Jalan Cinta- Langkah ke 4

Langkah pertama dan kedua adalah catatan dimana saya belum bertemu sama si Abang. Masih ngawang-ngawang. Gak tau nulis apa. Cuma nulis berdasarkan apa yang saya alami, nasihat-nasihat yang saya terima dan akhirnya menjadi catatan kecil saya di desonzone.

Langkah ketiga adalah dimana saya masih galau. Masih meyakinkan diri sendiri. Kemaren-kemaren sibuk ngebujuk Allah supaya dapet calon suami sekarang udah ada yang mau malah galau. Beneran ini? Kok kayak gini wujudnya. Antara mau dan ga mau antara senang dan harus gimana lagi dan perasaan akhirnya nemu juga dan perasaan takut.

Berhari hari saya berfikir. Apa sih cinta?

Setelah enam bulan berlalu akhirnya saya memposting langkah ke tiga. Postingan yang harusnya di Upload 6 bulan yang lalu.

Seraya menulis catatan-catatan di blog saya juga membaca catatan sebelumnya. Seperti diingatkan kembali. Itulah cinta yang sesungguhnya, Cinta adalah Allah.

Kita hidup untuk menyembah Allah, kita mati juga untuk kembali ke Allah.

Ketika bertengkar. Ketika marah. Ketika ingin menyerah. Seakan diingatkan kembali. Bahwa semua itu terjadi karena Allah.

Sebenarnya apasih yang membuat saya menjalani hubungan ini? Yaitu pernikahan yang di ridhoi oleh Allah. Meskipun Saya bersikeras untuk menikah tahun ini sedangkan si Abang maunya tahun depan. Saya ingin nikah di KUA dan sederhana tapi si abang pengen nikah di rumah dua hari tiga malem *okey ini agak lebay*.

Kami berbeda dalam memandang pernikahan. Saya ingin pernikahan yang biasa, toh cuma sekali doang. Uangnya bisa di tabung untuk nanti tapi si abang kekeuh pengen meriah karena ini sekali seumur hidup. Bukan karena ingin pamer tapi ingin membahagiakan meskipun sekali seumur hidup.

Pada dasarnya kami memiliki satu tujuan yang sama, pernikahan yang di ridhoi oleh Allah.

Catatan untuk diri sendiri adalah mencari ridho Allah itu ga mudah. Butuh perjuangan dan keikhlasan. Butuh tenaga dan komitmen. Setan banyak. Nasihat menyimpang banyak. Tapi jalan ke surga itu gak gampang.

Ketika sedang kesel. Ketika sedang marah. ingat sama tujuan awal. Mencari Ridho Allah.

Ga setiap orang mampu, datang jodohnya lalu menikah tanpa perlu memikirkan materi. Masih ada orang tua. Ga setiap orang sudah mapan sebelum menunggu jodohnya.

Ada satu orang yang serius, tapi dia meminta waktu. Bukan ingin bermain-main tapi dia sedang merancang masa depan. Bukan dia cuek tapi dia ingin memberi kejutan. Jadi tunggulah dan bersabar.

 

Langkah keempat: nikah mudah gampang. MBA nanti tinggal dinikahin biaya nikah cuma 500rb manggil dari KUA. Tapi apa itu jalan yang di ridhoi sama Allah? Sabar aja dulu. Jaga nafsu dan sama-sama nabung buat masa depan.

Advertisements
Previous Post
Next Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

GEENIES

국민 꼬마 요정 || National's ELF

Rainbows Romance

My EverlastingLove

chaaanycha

It's all bout Teuki

Pumpkin & Orange

MinNeul's Home

More than words

Keep the memories through the harmony of words—♪

Strawberry Room

Get the berry!

%d bloggers like this: