INTERLUDE

11229902_932685743457678_3020543309444186435_n

Siang itu di paviliun selatan masjid Ukhuwah Islamiyah duduk seorang gadis menatap orang-orang yang melewati Masjid itu. Masjid itu terlihat ramai dari biasanya karena ada acara bedah buku penulis terkenal, beberapa orang yang sengaja bertemu dengan teman-teman dan banyak lagi. Termasuk gadis itu yang sedang menunaikan hutangnya untuk bertemu dengan seseorang. (more…)

Dia, di Malam itu

474167l68h9nknqq1.gif474167l68h9nknqq.gif474167l68h9nknqq.gif474167l68h9nknqq1.gif 474167l68h9nknqq.gifSaat layung berwarna kemerahan. Secercah sinar yang tersisa memantul menembus lalu membiaskan diri menjadi warna yang beragam. Saat itu aku melihat sebuah pelangi, bersinar cerah diatas senyumnya. (more…)

Sillent

1

SILENT

By: Deson Horvejkull

 

Jika kau belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai dia dengan diam. Karena diammu adalah bukti cintamu padanya. Dengan begitu kau memuliakan dirinya, karena kau tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang dan tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya. Dari diammu sungguh telah memuliakan dirinya dan dirimu juga terjaga. Sebagaimana Fatimah Az-Zahra dan Ali bin Abi Thalib yang diam namun akhirnya menikah juga. Bersabarlah dalam diammu. Karena tulang rusuk tak akan tertukar. -Nn- (more…)

Hasta La Vista, Baby

Hasta La Vista, Baby

 

“Jika mencintaimu adalah kesalahan maka biarlah aku mengulangi kesalahan itu lagi.-NN-”

 

Putih.

Kemudian HITAM…

Putih. Hitam. Putih. Hitam.

Jika kedua warna itu dihadapkan padamu mana yang akan kau pilih?

Putih?

Hitam? (more…)

Teratai

Teratai

“Kenapa masih disini?” gadis itu menaikkan sebelah alisnya dengan tatapan mengusir.

Bukannya beranjak pergi tapi pria itu malah duduk disamping gadis itu. Ia bersandar dengan nyaman seperti yang sering ia lakukan dulu. Seperti tidak pernah ada jeda waktu sebelumnya pria itu menikmati aroma tubuh sang gadis. (more…)

Drabble: Crazy in Love

Drabble: Crazy in Love

Aku bisa melihat dia dari kejauhan. Dia berjalan ke arahku membuatku menatap lurus tanpa menoleh sedikitpun kepadanya. Dia meluruskan pandangannya tanpa menoleh sedikitpun padaku. kami berjalan seolah tidak pernah terjadi apa-apa sebelumnya. Memang tidak pernah terjadi apapun- setidaknya itu yang kuucapkan padanya dulu.

Aku bisa melihat sorot matanya yang tajam menggantikan tatapan jenakanya. Rahangnya yang menonjol menyembunyikan pipi cubby-nya dulu tidak ada kata sapaan, yang ada hanya derap langkah lakinya yang melewatiku.

Aku bisa merasakan harum parfumnya yang khas saat dia melewatiku. Aku juga bisa merasakan aura dinginnya aura yang tidak pernah ku rasakan sebelumnya.

Dia melewatiku, sekali lagi meninggalkankanku. (more…)

Express

Express…

Di kereta kita bertemu dan saling berbicara, seakan tidak pernah ada pemisah diantara kita sebelumnya. Ketika kereta berheti di ujung jalan, kita berjalan sendiri-sendiri tidak menoleh kebelakang, namun yang kita bicarakan menjadi jalan kedepan untuk diri kita sendiri-sendiri. –deson-

Teriakan pedagang di pinggir jalan pada setiap orang yang melintas dihadapannya membuat suasana tidak pernah jauh dari kata sepi. Panas kota Jakarta tidak pernah menyurutkan niat mereka untuk terus menjajakan dagangan mereka. Seteguk dua teguk air mampu membuat mereka bertahan untuk membuat dia yang dirumah tetap dalam keadan yang layak.

Tidak beda jauh dari jalan setapak menuju stasiun Kota. Dalam stasiun juga dipenuhi oleh puluhan manusia. Riuh suara meski tidak sebising diluar sana belum lagi dari suara toa informasi yang mengumumkan keberangkatan kereta.

“Iya kak… ini juga udah di Stasiun Kota, tadi Neng ke Asemka dulu beli kado nikahan buat kakak.” Seorang gadis berkedurung berbicara lewat telepon, “iya kak Neng tau… kereta disini beda kayak di London. Tapi Neng kangen pengen naik kereta….” (more…)

Tresna

Endahna Peuting ieu, dibarengan ku caangna bulan jeung bentang nu marakbak, nambahan kaendahan ieu peuting. Diamparan ku jukut hejo kuring nungguan Anjena. Sora jangkrik nu ngaharirik silih tempas, di tembalan ku babaungna ajag. Tiisna hawa peuting nyasrak nembus iga, teu ngurungkeun niat kuring jang paamprok jeung hiji raga nu dipikasono ku kuring.

(more…)

GEENIES

국민 꼬마 요정 || National's ELF

Rainbows Romance

My EverlastingLove

chaaanycha

It's all bout Teuki

Pumpkin & Orange

MinNeul's Home

More than words

Keep the memories through the harmony of words—♪

Strawberry Room

Get the berry!

%d bloggers like this: