sendiri bahwa dia sangat indah. Benar-benar indah. Sesuatu yang tak layak aku tinggalkan namun tak pantas untuk aku genggam. Satu-satunya hal yang aku pertanyakan. Kenapa aku diam disaat itu meski pelangi itu sudah terhapus sejak lama.

Dia, di Malam itu…

200 Menit setelah aku terpaku, terpana hingga tersungkur kedalam jurang bernama cinta. Ini bukan sekedar jatuh tapi ini adalah kutukan. Aku melihatnya tersenyum dengan orang lain. Tapi aku tetap tidak bisa melupakan pelangi di atas senyumannya itu.

Jika kau bertanya, apakah aku akan menghindari jika diberikan waktu untuk kembali. Maka jawabanku adalah tidak. Aku akan terus menatapnya dan mengulangi kesalahan yang sama. Masuk ke lubang yang sama dan terperangkap bersama rindu.

Meskipun perasaan bahagia itu hanya bertahan selama 200 menit, aku bersyukur setidaknya masih ada 200 menit dalam hidupku yang berharga.

Apa kau bertanya aku menyesal? Iya. harusnya dalam waktu 200 menit itu aku gunakan dengan baik. Untuk mengenalnya.

Dia, di malam itu…

Sebuah penutup yang tidak bisa aku awali

Sebuah lukisan yang hanya aku bayangkan

Sebuah kata-kata yang tak pernah aku tuliskan

Dia, dimalam itu…

Adalah bahasa yang tidak mampu aku ucap

Adalah kebahagian yang tak mungkin mereka relakan

Dalam khayalan yang terbesit dari harapan

Bandung, 30 April 2015

Aku, yang tidak bisa melepas namamu dalam lantunan doaku

Next Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

GEENIES

국민 꼬마 요정 || National's ELF

Rainbows Romance

My EverlastingLove

chaaanycha

It's all bout Teuki

Pumpkin & Orange

MinNeul's Home

More than words

Keep the memories through the harmony of words—♪

Strawberry Room

Get the berry!

%d bloggers like this: