Love Cell

cute-korea-korean-pretty-Favim.com-988856

LOVE CELL

 

Jika aku bertemu dengammu lagi, aku akan mengenalimu terlebih dahulu. Jika aku bertemu lagi denganmu, aku akan mencintaimu terlebih dahulu.

(more…)

Advertisements

Sweet Proposal

cute-korea-korean-pretty-Favim.com-988856

SWEET PROPOSAL

Deson

One Shoot Story

Cast: Find by Your Self

Kepercayaan diri membuat seseorang bisa memiliki nilai tambah. Aura yang dihasilkan oleh seseorang yang memiliki kepercayaan diri membuat penampilan mereka begitu menarik namun penuh intimidasi. Seseorang yang memiliki kepercayaan diri, bisa di ibaratkan dengan singa yang sedang menjaga wilayahnya. (more…)

Wedding Cake

ryeowook-yeonmi-wedding1

Tittle: Wedding Cake

Author: Deson

Main Casts: Kim Ryeo Wook, Min Sang Mi

Other Casts: Find By Yourself ^^

Length: One Shot

Genre: Romance

Rating: PG 15

(more…)

Aku Menunggumu

12092186_548573868627572_624086869_n

Tittle: Aku (masih) Menunggumu

Author: Deson

Art Poster: Gitahwa @Hospital Art Design

Main Casts: Lee Dong Hae, Han Ye Sha

Other Casts: Shim Chae Sun

(Find By Yourself ^^)

Length: One Shot

Genre: Romance

Rating: PG-15

  (more…)

Heart Keeper

G-DragonHeart Keeper

“Jika waktu adalah uang, maka ATM adalah mesin waktu hahaa.”

Ji-Yong tertegun ketika mendengar kalimat yang sangat familiar di telinganya ketika matanya menangkap sebuah mesin ATM. Matanya refleks mencari si sumber suara yang kemudian membuat kepalanya bergeleng. Tidak ada satu orang pun didekatnya dan jika ada seseorang pun, dia tidak akan mendengat kalimat itu. Karena kalimat sederhana itu hanya akan keluar dari mulut seorang gadis yang sangat dikenalnya. (more…)

I’m NOT a Cinderella

I’m NOT  a Cinderella

Seorang wanita dengan gaun ungu memasuki ballroom megah milik Kim Heechul. Heechul yang sedang berdiri di sebrang pintu masuk menangkap sosok wanita itu. Wanita itu berjalan santai menuju tempat hidangan. Bakhan ia tidak menyapa Heechul yang merupakan tuan rumah di pestanya. Membuat sebuah guratan besar di kening Heechul.

Ia sama sekali tidak pernah melihat wajah gadis itu apalagi mengenal gadis itu sebelumnya tapi ia tau bahwa kedua matanya tertarik untuk mengikuti gerakan gadis itu. (more…)

오랜만이야

 

“Oraenmaniya.” *long time no see*

 

Kata-kata itu berputar-putar di otakku tapi tak kunjung meluncur dari mulutku. Lama sudah kata itu melekat di benakku, bukan sebagai pernyataan tapi sebagai pertanyaan. Pertanyaan yang sering menggangu tidurku dan berharap ketika aku membuka mata aku tidak pernah mengucapkannya tapi ketika dia dihadapanki dan kata itu berputar di kepalaku, Kata itu sirnah dan tergantikan dengan pertanyaan lainnya.

 

“Apa yang telah kau lakukan?”

 

“Selama ini kau dimana?”

 

“Apa kau baik-baik saja?”

 

dan pertanyaan-pertanyaan lainnya. Seperti hari-hari sebelumnya pertanyaan itu semakin membuat otakku mengerut dan membuat bibirku kelu. Aku menarik kedua ujung bibirku membentuk sebuah senyuman tipis. Aku tidak peduli dengan apa yang dia pikirkan, tapi aku perlu sesuatu untuk menguasai diriku.

 

Dia menarik tipis bibirnya dan sedikit menunduk. Wajahnya menghujam bumi setalah beberapa detik mata kami bertemu. Rasa kecewa menyelimuti diriku, entah sudah berapa lama kami tidak bertatapan dan tidak berbagi cerita. Aku ingin dia kembali kehadapanku dan berbagi tawa denganku (lagi). Aku ingin dia kembali tersenyum dan hanya aku yang dapat melihat senyumnya. Aku punya kepercayaan diri dari perempuan lainnya, karena aku pernah membuatnya tertawa lebar, aku melihat sisi lain dari dirinya. Sisi darinya yang membuatku penuh tanda tanya.

 

Tau apa aku tentang dirinya. Aku tidak tau apa-apa.

 

“Selamat ya…”

 

Aku menoleh dan melihat dia menatap dengan canggung. Aku mengedarkan pandangan kesegala arah dimana banyak orang yang tidak memperhatikan kami. Dia masih mengulum senyum sambil sesekali menatapku canggung.

 

“Terimakasih…” Aku mengigit bibirku manahan senyum yang berlebihan. Rasanya seluruh udara terhisap ke dalam tubuhku dan sebentar lagi akan meledak.

 

“Seharusnya aku yang berterimakasih, harusnya… begitu…”

 

Aku mengedarkan pandanganku, melihat teman-teman kami sibuk dengan obrolan mereka. Kami tidak akan pernah bisa bertemu sesering dulu lagi. Ini bisa menjadi akhir dari segalanya. Aku tidak pernah berharap demi kian… aku berharap sesuatu yang lain. Katakan itu, aku berharap dia mengatakannya.

 

“Maaf, Aku selalu merepotkanmu… aku selalu memintamu mengajariku hingga tidak bisa belajar dengan baik, nan jongmal baboya.” Dia kembali tertunduk, entah kenapa dia begitu pemalu. Ah~ dia memang pemalu, tapiku dia sangat polos. Aku tidak pernah melihat dia marah atau meledak-ledak, dia cenderung menyimpannya dalam hati dan mengeluarkannya secara tiba-tiba. Aku pernah melihat dia lepas kontrol dan menjadikan aku sebagai tempat kegalauannya. Aku senang dia bisa berbagi.

(more…)

Protected: FAITH

This content is password protected. To view it please enter your password below:

BARBIE

BARBIE

 

-Berbie is perfect but she is not real.

I am not perfect, but i am real-

 

Kyuhyun menatap sosok mungil dihadapannya. Cantik, kecil dan rentan. Ia bisa melihat kemarahan di kedua mata gadisnya itu. Mata itu berkaca-kaca menahan tangis. Entah sudah berapa lama air mata itu tertahan di kedua mata cantiknya.

Gadis itu melemparkan sebuah benda panjang berwarna putih ke hadapan Kyuhyun. (more…)

A girl called Yoon Sanni

A girl called Yoon Sanni

 

From: Yoon Sanni (more…)

The Angel and The Demon

The Angel and The Demon

 

MALAIKAT bersayap SETAN dan IBLIS berhati KRISTAL

 

Yeosin mengembungkan pipinya kesal. Ia salah masuk ruangan, harusnya ia tidak ke dorm suju sekarang-sekarang ini, karena di jam sibuk seperti ini Heechul sedang melakukan dinas luarnya dan akan pulang sore hari.

Yeosin melihat berbagai pasangan di depannya. Panas? Tidak tapi… ia merindukan satu sosok. Ia juga ingin berduaan dengan Heechul dan melakukan hal yang pasangan lain lakukan. (more…)

BLIND and BLOODY

           BLIND and BLOODY

Author: -deson-

Picture: -IkANDonghae-

Cast: Han Hyena, Cho Kyuhyun, Park Jungsoo, Han Yeosin, Kim Heechul, Lee Sungmin, Kim Kibum and other

Disclaimer: I just a little girl who like Romance Fantasi, the cast is not mine. Copy-Paste is NOT ALLOWED without my Permision.

LULUS SENSOR

Note: FF ini panjang banget jadi klo baca sebaiknya cari posisi yang enak ^^

happy Reading^^

BLIND and BLOODY

Seperti apa Stephanie Meyer menggambarkan sosok Edward Cullen?? Tampan?? Kaya??  Kurasa dia akan berpikir ulang jika ia melihat pria dihadapanku. Pria itu tidak bisa di gambarkan dengan hanya kata TAMPAN dan KAYA. Tapi… … entahlah, aku sendiri tidak tau apa yang berada di atas kata tampan.

Dia SEMPURNA kecuali Dunianya.

  (more…)

My Husband, My Hero

My Husband, My Hero

“Hei… Jiyoo-ya, Daesung mencarimu.” Ji-Eun menepuk bahu Jiyoo dengan gemas karena gadis yang satu itu tidak menanggapinya sama sekali.

“Hah??”

“Kang Daesung mencarimu.” Ulang Ji-Eun lagi.

“O” Jiyoo menggangguk lalu kembali ke bukunya kembali.

“Choi Jiyoo.” Ji-Eun menaikan suara hingga semua orang menoleh padanya. Ia membungguk minta maaf kemudian kembali menatap Jiyoo “Daesung mencarimu dan dia ingin bertemu denganmu.”

Jiyoo menoleh dan menatap Ji-Eun polos, “Kau ini kenapa sih? Biasanya aku dan dia bertemu di sini. Kau tidak usah khawatir dia pasti menemukanku disini.” (more…)

We Love You Daddy

WE LOVE YOU DADDY

 

Yeosin melangkahkan kakinya dengan riang, senyumnya mengembang seakan tidak pernah takut untuk kehabisan senyuman. Ia mencari kunci rumahnya di dalam tasnya. Ia sudah tidak sabar bertemu dengan anak-anak dan suaminya. Tiga hari yang lalu ia pergi ke Cheongju karena ayahnya sakit, awalnya ia ragu untuk pulang tapi Heechul bilang ia bisa mengurus anak-anak mereka dengan baik.

Ia tidak pernah jauh dari anak-anaknya, apalagi hanya meninggalkan mereka berdua dengan Heechul. Meski demi kian Heechul terus membujuknya untuk merawat sang ayah, walau sudah menikah dengan Heechul, Yeosin tetap anak dari ayahnya. (more…)

Injection and Gun Sympony

ANAK KECIL DILARANG MASUK… MASIH MASUK AUTHOR G TANGGUNG JAWAB…

Injection and Gun Sympony

“Aku punya seseorang.” ucapan itu membuat seorang gadis terdiam membatu. Kecewa, marah, merasa di khianati, dendam, kesal dan berbagai perasaan aneh menyelesup kedalam dirinya.Adaberbagai pertanyaan yang ada dikepalanya tapi hanya kata “kenapa?” yang sanggup keluar dari bibir mungilnya.

“Karena dia lebih berharga dan aku lebih mencintainya.”

Gadis itu menundukan kepalanya. Ia membalikan tubuhnya lalu berjalan meninggalkan pemuda itu. Ia berharap pemuda itu akan menahannya, bahwa semua yang pemuda itu katakan adalah bohong. Tapi setelah ia berjalan sangat jauh ia tersadar bahwa pemuda itu sudah meninggalkan hatinya. Meninggalkan dia sendiri.

>>deson<< (more…)

Mr. Flowers

-Mr. Flowers-

“Bunga mempunyai cara tersendiri untuk mengatakan padamu, bahwa aku selalu ada untukmu-Lee Donghae-

“Ketika cinta tidak harus saling memeluk raga, tapi dekat dengan jiwa-Shim Chaesun-

>>deson<<

“Ini bunga yang kau minta.” Pedagang bunga itu memberikan satu buklet bunga matahari pada Lee Donghae. Bunga-bunga itu yang terlihat layu karena matahari sudah tenggelam.

Donghae tersenyum kemudian dia memberikan uang pada pedangan itu, “Terimakasih Adjussi….” Donghae menciumi bunga-bunganya.

“Donghae-ya, cepat kau melamar gadismu dan menikah. Agar dia bisa melihat cintamu setiap hari dan kau tidak perlu selalu memberi dia bunga.” Ucap pedagang bunga itu sebelum Donghae beranjak.

Donghae tersenyum miris, “dia sudah menikah, adjussi.” Kata-kata itu hanya sampai di tenggorokannya. Ia menggelengkan kepalanya lalu melangkahkan kakinya meninggalkan kios bunga itu. Ia memeluk bunganya dengan erat, bunga itu mudah retak. (more…)

BABONISME

“Aku memengang perutku, mencoba merasakan sesuatu. Ada yang mengganjal disana. Sakit, tentu saja. Aku tidak pernah merasa sesakit ini. Aku ingin menangis tapi tidak bisa.

Cepat atau lambat mereka akan mengetahuinya. Mereka akan menjauhiku…Walau aku tak mau… aku tak mau kecewa dan menangis karena aku.

Saat aku kembali memengang perutku. Bagaimana aku menyembunyikannya dia akan terus berkembang di rahimku.”

Dia menutup diary yang tengah dia pegang. Penyesalan datang setelah ia membuka diary itu. Ia seolah menemukan kenyataan yang paling pahit dalam hidupnya, sebuah mawar yang tengah ia cium, menusukan durinya di tangannya. Tidak hanya perih tapi juga meninggalkan bekas luka yang dalam.

BABONISME

-Mencintaimu Seperti Orang Bodoh-

Seorang gadis mendecak kesal saat ia melihat subway terakhir melintas meninggalkannya begitu saja. Ia mencoba mengatur nafasnya dan mengejar subway yang akan membawanya pulang itu. Sia-sia saja, subways itu terus melaju dan meninggalkannya sendiri. Ia melemparkan High heels yang ia pakai kesembarang arah, benda itu membuatnya tidak bisa bergerak dengan bebas.

Ia merasakan kepalanya pusing dan perutnya sakit. ia merasa pandangannya berkunang-kunang karena kelelahan. Ia baru saja menyelesaikan latihan dancenya selama 4 jam tanpa istirahat dan sekarang ia harus berjalan samapai rumah.

Ia mendecak kesal. Tubuhnya benar-benar sakit semua.

“Ketinggalan bus lagi??” (more…)

Permintaan Hati

-Permintaan Hati-

Seorang pemuda sedang duduk di sebuah cafe. Ia duduk sendiri di bangku kotak kecil dengan tiga bangku yang di biarkan kosong begitu saja. Ia tidak peduli dengan orang-orang yang menginginkan bangku kosong itu untuk diduduki. Malam minggu memang saat teramai cafe tersebut.

Pemuda itu menatap jam di tangannya. Ia mendecak kesal saat tau bahwa dia datang dua jam lebih cepat dari waktu yang di janjikan sebelumnya.

“Setiap pasangan pasti membunya hubungan yang di diikat oleh benang merah yang kasat mata. Dan kini aku melihat benang itu menghubungkan antara kau dan aku.”

Pemuda itu terkekeh saat mendengar rayuan gombal sang casanova di belakangnya. Pria casanova itu sedang menggoda kekasihnya yang terlihat sedang marah.

“Aku memang dekat dengan banyak wanita tapi dihatiku hanya dirimu seorang.” (more…)

Protected: What is Love???

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Take a CoffeMilk When SunSeaSion

Take A COFFEEMILK When SUNSEASION

 

Kita melangkah menuju masa depan… bukan berarti kita tidak boleh menoleh ke belakang. Justru saat kita menoleh untuk mengingatkan kita tentang perjuangan yang telah kita lakukan. Menambah semangat kita untuk terus berjalan ke depan.

 

“Oppa…” Ucap Chaesun sambil bersandar di pundak Donghae. Melepaskan seluruh rasa rindu yang melanda hatinya.

Donghae menumpukan kepalanya di atas kepala Chaesun. Jarak yang memisahkan mereka kini sudah tidak ada lagi. para pengganggu seperti Eunhyuk dan Kyuhyun sudah pergi menjauh. Kini hanya ada mereka berdua.

“Kenapa kau pergi lama sekali, hah? kau tidak merindukanku???” Chaesun membelai dada bidang Donghae.

“Sunni-ah aku kan pergi untuk kita untuk membangun istana kecil kita. Impian kita berdua.”

“Tapi kenapa lama sekali…” cibir Chaesun (more…)

GEENIES

국민 꼬마 요정 || National's ELF

Rainbows Romance

My EverlastingLove

chaaanycha

It's all bout Teuki

Pumpkin & Orange

MinNeul's Home

More than words

Keep the memories through the harmony of words—♪

Strawberry Room

Get the berry!

%d bloggers like this: